Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Anggota Komisi V Minta Pejabat Anak Buah Prabowo Ini Untuk Mundur: Tolong Ada Budaya Malu!

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Yasti Soepredjo Mokoagow, menyoroti maraknya kecelakaan kapal yang terjadi setiap 2–3 hari sejak awal tahun.

Dalam rapat kerja di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/8), ia menilai pemerintah gagal menjalankan fungsi pengawasan dan mendesak Menteri Perhubungan mencopot Dirjen Perhubungan Laut.

”Seharusnya Bapak yang bertanggung jawab penuh. Bapak harus ada budaya malu,” ujarnya.

Selengkapnya dalam video di atas.

#mundur #dirjenperhubunganlaut

Creative/Video Editor: Lia/Rizal
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kapal-kapal yang berlayar, baik itu ke Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihek, dan Talaut,
00:09itu kapasitasnya ada 350, tapi muatnya sampai 800.
00:15Ini yang menyebabkan kapal-kapal itu terbakar, karena mesin dipaksa untuk bekerja melebihi kapasitas yang sudah ditentukan.
00:30Kesalahannya dari mana? KSOP.
00:33Harusnya KSOP tidak mengeluarkan izin berlayar apabila jumlah penumpangnya melebihi kapasitas.
00:44Tetapi ini tidak dilakukan.
00:50Ada apa kalau saya menduga bahwa ini ada permainan, ada hengki-pengki,
00:58ya, karena bertahun-tahun seperti itu, Pak.
01:06Dan kejadian ini tidak hanya di Provinsi Sulawesi Utara, tetapi menyeluruh di seluruh Indonesia.
01:16Pak Dirjen, saya mohon maaf.
01:19Seharusnya Bapak yang bertanggung jawab penuh.
01:22Bapak harus ada budaya malu.
01:26Sebagai Dirjen, Pak, sudah 600 kejadian kurun Januari sampai Agustus.
01:31Harusnya Bapak mundur sebagai Dirjen Perhubungan Laut.
01:34Karena Bapak tidak mampu mengelola.
01:37Tidak mampu memberikan reward and punishment kepada belahan Bapak.
01:47Kalau Bapak tidak mundur, Pak, Menteri harus mundurkan.
01:50Harus berhentikan.
01:52Kita mau tunggu berapa banyak lagi nyawa manusia, Pak,
01:57yang harus mati sia-sia akibat kelalaian kita.
02:07Coba Bapak lihat, rekomendasi KMKT.
02:11Berulang kali KMKT mengeluarkan rekomendasi
02:15tidak pernah dilaksanakan oleh Dirjen Laut.
02:19Terbukti, setiap kejadian itu-itu temuannya.
02:27Di Korea, Pak, cuma satu kejadian saja.
02:31Perdana Menterinya mundur.
02:37Di Indonesia, kurun waktu 8 bulan,
02:43600 kejadian meninggalnya 230-an.
02:49Belum yang hilang dan lain sebagainya.
02:52Tidak ada yang bertanggung jawab.
02:54Dirjen Laut tenang-tenang saja.
02:58Tidak ada.
02:58Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan