00:00Teranjak ke kasus hukum, sodara, polisi menjadwalkan kembali
00:03pemeriksaan dokter yang pertama kali menangani Sutrimo,
00:06pegawai ex-Jampitsus Febri Adriansyah.
00:09Pemeriksaan dijadwalkan setelah polisi sempat memeriksa lima saksi,
00:12termasuk orang yang terakhir kali melihat Sutrimo sebelum ditemukan tewas.
00:16Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombus Budi Hermanto
00:19menyatakan pemeriksaan yang harusnya berlangsung Senin lalu
00:22ditunda dan dijadwalkan ulang.
00:25Budi Bulang, pemeriksaan dokter yang pertama kali menangani Sutrimo
00:28penting untuk mendalami kasus kematiannya.
00:31Sementara untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo,
00:34autopsi dan ekshumasi, menurut Budi, perlu dilakukan.
00:47Itu kan masih harus dilakukan ekshumasi, autopsi terhadap jenazah.
00:52Nah, pada saat sekarang, penyelidik masih dalam melakukan pendalaman
00:57terkait tentang sudah melakukan tahapan pemanggilan dokter di rumah sakit
01:02yang merawat pertama kali al-mahrum S.
01:06Nah, tetapi ada penundaan hari Senin untuk di reskejul ulang.
01:11Ini kan penting bagi kita untuk melakukan pendalaman itu.
01:13Karena informasi-informasi lain terkait tentang lima saksi
01:17sudah akan kita dalami terus.
01:19Kita terus secara maraton untuk melakukan penyelidikan.
01:23Sebelumnya, pihak keluarga Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah
01:26mengaku sebelum ditemukan meninggal misterius di Jakarta,
01:30korban sempat pulang kampung beberapa hari.
01:33Menurut keluarga, Sutrimo sempat menceritakan sang majikan,
01:37eks Jampit Susfebri, sedang ada masalah.
01:48Sebelum meninggal, pulang ke kampung
01:53dan mereka menjelaskan bahwa dia punya penyakit diabetes mellitus ronis
01:59sampai jempol kakinya sudah diamutasi.
02:04Kemudian bercerita katanya di Jakarta kemudian lagi ada masalah.
02:12Masalahnya apa katanya?
02:14Masalahnya kurang tahu.
02:16Semuanya yang jelas dari pihak keluarga menjelaskan begitu.
02:21Itu pulang karena apa katanya?
02:23Ya karena mungkin ingin pulang saja ketemu keluarga itu.
02:29Sebelum meninggal itu.
02:33Untuk mengetahui perkembangan penyelidikan kasus kematian
02:36pegawai eks Jampit Sus, Sutrimo,
02:39kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV Eril Nata
02:42dan juru kamera Yogi Syarefi.
02:44Eril, hingga sore ini, apa saja informasi soal kapan
02:49dokter yang pertama kali menangani Sutrimo akan diperiksa oleh polisi?
02:57Ya Sintia, sebelumnya kami mencoba konfirmasi terkait dengan update
03:01dari kematian Sutrimo yang dimana dalam hal ini juga
03:04sebelumnya dari Kabit Humas Polda Metro Jaya menyebut
03:07untuk pemeriksaan terhadap dokter yang melakukan pemeriksaan
03:11terhadap almarhum Sutrimo ini nantinya akan dilakukan penjatualan ulang.
03:15Meski demikian, Kabit Humas Polda Metro Jaya masih belum menyebutkan
03:18terkait tanggalnya tetapi masih dilakukan komunikasi untuk melakukan penjatualan ulang.
03:23Jika kita melihat sebelumnya untuk dijadwalkan pemanggilan pada hari Senin
03:27namun dilakukan penundaan dan nantinya akan dilakukan pemanggilan kembali
03:30terhadap dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap Sutrimo.
03:33Selain itu juga bahwa sebelumnya kami mencoba mengkonfirmasi
03:36terkait dengan ekshumasi dan juga autopsi terhadap almarhum Sutrimo
03:42tetapi memang masih belum mendapatkan jawaban
03:44dan masih kami mencoba konfirmasi kembali terkait ekshumasi.
03:47Karena memang sebelumnya dikatakan untuk ekshumasi sendiri ini
03:50dan autopsi ini sendiri menjadi hal yang penting
03:53untuk melakukan pengukapan terkait dengan kematian Sutrimo.
03:56Dan selain itu juga bahwa sebelumnya dari Polda Metro Jaya
03:59telah melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi
04:01dan hal inilah juga yang akan dilakukan pendalaman
04:03terkait dengan keterangan-keterangan saksi tersebut
04:06yang dimana mulai dari pengantar mobil ambulan
04:09lalu kemudian pengelola ambulan
04:10dan juga yang melakukan penemuan dari almarhum Sutrimo.
04:15Dan sebelumnya juga bahwa dari polisi melakukan pendalaman
04:18secara maraton, Sintia
04:19yang dimana dalam hal ini juga dilakukan pemeriksaan terhadap
04:22dari rekaman CCTV
04:23kemudian juga barang bukti lainnya.
04:25Dan hal inilah yang akan kami tunggu
04:28terkait dengan update dari ekshumasi yang akan dilakukan
04:32terkait kapannya
04:33nantinya akan kami konfirmasi kembali terhadap Polda Metro Jaya.
04:36Sintia.
04:37Baik, terima kasih atas laporan Anda,
04:39Jurnalis Kompas TV, RLW, Ranata.
Komentar