Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MANGGARAI TIMUR, KOMPAS.TV - Gempa susulan masih terjadi di Nusa Tenggara Timur. Warga dilanda kepanikan.

Guncangan dirasakan warga pada Kamis pagi di Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, Nagekeo dan Manggarai Barat dan Sikka.

Data dari BNPB pada Kamis (20/8/2026) pukul 16.00, tercatat lebih dari 3 ribu gempa susulan di NTT.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada potensi gempa susulan.

Hingga Kamis (20/6/2026) pukul 16.00 WIB, data BNPB menyebut korban meninggal akibat gempa bumi di NTT bertambah menjadi 75 orang jiwa dan 907 orang mengalami luka-luka.

Jumlah warga yang mengungsi juga melonjak menjadi 92.735 orang seiring masih terjadinya gempa susulan.

Sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur masih merasakan gempa susulan, di hari keenam pascagempa utama bermagnitudo 7,7.

Kita bahas bersama Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.

Baca Juga Kemenkes Bangun 2 Rumah Sakit Lapangan di NTT, Dilengkapi Ruang Operasi | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/686636/kemenkes-bangun-2-rumah-sakit-lapangan-di-ntt-dilengkapi-ruang-operasi-berut

#gempa #ntt #korbangempa

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686649/full-gempa-susulan-terus-terjadi-di-ntt-bmkg-ungkap-potensi-dan-wilayah-paling-rawan
Transkrip
00:00Gempa susulan masih terjadi di Nusa Tenggara Timur.
00:03Warga dilanda kepanikan.
00:11Guncangan dirasakan warga pada kamis pagi di Kebupatian Manggarai Timur,
00:15Manggarai, Nagikeo, dan Manggarai Barat serta Sika.
00:19Data dari BNPB pada kamis 20 Agustus pukul 16 waktu Indonesia Barat
00:24tercatat lebih dari 3.000 gempa susulan terjadi di NTT.
00:27BNPB mengibu masyarakat untuk tetap waspada potensi gempa susulan.
00:39Kamis 20 Agustus 2026, yaitu pada pukul 16 waktu Indonesia Bagian Barat,
00:49total jumlah gempa susulan sudah mencapai 3.752.
00:55Gempa ini terus dirasakan baik yang besar maupun kecil.
01:01Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan tetap siap siaga.
01:07Bagi warga negara, bagi warga di daerah terdampak,
01:12perlu dipastikan kondisi bangunan apabila akan memasuki bangunan tersebut.
01:20Saudara hingga kamis pukul 16 waktu Indonesia Barat,
01:23data BNPB menyebut korban meninggal akibat gempa bumi di NTT bertambah menjadi 75 orang
01:29dan 907 orang mengalami luka-luka.
01:33Jumlah warga yang mengungsi juga melonjak menjadi 92.735 seiring masih terjadinya gempa susulan.
01:46Sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur masih merasakan gempa susulan di hari ke-6 pasca gempa utama bermagnitudo 7,7.
01:55Kita akan bahas bersama dengan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.
02:00Selamat malam, Pak Wijayanto.
02:03Selamat malam, Mas Ibrahim.
02:04Pak, ini sampai hari ke-6, mengapa masih terjadi rentetan gempa susulan?
02:10Bahkan tadi pagi magnitudo cukup kencang, 5,7 berarti ya, Pak, tadi pagi?
02:18Iya, betul, Mas.
02:19Jadi sebelum ke sana ya, mungkin saya update dulu kondisi terakhir atau update data gempa.
02:27Jadi sampai malam ini ya, tadi sampai jam 20.00, tanggal 20 Agustus, ini sudah 3.970 aktivitas gempa bumi
02:37susulan dengan mantudo 1.1 sampai 6.2.
02:42Jadi dirasakan itu hampir 117 kali ya.
02:46Jadi kira-kira hampir setiap 1 jam, 1,5 jam itu masyarakat di daerah Flores merasakan gempa bumi.
