Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
CIREBON, KOMPAS.TV - Seorang anak perempuan dari keluarga kurang mampu di pinggiran Kota Cirebon, Jawa Barat berusaha melawan nasib.

Ia yang terlahir di keluarga pemulung, semangat bersekolah di antara banyak anak seusianya putus sekolah untuk bekerja.

Beginilah salah satu kegiatan Rosa, siswi kelas 7 SMP Kota Cirebon.

Di pagi hari, ia memilah tumpukan sampah yang telah dikumpulkan nenek dan paman di halaman depan rumahnya untuk dijual ke pengepul.

Uang Rp30 hingga Rp40 ribu per hari hasil penjualan sampah plastik digunakan untuk membeli beras, lauk paukserta kebutuhan lainnya untuk satu keluarga.

Tanpa kehadiran ayah, Rosa juga menanggung tugas rumah tangga hingga menyiapkan makan dan menyuapi ibunya yang sakit.

Kesulitan hidup tak membuat keluarga besar Rosa menyerah.

Yahya, paman Rosa, salah satu orang yang menanggung hidup keponakannya itu, berharap Rosa bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin agar bisa mengangkat martabat keluarga.

Rosa berusaha membuktikan harapan keluarga. Rosa bahkan menjadi motor penggerak bagi teman-teman seangkatannya di Kelurahan Argasunya untuk bersekolah.

Kesulitan ekonomi tak menjadi penghalang generasi muda untuk mengenyam pendidikan.

Dukungan orang-orang di sekitar turut menjadi pemacu semangat anak didik untuk meraih cita-cita, mengangkat perekonomian keluarga.

Baca Juga Skema Sekolah Swasta Gratis Dedi Mulyadi Diprotes, Ini Alasannya di https://www.kompas.tv/nasional/676671/skema-sekolah-swasta-gratis-dedi-mulyadi-diprotes-ini-alasannya

#sekolah #putussekolah #pemulung

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/676909/kisah-rosa-anak-pemulung-di-cirebon-yang-tetap-semangat-sekolah-di-tengah-keterbatasan-berut
Transkrip
00:00Berikutnya saudara seorang anak perempuan dari keluarga kurang mampu di pinggiran kota Cirebon, Jawa Barat berusaha melawan nasib.
00:07Ia yang terlahir di keluarga pemulung, semangat bersekolah di antara banyak anak seusianya putus sekolah untuk bekerja.
00:18Beginilah salah satu kegiatan ROSA, siswi kelas 7 SMP kota Cirebon.
00:23Di pagi hari ia memilah tumpukan sampah yang telah dikumpulkan nenek dan paman di halaman depan rumahnya untuk dijual ke
00:31pengepul.
00:33Uang 30 hingga 40 ribu rupiah per hari, hasil penjualan sampah plastik digunakan untuk membeli beras, lau pauk, serta kebutuhan
00:42lainnya untuk satu keluarga.
00:44Tanpa kehadiran ayah, ROSA juga menanggung tugas rumah tangga hingga menyiapkan makan dan menyuapi ibunya yang sakit.
00:55Kesulitan hidup tak membuat keluarga besar ROSA menyerah.
00:58Yahya, paman ROSA, salah satu orang yang menanggung hidup keponakannya itu, berharap ROSA bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin agar bisa
01:07mengangkat derajat keluarga.
01:10Ya istilahnya harus sukses lah intinya sih, ya harus orang yang udah mengangkat orang tua lah derajatnya gitu.
01:18Saya mah istilahnya cuma bisa mendukung aja lah dari paman-pamannya buat mendorong bisa sukses gitu ROSA.
01:28Waalaikumsalam, orang tua lahir.
01:30ROSA berusaha membuktikan harapan keluarga.
01:34ROSA bahkan menjadi motor penggerak bagi teman-teman seangkatannya di Kelurahan Arga Sunya untuk bersekolah.
01:56Kesulitan ekonomi tak menjadi penghalang generasi muda untuk mengenyam pendidikan.
02:02Dukungan orang-orang di sekitar turut menjadi pemacu semangat anak didik untuk meraih cita-cita mengangkat perekonomian keluarga.
Komentar

Dianjurkan