00:00Kemarau panjang membuat petani cabai di Blora, Jawa Tengah gagal panen.
00:04Petani pun rugi hingga jutaan rupiah.
00:07Sementara di Bantul, Yogyakarta, taraman lombok milik petani yang banyak, yang rusak, bahkan mati.
00:30Petani cabai di Kabupaten Blora hanya bisa pasrah menghadapi musim kemarau tahun ini.
00:36Kemarau panjang membuat mereka gagal panen.
00:39Tanaman cabai mereka rusak dan tidak bisa berbuah dengan baik karena kurangnya pasokan air.
00:44Bahkan beberapa tanaman terpaksa dicabut lantaran sudah mulai mengering.
00:48Akibat kekeringan ini, petani mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
00:52Agar tidak mengalami kerugian semakin besar, petani berinisiatif menanam jagung di samping tanaman cabai yang mengering.
01:00Taman cabai ini sekarang ini gagal panen, Pak.
01:04Karena hujannya enggak ada.
01:06Tadi ini kering, belum sempat panen.
01:08Panen itu enggak berjanji, itu enggak maksimal, Pak.
01:12Enggak maksimal, Pak.
01:13Sebetulnya sudah panen, tapi enggak bisa bagus.
01:17Terus ini gimana, Pak, cabainya, Pak?
01:19Ini dengan biarkan atau gimana?
01:20Ya, dibiarkan. Enggak bisa, ini dionggung airnya enggak ada.
01:23Kalau airnya ada, bisa disorot, enggak airnya enggak ada.
01:26Berarti ini dibiarkan mati juga, Pak?
01:28Iya, dibiarkan mati.
01:30Sebulan terakhir, sumur pertanian di Selopa Mioro Bantul, Yogyakarta banyak yang kering.
01:35Di musim penghujan, sumur ini penuh dengan air.
01:38Namun sejak musim kemarau, air sumur terus menyusut bahkan kering.
01:43Agar lahan pertanian bisa terus mendapat pasukan air,
01:46para petani harus menyedot air dari sejumlah mata air di lereng perbukitan.
01:51Itu benar-benar kekurangan air yang di pocahan sana.
01:55Sudah pernah dropping air, Bu?
01:56Belum ada ini, selama musim kemarau belum ada bantuan air sudah masuk.
02:02Ya, kesulitannya itu cuma paling enggak.
02:06Seperti 4 jam atau setengah jam udah habis.
02:09Udah enggak bisa ini lagi air.
02:12Udah enggak bisa, kita udah enggak bisa ngambil ini.
02:16Kan udah enggak bisa nyedot lagi.
02:18Ya, pakai sumur, tapi sumurnya udah enggak banyak lagi.
02:22Udah hari disedot, udah berkurang.
02:25Dengan kondisi seperti ini, apakah panenan terganggu?
02:29Iya, terganggu.
02:31Ini pertumbuhan tidak stabil.
02:33Cuma pendek-pendek enggak seperti biasa kalau banyak air.
02:36Tidak ada, banyak kan yang keriting.
02:40Rusak gitu ya?
02:41Iya, rusak.
02:43Enggak subur.
02:45Warga berharap, pemerintah setempat bisa memberikan bantuan air
02:49karena tanaman lombok yang menjadi sumber penghasilannya.
02:52Kini banyak yang rusak, bahkan mati.
02:55Tim Liputan Kompas TV
03:03Lebih lengkap soal dampak kekeringan di Bantul, Yogyakarta,
03:06kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV, Michael Aryawan.
03:10Selamat siang, Michael.
03:11Apakah sudah ada bantuan dan solusi untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di sana?
03:17Ya, selamat siang, Imron.
03:19Hingga saat ini, kami melaporkan untuk Anda dan saudara
03:23bantuan atau dropping air bersih di Desa Selopamioro,
03:32Jamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta,
03:35belum juga pernah dilakukan oleh pemerintah setempat.
03:38Namun kami memang sempat bertanya-tanya kepada warga
03:41kenapa hal itu tidak atau jarang sekali mereka mendapatkan bantuan air.
03:48Padahal, kemarau, kekeringan yang bertahun-tahun di tempat ini sudah menjadi langganan.
03:56Nah, beberapa warga menyebutkan mereka pesimis mendapatkan bantuan air
04:01karena di tempat ini sejatinya masih ada sumber air.
04:07Satu hingga dua sumber air masih ada.
04:10Namun debitnya terus menyusut.
04:14Dengan pertimbangan masih ada sumber air itulah,
04:16maka pemerintah Kabupaten Bantul tidak memprioritaskan daerah ini
04:20untuk menjadi wilayah dropping air.
04:24Namun faktanya di lapangan,
04:26masyarakat benar-benar terkendala dengan air bersih.
04:30Karena walaupun masih ada sumber air di tempat ini,
04:33namun debitnya sangat kecil dan itu digunakan oleh ratusan kepala keluarga.
04:38Sehingga akhirnya mereka harus menyedot menggunakan selang
04:43dan itu pun ada jam-jam tertentunya.
04:46Karena ketika misalnya di subuh hari mereka menyedot sumber air yang berada di belakang saya ini,
04:53maka paling lama satu jam airnya sudah menyusut.
04:57Sehingga kemudian antara jam 6 pagi hingga jam 12 siang,
05:02maka keluarga harus berhemat air.
05:05Nah, nanti di jam 12 siang mereka akan kembali melakukan penyedotan bersama-sama.
05:11Karena di saat itulah debit air sudah mulai naik dan bisa disedot kembali.
05:16Namun hal itu juga pasti hanya berlaku satu jam atau dua jam,
05:21sehingga akhirnya airnya surut.
05:23Nah, terkait dengan hal itulah,
05:25maka mereka berharap pemerintah Kabupaten Bantul bisa melihat fakta ini.
05:29Kemudian imbas dari kekeringan di daerah ini juga banyak petani yang mengeluhkan mereka
05:36kesulitan untuk mengairi lahannya dan hingga akhirnya mereka menanam tanaman yang kira-kira kuat
05:45dengan musim kering seperti tembaka ataupun lombok.
05:49Namun kenyataannya itu pun juga akhirnya banyak yang mati.
05:53Demikian Imron.
05:53Baik, hingga saat ini kekiringan di desa Selopamyoro Imogiri Bantul, Yogyakarta masih terus terjadi.
05:59Warga berharap bantuan air bersih diberikan oleh pemerintah setempat.
06:04Terima kasih atas laporan Anda, jurnalis Kompas TV Michael Aryawan dari Bantul, Yogyakarta.
Komentar