02:53Jadi memang ini adalah rangkaian gempa bumi susulan ya, yang kemarin terjadi pada tanggal 15 Agustus dengan mantudo 7,7.
03:02Jadi setiap ada gempa besar, itu kan tentunya akan diikuti rangkaian gempa susulan.
03:08Jadi gempa susulan ini masih terus terjadi dalam rangka untuk mencapai titik stabil dari deformasi batuan yang pernah terjadi gitu
03:18ya, di tanggal 15 itu.
03:19Jadi ini masih terus terjadi, jadi ini sudah hari ke-6 masih terus terjadi, bahkan tadi seperti yang Mas sampaikan,
03:25tadi pagi sekitar jam 9.40 ya, sekitar jam 10 pagi waktu Indonesia Barat, itu digoncang juga gempa yang lumayan
03:34cukup ikan tadi,
03:35sekitar 5,7 itu juga berdampak juga, kenapa tadi lumayan kuat dan dirasakan banyak orang ya,
03:41sampai bahkan tadi ada kerusakan di jembatan, terus tadi ada kerusakan di rumah yang sebelumnya sudah rusak perhatian jadi ambruk,
03:49dan seterusnya, karena memang gempa yang 5,7 tadi pagi itu terjadi di darat ya, di utara ruteng gitu ya.
03:58Pak Wijayanto, kalau misalkan tadi interval kekuatannya rentang 1,1 hingga 6,2,
04:04artinya sama dengan 1-2 hari kemarin, ini tidak ada penurunan dong kekuatan gempa susulannya Pak Wijayanto, rata-rata.
04:12Ya betul, jadi ini kita sebutkan yang minimal 1,1, yang maksimum 6,2 untuk gempa susulannya ya,
04:20makanya tentunya kita sampaikan bahwa gempa utamanya kemarin adalah 7,7,
04:25jadi ini pastinya gempa susulannya itu lebih rendah daripada gempa utamanya,
04:29ya ini masih terus terjadi gempa magnitude 5,7, kemudian nanti bisa 5,8, bisa jadi nanti mengecil lagi 4
04:39,3,3,3 dan seterusnya.
04:41Jadi ini bervariasi untuk mencapai titik stabilnya batuan itu sendiri nanti.
04:48Jika melihat karakteristik gempa yang tadi 7,7, sampai kapan gempa susulan ini diperkirakan akan terus terjadi,
04:55apakah 1-2 hari ke depan atau bagaimana?
04:59Ya, jadi dari hasil monitoring kita ya, kita bikin statistik, kita bikin peluruhan,
05:04jadi kira-kira nanti gempa ini akan meluruh, jadi ini sudah kelihatan penurunannya,
05:10jadi jumlah gempa itu semakin hari semakin menurun,
05:12kira-kira nanti dalam 3-4 minggu setelah gempa utama kemarin,
05:16jadi kalau kemarin gempa-nya sekitar tanggal 15, kemungkinan nanti sekitar tanggal 15-an September ya,
05:25mudah-mudahan nanti sudah kita meluruh, tapi tentunya kita terus akan update gempa-nya.
05:30Jadi perlu kami sampaikan bahwa yang sebelumnya itu kan gempa-nya, pusat gempa-nya di utara Nakekeo ya,
05:36jadi gempa 7,7, terus ada susulan 6,2, dan menerus akhirnya ini gempa-nya bergerak terus sampai ke arah
05:45utara,
05:46Ruteng ya, utara Ruteng atau utara Labuan Bajo itu, dan sampai saat ini juga kita terus pantau pada hari ke
05:54-5 ini,
05:55ini ke-5, ke-6 ya, ini gempa-nya terus di wilayah barat, utapanya di Ruteng,
06:00dan ini yang di sebelah timur sebenarnya sudah mulai sedikit ya gempa-gema susulannya,
06:05yang di utara Wikeo itu, ini yang banyak sekarang di daerah Ruteng,
06:10makanya satu-dua hari ini.
06:11Jadi untuk Momere Sika itu sudah tidak terjadi ya?
06:13Momere Sika sudah bikin?
06:16Sudah kecil, jadi aktivitas gempa-nya sudah mulai menurun,
06:20yang di utara Sika, utara Nakekeo ya,
06:24jadi ini sekarang yang banyak aktivitasnya gempa di daerah utara Ruteng atau di Manggarai,
06:29yaitu tepatnya di daerah Manggarai.
