00:00Trump mengultimatum Iran dengan menyebut akan menyiapkan serangan yang lebih dahsyat dibanding Perang Dunia II
00:06dan Iran langsung menghubunginya untuk membuat kesepakatan.
00:10Sementara Iran mengklaim tak ada keterlibatan Washington dalam kesepakatan soal Hormuz selain dengan Oman.
00:21Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman ke Iran.
00:26Trump bilang serangan Amerika Serikat akan jauh lebih dahsyat dibanding dengan Perang Dunia II jika negosiasi tak berjalan baik.
00:36Usai ultimatum dikeluarkan, Trump mengakui Iran berkomunikasi dan ingin ada kesepakatan.
00:43Dan kita melakukan sama hal, by the way, dalam kelihatan Republik Islam.
00:49Kita melakukan apa-apa yang kita lakukan.
00:51Kita melakukan apa-apa yang kita lakukan.
00:54Saya lebih suka membuat hal-apa.
00:56Karena saya tidak mahu menolak orang.
00:58Saya tidak mahu menolak orang.
00:59Tapi, at some point, kita akan...
01:01Kita telah menanggap untuk menanggap,
01:23Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Qasim Garibabadi, memastikan Iran dan Oman hampir menyelesaikan kesepakatan soal pengaturan baru Selat
01:33Hormuz.
01:35Namun, Iran menegaskan, Washington tak terlibat negosiasi.
01:40Iran juga memastikan, bukan berarti jalur pelayaran Hormuz akan dibuka kembali sepenuhnya.
01:46Ini adalah hal yang kita lakukan.
01:49Ini adalah hal yang kita lakukan dan kita berkata.
01:51Ini adalah hal yang kita lakukan.
01:57Kita melakukan apa yang kita lakukan kita mengambilkan, kita tidak mengambilkan kegiatan terlaluan Amerika.
02:06selamat menikmati
02:32antar kedua negara untuk mencapai kesepakatan dibarengi aksi saling serang
02:41Donald Trump ultimatum Iran dengan ancaman serangan yang disebut lebih dahsyat dibandingkan perang ke dunia dua
02:48kita akan bahas bersama dengan praktisi hubungan internasional sekaligus pendiri sinergi policies Dina Prapto Raharja
02:55selamat malam Mbak Dina
02:56selamat malam Mas Ibrahim
02:58jadi bagaimana Anda membaca pernyataan keras yang dilontarkan seorang Donald Trump
03:04apakah ini hanya bentuk tekanan psikologi atau memang betul-betul AS siap melancarkan serangan yang dahsyat untuk Iran
03:11tidak Amerika tidak dalam posisi siap untuk melakukan serangan sebenarnya
03:17karena munisi AS itu sudah berkurang sampai 80% dan masih butuh waktu untuk AS punya persenjataan lagi dalam jumlah
03:29yang cukup untuk punya daya serang yang punya impact ya punya dampak ke Iran
03:35jadi ini audiensnya bagi Trump tetap untuk dalam negeri
03:41jadi konteksnya itu kampanye sebenarnya
03:44jadi AS dalam hal ini ingin menunjukkan dirinya itu masih tetap matters gitu tetap punya artilah di tingkat internasional
03:55karena kalau memang betul sudah makin dekat persenjataan antara Iran dengan Oman
04:04itu berarti tanpa ada Amerika Serikat pun
04:08situasi di Hormuz bisa ada satu kemajuan di bidang perlintasan masuk maupun keluar dari selat Hormuz
04:19dan itu bukan gara-gara Amerika Serikat
04:21kira-kira begitulah yang ingin disampaikan oleh Iran
04:24dan Amerika Serikat tidak ingin tertinggal disitu bahwa dia tetap punya peranan sebenarnya untuk menentukan perkembangan di Hormuz
04:32kalau pernyataan Trump yang seperti ini apakah akan mengganggu tidak negosiasi atau diskusi yang tengah dilakukan oleh Iran dan Oman?
04:42sebenarnya enggak juga karena Iran dan Oman sekarang dalam posisi punya kepentingan
04:48mereka juga dianggap sebagai pemain yang serius di kawasannya
04:53dan kalau dilihat negara-negara diteluk pada dasarnya tetap saja memang dalam posisi siaga
05:01jadi kalau Amerika Serikat disini mengancam lebih dalam lagi Iran
05:07konsekuensinya sebenarnya justru akan muncul tekanan dari negara-negara teluk ke Amerika Serikat
05:13setidaknya kalau situasinya sudah lebih tenang
05:16seperti beberapa hari ini tidak ada serangan kepada Iran
05:20itu mereka negara-negara kawasan bisa mulai duduk dan bicara soal progres ke depan harus ke arah mana gitu
05:29memang situasinya belum stabil tapi setidaknya dengan tanpa serangan terbuka
05:33dialog itu lebih punya makna begitu
05:35Mbak Dina tapi mungkin tidak ketika kesepakatan antar negara teluk dicapai
05:40tanpa melibatkan Amerika Serikat
05:42apakah ini tentu akan menjadi pukulan bagi Amerika Serikat?
05:46betul sekali
05:47itu sebabnya tadi saya bilang Amerika Serikat dalam posisi yang sebenarnya tertekan ya di dalam negeri
05:53semakin hari semakin nampak justru ketekat ya dari negara-negara kawasan
06:00bahwa situasi itu harus diupayakan jauh lebih stabil sekarang
06:04karena kalau bangkit eskalasi lagi
06:09selain konteks ekonomi itu semakin menekan
06:14kelompok-kelompok yang tidak berkepentingan untuk stabilitas
06:18seperti misalnya kelompok huti itu bisa malah makin punya angin gitu untuk bangkit
06:23jadi sebenarnya negara teluk saya kira tetap saja mereka itu punya kepentingan untuk punya waktu ya
06:30menata ulang perekonomianya
06:33kemudian kalaupun mereka mau punya jalur alternatif
06:36mereka harus membangun jalur alternatif itu
06:39tidak dengan keterpaksaan dalam waktu sesingkat-singkatnya
06:42karena kalau situasinya terpaksa dalam waktu singkat
06:45biayanya terlalu besar juga untuk mereka secara perekonomian
06:48tapi Amerika Serikat akan diam saja atau tetap
06:51mereka akan terus menyampaikan narasi propaganda
06:55betul Amerika Serikat dalam posisi akan mengganggu
06:58dan sepertinya para tokoh militer di Amerika Serikat pun
07:05mulai menunjukkan apa ya
07:07kalau kita bilang gak kesal tapi mungkin bahasanya apa ya
07:10heran gitu ya mungkin keheranan terhadap aksi yang dilakukan Presiden Trump
07:14karena orang-orang yang sudah pernah turun di daerah Timur Tengah
07:19di Amerika Serikat
07:21pihak Amerika Serikat maksud saya yang sudah pernah turun ke Timur Tengah
07:24itu semua menggambarkan bahwa
07:27sebenarnya mustahil mengabaikan peranan penting dari negara-negara di Timur Tengah
07:31tanpa ada dialog sama sekali dengan pihak-pihak itu
07:34karena cara-cara militer itu sebenarnya
07:36dari dulu selalu menimbulkan situasi yang malah lebih panas gitu
07:40dan kalau dilihat dari konteks Hormuz sebelum ada perang ini
07:46Hormuz itu gak pernah tertutup gitu
07:48Hormuz itu selalu terbuka
07:50dan Iran baru menetapkan akan mengatur Hormuz
07:56dan bahkan menetapkan fee ya harga untuk Hormuz
08:00ketika dia diserang oleh Amerika Serikat
08:02jadi pada satu titik itulah
08:04Iran kemudian menyadari
08:06bahwa yang punya daya ungkit, punya leverage gitu ya
08:10daya tawar di kawasan itu
08:11sebenarnya ya pasti negara di kawasan itu
08:14jadi ada satu kebangkitan kesadaran
08:18yang menurut saya ke depannya itu
08:20gak bisa ditarik mundur lagi
08:21mereka sudah sampai satu
08:24Iran sudah sampai pada satu kesadaran
08:26dan itu menular juga menurut saya ke negara-negara lain di kawasan
08:30bahwa penentu stabilitas di kawasan Timur Tengah
08:34ya negara-negara di kawasan itu sendiri
08:36kalau misalkan arahnya ke sana
08:39tadi kan Anda bilang Amerika tak akan berdiam sendiri
08:41tapi Iran apakah membaca tidak
08:44soal tetap saja mereka harus waspada
08:46dengan agresi atau pergerakan dari Amerika Serikat
08:50Iran tetap dalam posisi siaga
08:52tadi kita dengarkan statementnya bahwa
08:54kalaupun jadi ya kesepakatan untuk membagi fee
09:00hasil dari fee yang diterapkan di Selat Hormuz itu
09:04antara Iran dengan Oman
09:06mereka bilang tetap harus waspada
09:08karena situasi belum aman
09:10blokade kapal, blokade Navy
09:14dari Amerika Serikat itu belum dicabut
09:16dan meskipun Amerika Serikat
09:18sudah lebih lemah ya kemampuannya untuk melakukan serangan
09:22yang lebih besar begitu
09:24tapi tetap saja gangguan terhadap kapal komersil itu
09:27masih mungkin terjadi
09:28dan kampanye Amerika Serikat ini
09:31masih lama ya
09:33sampai bulan November masih cukup panjang
09:35dan situasi ini tetap masih tidak stabil
09:38jadi artinya ini kesepakatan
09:40akan dicapai
09:42tidak dalam waktu dekat menurut Anda
09:44atau justru bisa sesegera mungkin?
09:47menurut saya bisa sesegera mungkin
09:49justru untuk menunjukkan sepertinya dari pihak Iran itu
09:52bahwa negara-negara di kawasan
09:54bisa mengambil satu keputusan
09:56yang tidak perlu
09:59kehadiran Amerika Serikat pun
10:00mereka bisa maju ke titik yang lebih baik
10:03daripada kemarin
10:04itu hanya Iran Oman
10:06atau negara-negara sekitar
10:07seperti Arab Saudi, Bahrain, Kuwait
10:09karena kan itu juga
10:10menjadi ikut terlibat dalam konflik kemarin
10:14kalau negara-negara Teluk
10:15posisinya sepertinya belum penuhnya clear ya
10:18tapi negara-negara yang menjadi mediator
10:20untuk Iran dan Amerika Serikat
10:22itu kelihatannya memang sangat menginginkan
10:24ada stabilitas segera dan hormus dibuka
10:26dan mereka
10:28selain membuka jalur-jalur alternatif
10:31buat perdagangan Iran
10:33mereka juga mengusahakan
10:35agar situasi di kawasan sana itu membaik
10:40karena itu sangat membantu juga
10:42mereka bisa berhitung dengan lebih baik
10:44ya investasi yang harus dibangun seperti apa
10:46kalaupun harus membangun jalur alternatif
10:48baik
10:49terima kasih
10:50untuk pandangannya
10:51praktisi hubungan internasional
10:52sekaligus pendiri Sinergy Polisis
10:54Dina Prapto Raharja
10:56dalam program Kepas Malam hari ini
10:57terima kasih Mbak Dina
10:58Lawat Malam
Komentar