00:00Belah api, jangan terbaik, jangan terbaik, jangan terbaik.
00:30Belah api, jangan terbaik, jangan terbaik, jangan terbaik, jangan terbaik.
01:00Betul itu, tiap hari kita lihat di media-media itu, fotokan akan raksasa di demokrasi, dia mau tahu lalu atau
01:08dia mau lima tahun lalu.
01:10Nah itu yang melakukan masyarakat, tapi menurutkan pedang silapkan, tapi padahal jangan terbaik.
01:20Video itu saya nyatakan tidak benar.
01:23Tidak ada di wilayah Indonesia, di tanah air kita, ada hoax-hoax yang seperti itu.
01:29Mungkin itu terdiri pada masa lalu.
01:31Pada saat sekarang ini ke depan tidak ada.
01:34Kami sudah bekerja bersungguh-sungguh dengan tenaga yang kuat dan keras kami bersama-sama.
01:42Dengan Pak Penlima, Pak Kapolri, Pak Kabin selalu memberikan pencipa informasi itu, itu sama sekali tidak ada.
01:50Sama sekali tidak kita temukan itu.
01:54Akunnya, akun siapa ini?
01:55Ada akunnya mas, kami akan temukan itu.
01:57Maka tadi saya katakan, kalau misalnya terjadi bahwa itu ada edikasi dan bisa membunuhi ketentuan dia pelanggaran tindak pidana, kami
02:07akan lakukan itu.
02:08Dan kami akan melakukan tindakan secara tegas.
02:12Aksi unjuk rasa tidak ada larangannya.
02:15Ya tidak ada.
02:16Menyampaikan unjuk rasa adalah penyampaian pendapat dari masyarakat.
02:20Tidak ada satupun yang melarang untuk itu.
02:23Yang dilarang dan tidak diharapkan adalah salah satu tindakan-tindakan anarkis.
02:29Kalau misalnya unjuk rasa dengan tertib, menyampaikan kritikan, boleh-boleh saja.
02:36Bahkan berdua kali Presiden mengatakan, kritikan itu perlu.
02:42Dan kami meyakini, kritikan-kritikan semacam itu sangat menyegarkan buat kami.
02:47Sangat menyegarkan.
02:49Kalau sebab itu silahkan unjuk rasa, tidak masalah.
02:52Selama, tadi ya, tidak mengganggu kepentingan rakyat, masyarakat luas.
02:57Selama dilakukan dengan tertib, tidak melakukan perusakan,
03:02tidak apalagi sampai dengan pembakaran seperti masa-masa lalu.
03:05Ya, ada kantor pemerintahan sempat terbakar atau dibakar.
03:10Itu sudah tidak ada toleransi buat kami.
03:12Kedepan tidak mungkin akan terjadi.
03:14Kami akan melakukan itu secara tegas.
03:16Mas Budi, dari sisi kepolisian, Polda Metro Jaya,
03:19pastikan tentu menangkap ya.
03:21Ada sinyal seperti ini, menangkap kekhawatiran.
03:24Dan tugas utama dari kepolisian adalah mengayomi masyarakat.
03:27Untuk memastikan bahwa tidak boleh ini ketakutan untuk berlangsung lama.
03:31Apa kira-kira yang sudah disiapkan?
03:33Atau apa yang sudah berjalan, antisipasi bahwa satu,
03:36pasti kita sepakat tidak boleh ada kerusuhan di bulan apapun.
03:41Ya, setuju, Mas Yogi.
03:43Kalau kita melihat dari perspektif kepolisian,
03:46pemasangan pagar ini merupakan kebijakan dari pengelola masing-masing pusat perbelanjaan.
03:52Kalau kita bisa melihat dari pertimbangan tentang bagaimana penataan kawasan,
03:59dari sisi peningkatan keamanan fasilitas, kenyamanan bagi pengunjung maupun secara estetika.
04:05Jadi ini dengan pemasangan pagar-pagar itu tidak dikaitkan menjadi suatu unsur ataupun suatu ukuran
04:14bahwa kondisi Jakarta dalam kondisi tidak aman.
04:17Karena sangat jauh korelasinya.
04:19Nah, kita melihat, kami pernah menyampaikan bahwa kondisi Jakarta DKI ini dalam kondisi aman.
04:26Tolak ukurnya bisa kami buktikan.
04:28Dengan melihat bahwa kegiatan-kegiatan pendidikan berjalan dengan baik.