06:31Nah, tapi titik-titik kritisnya di mana Pak Wijayanto?
06:33Titik yang harus diwaspadai nih, titik kritisnya.
06:36Ya, tentunya ini kan satu segmen ya,
06:40jadi ini adalah segmen Bekaktras di wilayah utara Flores ini,
06:44yang rilis untuk saat ini adalah segmen Nusa Tenggara bagian barat gitu ya,
06:52Nusa Tenggara barat.
06:53Jadi ini adalah satu segmen, satu rangkaian,
06:56jadi mulai dari utara Nakekeo sampai utara Labuan Bajo atau utara Manggarai ini juga masih terus kita waspadai,
07:04tapi tentunya ini kan masih kita monitor terus mas ya,
07:07ini masih data sementara,
07:08nanti terus akan kita update data perkembangan terkininya.
07:12Oke, dengan kondisi seperti ini,
07:14rekomendasi atau dari BMKG,
07:17antisipasi kepada warga yang wilayahnya rawan gempa segmen tadi,
07:21seperti apa Pak?
07:23Ya, tentunya ini gempa susulan masih terus berlangsung ya,
07:26apalagi ini masih ada gempa-gempa yang signifikan,
07:29dalam artian ini kempanya kan gempa dagal,
07:31gempa sebagian juga ada gempa di daerah juga,
07:34di dekat dengan pemikiman di gempa darat,
07:36kalau manitutnya di atas lima tentunya ini yang bisa berdampak,
07:41menimbulkan kerusakan gitu ya,
07:43jadi kami mengimbau kepada warga untuk tetap siaga dan waspada,
07:48jadi jangan sampai nanti seperti tadi kasus gempa yang tadi pagi,
07:51masih ada gempa di atas 5,5 ya,
07:54yang tadi 5,7,
07:55itu bisa menyebabkan rumah yang sudah rusak bisa tambah rusak,
08:02terus jadi dimuat untuk tidak dihuni dulu rumah-rumah yang rusak ya,
08:05tidak usah dimasukin dulu,
08:07nanti tentunya juga yang tinggal di wilayah-wilayah perbukitan ya,
08:13yang di samping-sampingnya ada perbukitan itu waspada,
08:16karena tadi juga sempat terjadi longsor juga,
08:18akibat gempa 5,7 ini gempa susulan juga,
08:21dan juga nanti tetap pas pada,
08:24tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah maupun dari pihak berwenang,
08:28tentunya nanti BMPG akan selalu menyediakan data yang terupdate terkini,
08:32sesuai dengan kebutuhan nanti.
08:35Kalau untuk ancaman atau potensi tsunami,
08:37sudah dipastikan tidak akan terjadi lagi atau bagaimana Pak?
08:41Ya, jadi untuk tsunami ya,
08:43ini kemarin sudah rilis gempa 5,7,
08:457,7 ini sudah rilis energi tsunami-nya,
08:48sudah kita akhiri beringatan dini,
08:50tapi tentunya kita akan terus pantau,
08:51dalam artian kalau ini gempa susulan,
08:53untuk potensi tsunami-nya sangat kecil ya,
08:56namun demikian kita tidak bisa memastikan
08:58apakah nanti ada tsunami atau tidak,
09:00tapi misalkan ada pun,
09:02BMPG sudah sangat siap,
09:03jadi BMPG kan sudah bisa memberikan beringatan dini kurang dari 3 menit ya,
09:07jadi nanti misalkan ada kejadian tsunami di wilayah Flores,
09:15tentunya nanti sebelum tsunami datang,
09:17BMPG sudah bisa memberikan informasi
09:19supaya masyarakat bisa melakukan evakuasi,
09:21tapi dari data, dari histori,
09:24itu tidak ada gempa utama yang
09:27susulannya lebih besar daripada gempa utama ya,
09:29jadi bisa kita pastikan juga nanti tidak akan terjadi tsunami
09:32akibat gempa yang di segmen ini tadi,
09:34segmen di Indonesia Tenggara bagian Barat ini.
09:37Baik, terima kasih untuk informasinya hasil monitoring gempa yang terjadi di NTT,
09:42Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto.
Komentar

Dianjurkan