00:08Media sosial baru-baru ini digemparkan dari sebuah utas di platform Trits.
00:13Kasus ini bermula dari keluhan seorang pasien BPJS mengenai layanan rumah sakit,
00:19yang kemudian berkembang menjadi gelombang kecaman publik
00:22akibat respon near-empathy dari sejumlah warganet, termasuk oknum tenaga kesehatan.
00:30Pada 22 Juli 2026, Yurizal melalui akun pribadinya di Trits mengunggah keresahan
00:37saat menunggu ruang perawatan di sebuah rumah sakit.
00:41Yurizal mengatakan, 8 jam belum dapat ruangan, gak mau spill rumah sakitnya,
00:46soalnya gue pakai BPJS.
00:49Namun alih-alih mendapat dukungan, unggahan Yurizal justru dibanjiri komentar bernada menohok.
00:56Mirisnya beberapa komentar tersebut diduga berasal dari akun milik tenaga kesehatan.
01:24Satu pekan setelah unggahannya viral,
01:26Tepatnya pada 31 Juli 2026, kabar duka datang.
01:31Yurizal dinyatakan meninggal dunia.
01:34Kabar tersebut disampaikan sepupu almarhum Hilda Apriyanti,
01:39perdana menyadur unggahan cuitan milik Yurizal di sosial media Trits.
02:16Adik almarhum juga sempat merespon langsung komentar-komentar yang ditujukan kepadanya.
02:34Setelah berita kematian Yurizal tersebar,
02:37beberapa pihak yang sebelumnya melontarkan komentar keras,
02:40mulai menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
02:44Salah satunya Benny Christian Sihombing melalui video penyesalahannya.
02:49Selamat malam semuanya, nama saya Benny Christian Sihombing.
02:54Saya ingin menyampaikan permohonan maaf
02:56terseketikan saya di media sosial, di Trits.
03:00Saya juga ingin menyampaikan turut berduka cita kepada pemilik kutas,
03:06yaitu almarhum Yurizal.
03:08Saya berdoa semoga segenap keluarga diberikan penghiburan.
03:13Saya bertanggung jawab penuh atas segala tulisan yang saya buat,
03:16dan jikapun nanti ada proses hukum,
03:20saya akan mengikutinya tanpa pembelaan,
03:22ataupun menyewa pengacara, itu tidak akan.
03:24Saya juga menerima semua konsekuensi,
03:27dari rumah sakit, dari ID,
03:29ataupun MKMK, ataupun pengadilan,
03:31ataupun instansi lainnya.
03:32Saya hanya punya satu akun Trits,
03:38dan juga satu akun Instagram,
03:40tidak ada second account.
03:41Dan Instagram saya juga tidak akan saya private.
03:44Komentar-komentar juga saya tidak ada yang hapus,
03:47dan juga memungkinkan saya akan baca semua komentar-komentar tersebut,
03:50karena memang saya melakukan kesalahan,
03:53dan saya layak untuk hal tersebut.
03:56Tidak ada klarifikasi,
03:58saya memohon maaf untuk,
03:59karena telah membuat keributan ini,
04:01dan saya juga memohon maaf sebesar-besarnya
04:03untuk teman-teman sejauh saya,
04:05semua dokter-dokter yang memberikan edukasi di media sosial,
04:07karena sudah merusak usaha-usaha tersebut.
04:10Saya berharap semoga ke depannya,
04:12saya akan lebih bijak lagi dalam bermedia sosial.
04:16Mungkin itu saja, terima kasih semuanya,
04:18selamat malam.
04:20Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
04:22perkenalkan nama saya Widya Adini Pangestika.
04:27Pertama, saya turut berdua cita
04:29atas meninggalnya, Almarhum Yurizal.
04:32Semoga amal ibadahnya dapat diterima di sisi Allah.
04:35Amin.
04:36Yang kedua,
04:38saya mengucapkan perbohonan maaf
04:39yang sebesar-besarnya kepada
04:41pihak keluarga dari Almarhum Yurizal,
04:45atas utas saya yang menambah beban emosional
04:48dan luka pada keluarga.
04:50Saya menyadari kesalahan saya,
04:53dan ketidakprofesionalan saya
04:56sebagai tenaga kesehatan.
04:58Saya juga meminta maaf
04:59kepada instansi saya
05:03karena utas saya tersebut
05:05mencoreng nama baik instansi saya.
05:07Di sini saya bersungguh-sungguh
05:09untuk meminta maaf.
05:10Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi
05:12di kemudian hari.
05:14Terima kasih.
05:15Tak hanya individu,
05:17institusi terkait pun mulai bersuara.
05:19Rumah Sakit Umum Dr. Soekarjo,
05:21Kota Tasikmalaya,
05:23juga menyatakan tengah menelusuri
05:25akun yang diduga pegawai mereka
05:27ikut mengomentari secara pedas
05:29unggahan Yurizal.
05:31Rumah Sakit Umum Daerah
05:32Umburara Meha,
05:34Wai Ngapu,
05:35juga melakukan evaluasi internal
05:37terhadap pegawainya
05:39terkait viral kasus ini.
05:51Terima kasih.
06:15Terima kasih.
Komentar