04:32Kegiatan-kegiatan ibadah juga berjalan dengan baik.
04:36Kegiatan pusat perbelanjaan juga berjalan dengan baik.
04:39Dan ini terlihat kegiatan intensitas kerutinan itu juga berjalan dengan baik.
04:45Kita melihat bahwa jalanan intensitas mobilitas terhadap juga terjadi kepadatan di beberapa tempat.
04:50Kita melihat lagi bahwa minggu kemarin beberapa kegiatan, 47 kegiatan masyarakat di hari Sabtu,
04:57ada pertandingan bola internasional dan bahkan,
04:59ini menjadi suatu tolak ukur juga dengan kehadiran Perdana Menteri Thailand ke Indonesia, khususnya ke Jakarta.
05:06Ini menjadi tolak ukur bahwa Jakarta itu masih dalam kondisi aman.
05:10Nah, kita melihat juga Polda Metro Jaya, kondisi aman itu tidak bekerja sendiri Mas Yogi.
05:16Ada Kodam Jaya, ada di sini juga pelibatan pemerintah Provinsi DKI dalam menciptakan rasa aman dan nyaman pada masyarakat,
05:26karena ini merupakan suatu kebutuhan bersama dalam rasa aman dan nyaman tersebut.
05:32Melakukan deteksi dini, makanya dengan ada preventive strike.
05:36Preventive strike yang sudah berjalan ini dari kepemimpinan Kapolda Metro Jaya, Komjen ASEP,
05:41ada juga preemptive education.
05:44Jadi kita melihat bagaimana mendeteksi dini.
05:47Polisi itu berkembang di dalam zaman saat sekarang.
05:50Jadi bukan hanya setelah kejadian baru dilakukan penangkapan,
05:54tetapi bagaimana upaya kepolisian khususnya Kapolda Metro Jaya melakukan pencegahan di awal
05:59dengan menghitung manajemen risiko.
06:03Jadi kalau Prov tidak melihat, siapa sebetulnya yang bermain di situasi seperti ini
06:11dan melemparkan informasi, apakah tidak mungkin ya pengusaha-pengusaha mall itu atas inisiatif pribadi,
06:17tapi kok bisa serempak? Pastikan ada semacam apa yang memang menebar ketakutan,
06:22apalagi sekarang di era komunikasi seperti ini, atau ada bocoran yang nyampe ke mereka.
06:26Ini kombinasi dari berbagai faktor ya, berbagai elemen.
06:30Jadi kita tidak bisa menuduh satu kelompok buruh atau apa,
06:36atau kelompok politik, simpul-simpulnya.
06:39Simpul-simpulnya diperlakukan seperti apapun, di Soto misalnya.
06:44Di Soto itu apa? Di Soto itu apa?
06:45Di Soto itu dibawain Soto.
06:47Oh dibawain Soto.
06:48Soto pakai rantang.
06:51Oh oke oke.
06:52Di Soto supaya diam, supaya nggak demo.
06:55Oke.
06:55Itu bisa mereduksi, mengurangi derajat tekanannya.
07:01Tetapi tidak bisa menghilangkan sama sekali,
07:03karena alasan-alasan sumbernya itu tidak berhenti setiap hari.
07:09Apa itu?
07:10Satu, kondisi ekonomi yang sulit gitu ya.
07:15Dua, ini yang agak parah sebetulnya.
07:17Para politisi, pejabat ngomong seenaknya tidak ada empati sama sekali masyarakat.
07:26Iya, pertama saya ingin menyampaikan, sebenarnya tadi Prop sudah menyampaikan ada situasi keresahan,
07:34kita dalam situasi tidak baik gitu ya.
07:37Terjadinya sebuah krisis, dampak dari sebuah krisis itu adalah kemasyarakat yang mayoritas.
07:44Ya itu terjadinya kemerosotan atau kepercayaan publik terhadap para penguasa hari ini gitu ya.
07:49Kenapa? Berbagai macam regulasi, berbagai macam ruang-ruang demokrasi yang dipersempit gitu ya.
07:57Terus kemudian kita bisa lihat dalam beberapa tahun kebelakang
08:00tentang berbagai macam bagaimana pemerintah bersama DPR, wakil-wakil rakyat,
08:06melahirkan berbagai macam regulasi termasuk undang-undang yang justru bukan semakin terjadi perbaikan,
08:12justru ada adalah terjadi kemerosotan gitu ya.
08:16Tingkat persoan perlindungan, pencegahan, bahkan sampai penegakan hukum.
08:21Nah kalau dikatakan bahwa hari ini kita bisa lihat dalam dunia usaha maupun di dalam proses masyarakat,
08:29kesaharian hari ini adalah bagaimana semakin sulitnya masyarakat untuk memenuhi standar kebutuhan dasar mereka,
08:37dampak dari pendapatan yang semakin rendah gitu ya, harga-harga semakin mahal,
08:42kemudian kebijakan regulasi yang mau dikeluar tidak lagi melihat bagaimana perspektif menjadi untuk persoan.
08:49Anda mau bilang bahwa hibitan ekonomi itu sangat makin menguat,
08:52sementara tidak ada satupun solusi dalam bentuk kebijakan yang mungkin.
08:55Oh iya betul gitu, karena dari berbagai macam kebijakan yang hari ini kita juga sudah sampaikan,
09:00tadi prop juga menyampaikan bagaimana empati para pejabat negara, wakil-wakil rakyat,
09:05justru kemudian tidak lagi bicara bagaimana solusi dari persoan rakyat gitu ya,
09:11tapi justru kemudian sangat tendensi menyampaikan bahwa seolah-olah masyarakat ini tidak menjadi bagian penting.
09:19Siang tadi jajaran Menko Polka melengkap dengan Kapolri, dengan Panglima,
09:24menyampaikan dan merespon isu yang hari ini sedang kita bahas di meja ini.
09:28Kalau Anda melihat, justru dengan respon dari Menko Polkam dengan jajarannya itu,
09:36tentu tujuannya adalah untuk menenangkan, merespon ya,
09:40tapi dalam situasi yang komunikasi yang dari berbagai sudut arah muncul,
09:45terus apa bukan justru, oh ternyata benar ya, karena direspon oleh pemerintah.
09:50Sebagai orang yang berpengalaman melihat, karena aksi ini kan pasti dalam perencanaan,
09:57tidak mungkin ujuk-ujuk, jangan-jangan ini sudah ketangkap di potensi ancaman keamanannya.
10:02Ya, jadi ada yang ke-orchestrated istilahnya, tapi ada yang fellow traveler.
10:11Nah, dalam suatu peristiwa kerusuhan itu, yang paling rentan itu fellow traveler ini.
10:18Dia digebuki, ketembak, segala macam, tapi jangan salah,
10:22Nah, aparat juga terancam dalam situasi kaotik, gitu.
10:28Kenapa? Situasi kaos, rusuh, aparat, saya lihat berapa banyak rekaman video polisi digebuki oleh demonstran.
10:38Nah, itu semacam sebetulnya, laporan-laporan intelijen itu kan,
10:48kalau tahap peristiwa itu, yang pertama itu pre, sebelum peristiwanya.
10:57Sebelum peristiwanya, itu diantisipasi dalam dua tahap.
11:00Satu penangkalan, yaitu pre-emption, penangkalan, setelah itu masuk tahap prevention, tahap pencegahan.
11:12Nah, tahap ini sudah terjadi pertarungan, tarik ulur antara tahap pre-emption ini, tahap penangkalan ini.
11:28Menko Polukam, sudah menangkap, dan menangkal, kemudian berusaha menangkal dengan statement dengan publik itu.
11:37Artinya, artinya bukan sekedar rumor dong, bahwa potensi akan rusuh itu sudah ada.
11:41Kalau potensi, bukan rumor.
11:42Bukan rumor, pasti memang selalu ada.
11:45Masalahnya, dilakukan mitigasi supaya tidak pecah.
11:50Nah, dan jumlah persiang tadi itu dibentuk bahwa negara hadir untuk mengantisipasi itu,
11:57dan fungsi-fungsi intelijen negara menangkap, akan ada itu.
12:01Tapi belum tentu, itu tidak otomatis, lalu bisa diatasi.
12:05Tergantung banyak faktor.
12:07Contoh nih, lingkungan sekitarnya, yang seperti saya bilang, sudah rusuh, tidak membuat tidak nyaman orang itu.
12:16Kan tidak bisa, Menko, statementnya Menko Poluk.
12:18Setelah perut itu kan rantai kering nih, tinggal ada yang nyiram gitu, situasi sekarang.
12:22Iya, ada yang nyiram.
12:24Yang nyiram itu yang dideteksi oleh Menko kan yang formal legalistik seperti itu.
12:33Organisasi ini, organisasi itu, organisasi ini.
12:36Selamat menikmati.
Komentar