Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - KPK meminta para pejabat ataupun penyelenggara negara tidak ragu melapor jika mendapatkan gratifikasi.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2026).

"Jadi kami berpesan, kalau penerima amplop, serahkanlah ke Direktorat Gratifikasi. Ya segera seperti itu, jadi nanti dinilai. Jangan berpikir bahwa diserahkan ke gratifikasi itu diambil alih, diambil, gitu ya, nggak," kata Asep (00:09).

Baca Juga Habiburokhman: Kasus Eks Jampidsus Termasuk Mega Korupsi, Bakal Disupervisi KPK di https://www.kompas.tv/nasional/680055/habiburokhman-kasus-eks-jampidsus-termasuk-mega-korupsi-bakal-disupervisi-kpk



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/680057/kpk-ingatkan-pejabat-lapor-saat-terima-amplop-jangan-pikir-akan-diambil
Transkrip
00:00Itu kayaknya nih ada sedikit nih buat Mas Wahyu tadi, apa namanya pesan dibalik amplop itu, jadi kami berpesan kalau
00:12penerima amplop serahkanlah ke Direktorat Gratifikasi, ya segera seperti itu.
00:18Jadi nanti dinilai, jangan berpikir bahwa diserahkan ke Gratifikasi itu diambil alih, diambil itu, enggak. Kalau itu memang dari Direktorat
00:27Gratifikasi menyatakan itu tidak masuk konteks Gratifikasi, itu akan dikembalikan, itu yang melaporkan, dan seperti itu. Jadi segera serahkan kepada
00:40Direktorat Gratifikasi.
00:41Kemudian yang tadi kekhawatiran Mas Wahyu, ini istrinya dulu, istri residivis gitu ya. Nah kita berbaik sangka saja bahwa ini
00:52persen itu beda, beda orang gitu ya.
00:55Semoga saja enggak begitu, dan semoga nonton sekarang nih, ini kan juga istrinya kan, seperti itu yang di suku Harjo
01:05ini.
01:06Nah jadi, kenapa dilakukan penindakan sama kita, kan pasti ada nanya, kenapa sih KPK itu melakukan OTT-OTT terus.
01:14Nah ini, seperti ini-seperti ini kan, kalau mungkin nonton ya, jadi ada filosofi, itu lagi filosofi, gitu kan.
01:23Nah, itu kan, pertahanan terbaik itu adalah menyerang, walaupun sudah pulang dok rajinnya.
01:35Gitu kan, iya.
01:38Pertahanan terus ya, KP Nasio.
01:41Nah itu, bentar dulu nih, pertahanan terbaik adalah menyerang.
01:45Nah, itu berarti, apa, pencegahan terbaik itu adalah dengan penindakan, gitu, supaya mereka gentar dan jerak tidak melakukan itu.
01:55Semoga nonton, gitu ya, Mas Wahyu, ya.
01:59Baik, terima kasih Pak Deputi.
02:02Terima kasih Pak Direktur dan juga kawan-kawan jurnalis yang terus setia,
02:07membersamai dan mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi.
02:10Kami cukupkan untuk kegiatan konferensi pers terkait dengan kegiatan penyelidikan tertutup yang KPK lakukan di wilayah Kabupaten Sukoharjo
02:20dan juga beberapa update penanganan perkara KPK yang sedang berjalan.
02:26Terima kasih.
02:27Wabilahi Taufiq Walidaya.
02:28Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:31Selamat siang.
02:31Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan