00:00Izinkan saya teman-teman dan Bapak Ibu sekalian yang sangat saya hormati, izinkan saya memperkenalkan diri saya, saya Givalyota dari
00:07IBS sekali lagi, izinkan saya membuka dengan sebuah kutipan dari Suhogi, hanya ada dua pilihan, menjadi apatis atau mengikuti arus,
00:18tetapi saya lebih memilih menjadi manusia yang merdeka.
00:25Oke, pertanyaannya sikat.
00:26Tapi bagaimana teman-teman, kami mahasiswa memiliki satu hak yang paling penting, yaitu merdeka belajar, tapi sayang sekali di jalur
00:39SNBP dan SNBT, banyak teman seperjuangan kami yang tidak melakukan daftar ulang karena keterbatasan ekonomi.
00:54Ini Bapak Ibu yang sangat saya hormati, ini adalah sebuah pernyataan dan pernyataan ini berkesinambungan dengan pertanyaan saya, pertanyaan saya
01:05singkat saja.
01:06Bapak Ibu yang sangat saya hormati, izinkan saya bertanya, menurut Bapak mana yang lebih penting pengembangan pendidikan atau pengembangan makan
01:18bergizi gratis?
01:25Sudah ya Jipa, dapat, terima kasih.
01:28Terima kasih.
01:43Saya langsung jawab yang terakhir.
01:45Siap, Pak. Zipa, Pak.
01:47Ya.
01:50Anda SMA-nya di mana?
01:52Saya SMA di Bekasi, Pak.
01:54Bekasi.
01:54Keren banget pertanyaannya, tepuk tangan ya.
02:00Jawabannya jelas.
02:03Pendidikan penting dan MBG harus dikoreksi.
02:06Ya itu.
02:09Cukup ya.
02:11Ya.
02:13Ya, banyak adik-adik sekalian, banyak hal-hal baik, banyak target-target ideal, tapi tidak sesuai,
02:23karena gagal, lemah dalam eksekusi atau implementasi.
02:29Betul.
02:30Ya, jadi hari ini kita maksimal habis-habisan untuk mengkoreksi mana yang perlu dikoreksi.
02:38Ya, untuk mengawal agar semua bisa merasakan, kira-kira begitu ya.
02:43Yang kedua, tadi pertanyaan juga keren banget ini.
02:48Ya, betul.
02:49The future of Indonesia.
02:50Yang wajahnya kayak filsuf tadi itu.
02:52Tapi anak fasil kok, Pak?
02:54Ya.
02:55Kok?
02:55Iya.
02:56Mukanya kayak komputer katanya.
03:00Itu.
03:03Oke.
03:08Jadi, kira-kira saya tanggap ya, ke depan itu pemimpin kita teknokratik atau populis gitu ya.
03:14Betul, betul, betul.
03:16Ya.
03:17Kamu siapa namanya tadi?
03:19Alfasit ya.
03:21Alfasit.
03:22Alfasit.
03:23Alfasit, ya.
03:27Kalau kita lihat, di dunia ini selalu ada tren.
03:32Tren.
03:33Kadang mengarah kepada populism, kadang mengarah kepada teknokratik.
03:37Betul.
03:38Ada masanya pemimpin muda berkuasa.
03:40Betul.
03:41Dulu ada Barack Obama, ada beberapa pemimpin muda.
03:44Ada kalanya tua-tua.
03:45Ini fenomen yang menarik.
03:46Ya, teman-teman di HI bisa mengkaji itu.
03:49Ada kalanya muncul kekuatan-kekuatan kanan.
03:53Ya.
03:53Itu apa?
03:54Itu cerminan dari kondisi politik masing-masing negara seperti apa.
04:00Pemimpin itu refleksi dari sistem politik dan kondisi yang ada.
04:05Artinya apa?
04:07Kalau kita ingin pemimpin yang ideal, yang tidak saja memainkan sentimen populis,
04:15tapi pendekatannya teknokratik, maka ya pemilihnya harus betul-betul terdidik semua.
04:23Betul.
04:24Kita ini punya persoalan serius.
04:27Saya baru baca postingnya Mas Gita Wirjawan.
04:30Menurut saya keren ya.
04:32Ketika misalnya yang lebih cepat viral karena joget dangdutnya, itu lebih diapresiasi misalnya daripada kompetensi dan kemampuannya.
04:45Betul.
04:46Kira-kira gitu ya.
04:47Ya, ya, ya.
04:48Itu adalah PR kita hari ini.
04:49Benar, benar.
04:50Mampu enggak kita sama-sama beri tiar agar pendidik pemilih-pemilih kita ini ketika memilih,
04:59ya memilihnya berdasarkan kompetensi dan karakternya daripada atribut-atribut yang kurang penting lainnya.
05:05Gimik-gimiknya.
05:07Gimik-gimik lainnya.
05:07Iya.
05:08Kan itu.
05:10Saya kan enggak bisa joget TikTok.
05:13Tapi kalau pidato, kalau orasi, adu konsep, oke.
05:16Ya, artinya orang seperti saya enggak akan pernah terpilih menjadi orang nomor satu kalau algoritmanya masih seperti ini.
05:22Benar.
05:23Benar enggak?
05:23Benar, benar, benar.
05:25Nah, jadi menjawab pertanyaan Anda,
05:28ikhtiar agar memunculkan pemimpin berkualitas yang punya kemampuan teknokratik akan berbanding lurus dengan kemampuan kita memberikan edukasi dan mensejahterakan rakyat
05:40atau warga.
05:41Itu.
05:41Kira-kira itu ya.
05:42Iya.
05:42Terima kasih Pak.
05:45Terima kasih Pak.
Komentar