Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pertemuan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta ketika Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Ketua MPR RI Ahmad Muzani beserta jajaran pimpinan MPR RI. Audiensi resmi ini digelar untuk menyampaikan undangan langsung kepada Kepala Negara agar hadir dan menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat, 14 Agustus 2026 mendatang.

Kehadiran Ahmad Muzani yang didampingi oleh jajaran Wakil Ketua MPR RI seperti Bambang Wuryanto, Lestari Moerdijat, Rusdi Kirana, Hidayat Nur Wahid, dan Eddy Soeparno tidak hanya berfokus pada penyampaian agenda kenegaraan. Di sela-sela pertemuan tersebut, Presiden dan pimpianan MPR RI juga menyoroti isu krusial terkait tingginya biaya demokrasi di Indonesia yang dinilai menjadi salah satu pemicu maraknya praktik korupsi di tingkat kepala daerah.

#Prabowo #MPR #korupsi

Creative/Video Editor: Icha/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Saudara-saudara sekalian yang saya hormati,
00:03Baru saja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat,
00:12diskusi dan pembicaraan berlangsung cukup intens, relax, dan substantif.
00:20Kedatangan kami bertemu dengan Presiden pertama bagian dari Selaturahmi Kebangsaan
00:26dan konsultasi di antara para pemimpin lembaga negara.
00:33Yang kedua, berkaitan dengan rencana diadakannya Sidang Tahunan MPR tahun 2026.
00:44Sidang Tahunan MPR tahun 2026 rencananya akan dikelar pada hari Jumat, tanggal 14 Agustus 2026.
00:54Dan kedatangan kami pada hari ini mengundang kehadiran Presiden Republik Indonesia sebagai Kepala Negara
01:02untuk menyampaikan laporan tahunan atas kinerja lembaga-lembaga negara
01:07yang akan disampaikan oleh Presiden dihadapan Sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat.
01:13Yang kedua, kami juga mengundang Presiden dalam peringatan Hari Konstitusi yang jatuh pada tanggal 18 Agustus
01:26sekaligus hari ulang tahun MPR yang akan jatuh pada tanggal 29 Agustus.
01:34Dua peristiwa penting itu kami jadikan satu, rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus.
01:41Yang ketiga, kami menyampaikan konsep pokok-pokok haluan negara
01:52yang tahun lalu masih menjadi draft dan pembahasan dalam tim yang kami bentuk.
01:58Dan dalam kesempatan kali ini, kami menyerahkan konsep tersebut kepada Presiden Republik Indonesia
02:04dan berdiskusi tentang beberapa hal kepada beliau tentang hal yang berkaitan dengan pokok-pokok haluan negara.
02:13Inilah pembicaraan kami dengan Presiden sore hari ini,
02:18pembicaraan berlangsung sangat baik, sangat produktif, intens, dan santai pada sore hari ini.
02:27Terima kasih.
02:38Presiden pada prinsipnya menyerahkan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat
02:42untuk menjadikan pokok-pokok haluan negara itu menjadi sebuah pedoman bagi lintas pemerintahan,
02:49karena PPHA ini tidak dimaksudkan untuk pemerintahan sesaat,
02:55tetapi menjadi arah bagi perjalanan pemerintahan melintasi periodisasi.
03:00Sehingga Presiden menyerahkan kepada mekanisme MPR untuk menetapkan ini menjadi sebuah pedoman
03:07bagi kepresidenan-kepresidenan berikutnya.
03:10Karena itu Presiden menyambut baik atas gagasan-gagasan tersebut,
03:15bahkan Presiden sangat memberi perhatian dalam hal atau berbagai macam poin,
03:21antara lain tentang proses demokratisasi, dan seterusnya.
03:29Salah satunya adalah Presiden merasa bahwa proses penyelenggaraan pemerintah daerah
03:34diselenggarakan dengan cara yang, dengan proses demokrasi yang mahal,
03:40yang rumit dan luar biasa menelahkan, namun beliau sangat prihatin dengan berbagai macam peristiwa
03:49yang terjadi di daerah-daerah, begitu banyak kepala daerah yang kemudian terjebak dalam korupsi,
03:56karena itu beliau sangat prihatin, karena itu beliau minta agar ini juga menjadi perhatian yang serius untuk difikirkan.
04:03Terima kasih.
04:10Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan