Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi menjadwalkan kembali pemeriksaan dokter yang pertama kali menangani Sutrimo, pegawai eks Jampidsus.

Pemeriksaan dijadwalkan dilakukan setelah polisi sebelumnya memeriksa 5 saksi, termasuk orang yang terakhir kali melihat Sutrimo sebelum ditemukan tewas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan, pemeriksaan yang seharusnya dilakukan pada Senin lalu ditunda dan dijadwalkan ulang.

Budi bilang, pemeriksaan dokter yang pertama kali menangani Sutrimo penting dilakukan untuk mendalami kasus kematian Sutrimo.

Sementara itu, untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo, otopsi dan ekshumasi menurut Budi perlu dilakukan.

Baca Juga [FULL] Febri Diansyah dan Yenti Garnasih soal 2 Gugatan Praperadilan Kasus TPPU Eks Jampidsus di https://www.kompas.tv/nasional/684153/full-febri-diansyah-dan-yenti-garnasih-soal-2-gugatan-praperadilan-kasus-tppu-eks-jampidsus

#sutrimo #eksjampidsus #febrieadriansyah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684306/polisi-jadwalkan-ulang-pemeriksaan-dokter-yang-pertama-kali-tangani-sutrimo-kompas-petang
Transkrip
00:00Teranjak ke kasus hukum, sodara, polisi menjadwalkan kembali
00:03pemeriksaan dokter yang pertama kali menangani Sutrimo,
00:06pegawai ex-Jampitsus Febri Adriansyah.
00:09Pemeriksaan dijadwalkan setelah polisi sempat memeriksa lima saksi,
00:12termasuk orang yang terakhir kali melihat Sutrimo sebelum ditemukan tewas.
00:16Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombus Budi Hermanto
00:19menyatakan pemeriksaan yang harusnya berlangsung Senin lalu
00:22ditunda dan dijadwalkan ulang.
00:25Budi Bulang, pemeriksaan dokter yang pertama kali menangani Sutrimo
00:28penting untuk mendalami kasus kematiannya.
00:31Sementara untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo,
00:34autopsi dan ekshumasi, menurut Budi, perlu dilakukan.
00:47Itu kan masih harus dilakukan ekshumasi, autopsi terhadap jenazah.
00:52Nah, pada saat sekarang, penyelidik masih dalam melakukan pendalaman
00:57terkait tentang sudah melakukan tahapan pemanggilan dokter di rumah sakit
01:02yang merawat pertama kali al-mahrum S.
01:06Nah, tetapi ada penundaan hari Senin untuk di reskejul ulang.
01:11Ini kan penting bagi kita untuk melakukan pendalaman itu.
01:13Karena informasi-informasi lain terkait tentang lima saksi
01:17sudah akan kita dalami terus.
01:19Kita terus secara maraton untuk melakukan penyelidikan.
01:23Sebelumnya, pihak keluarga Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah
01:26mengaku sebelum ditemukan meninggal misterius di Jakarta,
01:30korban sempat pulang kampung beberapa hari.
01:33Menurut keluarga, Sutrimo sempat menceritakan sang majikan,
01:37eks Jampit Susfebri, sedang ada masalah.
01:48Sebelum meninggal, pulang ke kampung
01:53dan mereka menjelaskan bahwa dia punya penyakit diabetes mellitus ronis
01:59sampai jempol kakinya sudah diamutasi.
02:04Kemudian bercerita katanya di Jakarta kemudian lagi ada masalah.
02:12Masalahnya apa katanya?
02:14Masalahnya kurang tahu.
02:16Semuanya yang jelas dari pihak keluarga menjelaskan begitu.
02:21Itu pulang karena apa katanya?
02:23Ya karena mungkin ingin pulang saja ketemu keluarga itu.
02:29Sebelum meninggal itu.
02:33Untuk mengetahui perkembangan penyelidikan kasus kematian
02:36pegawai eks Jampit Sus, Sutrimo,
02:39kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV Eril Nata
02:42dan juru kamera Yogi Syarefi.
02:44Eril, hingga sore ini, apa saja informasi soal kapan
02:49dokter yang pertama kali menangani Sutrimo akan diperiksa oleh polisi?
02:57Ya Sintia, sebelumnya kami mencoba konfirmasi terkait dengan update
03:01dari kematian Sutrimo yang dimana dalam hal ini juga
03:04sebelumnya dari Kabit Humas Polda Metro Jaya menyebut
03:07untuk pemeriksaan terhadap dokter yang melakukan pemeriksaan
03:11terhadap almarhum Sutrimo ini nantinya akan dilakukan penjatualan ulang.
03:15Meski demikian, Kabit Humas Polda Metro Jaya masih belum menyebutkan
03:18terkait tanggalnya tetapi masih dilakukan komunikasi untuk melakukan penjatualan ulang.
03:23Jika kita melihat sebelumnya untuk dijadwalkan pemanggilan pada hari Senin
03:27namun dilakukan penundaan dan nantinya akan dilakukan pemanggilan kembali
03:30terhadap dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap Sutrimo.
03:33Selain itu juga bahwa sebelumnya kami mencoba mengkonfirmasi
03:36terkait dengan ekshumasi dan juga autopsi terhadap almarhum Sutrimo
03:42tetapi memang masih belum mendapatkan jawaban
03:44dan masih kami mencoba konfirmasi kembali terkait ekshumasi.
03:47Karena memang sebelumnya dikatakan untuk ekshumasi sendiri ini
03:50dan autopsi ini sendiri menjadi hal yang penting
03:53untuk melakukan pengukapan terkait dengan kematian Sutrimo.
03:56Dan selain itu juga bahwa sebelumnya dari Polda Metro Jaya
03:59telah melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi
04:01dan hal inilah juga yang akan dilakukan pendalaman
04:03terkait dengan keterangan-keterangan saksi tersebut
04:06yang dimana mulai dari pengantar mobil ambulan
04:09lalu kemudian pengelola ambulan
04:10dan juga yang melakukan penemuan dari almarhum Sutrimo.
04:15Dan sebelumnya juga bahwa dari polisi melakukan pendalaman
04:18secara maraton, Sintia
04:19yang dimana dalam hal ini juga dilakukan pemeriksaan terhadap
04:22dari rekaman CCTV
04:23kemudian juga barang bukti lainnya.
04:25Dan hal inilah yang akan kami tunggu
04:28terkait dengan update dari ekshumasi yang akan dilakukan
04:32terkait kapannya
04:33nantinya akan kami konfirmasi kembali terhadap Polda Metro Jaya.
04:36Sintia.
04:37Baik, terima kasih atas laporan Anda,
04:39Jurnalis Kompas TV, RLW, Ranata.
Komentar

Dianjurkan