00:00Karena banyak sekali program-program nanti yang akan menyangkut desa.
00:04Dan tujuannya saudara-saudara adalah menggerakkan ekonomi desa,
00:10kemudian meng-create job agar juga yang bekerja di situ,
00:14tidak ke kota semua tapi bisa bekerja di desanya masing-masing.
00:19Kata Menteri Desa, bangun desa, bangun desa, bangun Indonesia.
00:26Jadi saudara-saudara sekalian memang kebijakan-kebijakan Pak Presiden,
00:30ini ada banyak hal yang baru, banyak hal yang baru.
00:36Baru, besar, dan mendasar.
00:40Sungguh tidak mudah kita kerjakan,
00:47walaupun tujuannya baik, benar, dan mulia.
00:50Kita mulai misalnya, kita harus suasam pada pangan.
00:56Pangan, dikemandani oleh Menteri Pertanian dan Menteri Kelautan.
01:02Kenapa harus suasam pada pangan?
01:07Nah itu pertanyaan, kenapa?
01:11Selama 29 tahun, kita reformasi,
01:16itu tidak penting.
01:19Yang penting Indonesia punya uang,
01:21kalau tidak punya beras, beli.
01:25Jadi kalau tanam padi tidak menguntungkan,
01:28ya tanam sawit.
01:31Sawit lebih untung, ya tanam sawit.
01:33Nanti punya uang, kita bisa beli beras.
01:36Itu prinsip-prinsip pasar bebas.
01:44Itungannya itu uang.
01:46Dan itungannya itu yang kuat.
01:49Oleh karena itu,
01:50kita akan sangat tergantung kepada impor banyak sekali.
01:54Karena kita menganggap
01:55yang lain lebih menguntungkan daripada pangan,
02:00beras.
02:012024, kita impor 4,5 juta.
02:044,5 juta kita impor beras.
02:08Tapi Pak Prabowo tidak.
02:12Kita harus suasembada.
02:15Itu prinsip.
02:17Tidak boleh ditawar.
02:20Kenapa harus suasembada?
02:21Karena suasembada itu kehormatan.
02:26Kedulatan.
02:27Kehormatan siapa?
02:29Kehormatan kita.
02:31Kehormatan keluarga saudara.
02:34Siapa dia?
02:36Petani Indonesia.
02:37Yang jumlahnya, kata Menten,
02:39170 juta.
02:42Petani dan keluarganya.
02:43Dan masyarakatnya.
02:44Terima kasih.
02:46Terima kasih.
02:47Terima kasih.
02:48Terima kasih.
02:49Terima kasih.
Komentar