00:01Wilayah Sumatera Selatan kini bersih agak menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan seiri lonjakan jumlah titik panas yang terdeteksi dalam
00:09beberapa hari terakhir.
00:12Berdasarkan hasil pemantauan citra satelit BMKG per 7 Juli 2026 terdeteksi sebanyak 130 titik panas atau hotspot dengan 9 diantaranya
00:24berupa titik api.
00:25Ini meningkat cukup signifikan karena pada 6 Juli lalu hanya terdeteksi 54 hotspot.
00:32Memasuki musim kemarau, cuaca yang semakin kering dan minim curah hujan membuat risiko terjadinya karhut lagi yang meningkat.
00:41Kondisi ini juga dapat mempercepat penyebaran api sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin.
00:48Selain mewaspadai potensi karhutlah, masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan di tengah cuaca panas ekstrim.
01:06Untuk mengetahui perkembangan terkini terkait lonjakan titik panas di Sumatera Selatan,
01:11kita telah bergabung dengan Jurnalis Kompas TV Purwantoro.
01:14Selamat siang Purwantoro.
01:16Seperti apa kondisi terkini di lapangan menyusul lonjakan jumlah titik panas di wilayah Sumatera Selatan?
01:23Ya selamat siang lintang.
01:25Jadi memang titik panas sendiri memang cukup signifikan naiknya.
01:31Namun beberapa titik panas tersebut, sejumlah wilayah itu terdeteksi adanya titik api.
01:41Seperti yang terjadi kemarin di Kabupaten Okanidir, di Dua Desa di Ketamatan Indralaya Utara,
01:49terjadi kebakaran lahan yang mengakibatkan sekitar 10 hektare lahan terbakar.
01:57aktifitas-aktifitas masyarakat atau manusia yang saat ini berada pada kekeringan yang cukup tinggi
02:11karena tidak terjadinya apa, tidak turunjangkan dalam 10 hari terakhir ini
02:18membuat potensi-potensi kebakaran cukup mudah terbakar.
02:27Apalagi jenis tubuhan atau vegetasi yang ada di Sumatera Selatan umumnya kering, bergambu, dan mudah terbakar.
02:38Namun, 10 hektare lahan ini sudah dapat dipadamkan oleh tim gabungan menggalakni BDPD TNI Polri
02:46melalui darat dan udara sekitar pukul 16 waktu Indonesia bagian barat kemarin.
02:52Dan saat ini terjadi kebakaran juga di lahan gambut di Ogan Komering Ilir
03:00yang kejadiannya kemarin petang baru dapat dipadamkan oleh tim darat dari menggalakni Kementerian Kehutanan
03:09itu sekitar setenah hektare dari dua hektare yang terbakar.
03:13Pagi ini mereka melanjutkan lagi bersama BDPD Kabupaten Ogan Komering Ilir
03:20untuk melakukan pemadaman potensi-potensi terjadinya kebakaran memang cukup tinggi.
03:29Ini sudah diperingatkan oleh BMKG dengan prediksi-prediksinya
03:34setiap hari di tengah minimnya curah hujan atau menuju ke punca kemarau lintang.
03:41Purwantoro daerah mana saja yang menjadi perhatian dan langkah antisipasi apa yang disiapkan oleh pemerintah daerah
03:48menyusul status siaga karhutlah?
03:51Ya lintang untuk status siaga karhutlah sendiri di Sumatera Selatan
03:55sudah ditetapkan sejak satu bulan lalu.
03:58Bulan lalu memang dengan penambahan-penambahan alat dan personil.
04:06Fokus saat ini seperti yang diinformasi oleh Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan
04:12dan wilayah Sumatera bahwasannya mereka akan fokus pada wilayah organ ilir.
04:21Karena memang di wilayah-wilayah tersebut terdapat beberapa objek vital
04:26seperti jalan lintas timur, kemudian jalan tol, dan sejumlah pipa-pipa pertamina.
04:33Dan mereka akan menambah jumlah personil di setiap titik terutama di organ ilir dan organ kemering ilir
04:42yang terdapat lahan-lahan gambus yang kedalamannya cukup dalam
04:48dan kemudian melakukan frekuensi patroli udara dan patroli darat itu lebih diintensifkan lagi
04:57untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan, lintang.
05:03Baik.
05:05Karakter dari kondisi lahan di Sumatera Selatan yang memang berkarakter kering
05:08dan sebagian merupakan lahan gambut inilah yang menjadi kendala petugas
05:12untuk memadamkan api dan menambah titik hotspot di sana.
05:15Terima kasih.
05:16Purwantoro melaporkan langsung dari Palembang, Sumatera Selatan.
Komentar