00:00Oke, kalau kemudian ini saya juga tertarik dengan pernyataan Anda bahwa ini menguatkan sinergitas antara lembaga penegak hukum
00:05dan dari konferensi pers tadi sore juga ditegaskan lagi oleh teman-teman dari Komisi 3
00:09Anda melihat awalnya kasus ini kemudian muncul ke publik, ada kesan bahwa ada upaya ego sektoral di sini
00:15ada ego dari lembaga penegak hukum masing-masing dalam penanganan kasus ini Pak Sugiat?
00:20Ya saya tidak ingin membahas yang sudah berlalu ya, tapi kita...
00:23Tapi kesan itu ada?
00:23Saya ingin fokus ke depan saja, bahwa setelah katakanlah Jaksa Agung Muda Tindak Pindana Khusus itu sudah mengundurkan diri
00:33dan hari ini sudah ditersanggakan, saya pikir ada semangat bersama dari setiap institusi penegak hukum
00:39apakah kepolisian maupun kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini setuntas-tuntasnya
00:43Pertama ini menjadi atensi presidennya, kedua ini juga sudah menjadi atensi publik
00:47Pasti publik akan melakukan mekanisme pengawasan
00:50Apalagi kemarin DPR juga sudah hadir ketika konferensi pers
00:54dan komisi tiga juga sudah membentuk tim pengawas
00:57agar kasus ini benar-benar diusuk-tuntas setuntas-tuntasnya
01:00Bong Ferry, Anda melihat awalnya juga seperti itu?
01:03Apakah ada kesan ego sektoral di awal?
01:04Makanya kemudian penegasan sinergitas itu terlihat sekarang ini?
01:09Saya tidak melihat soal ego sektoralnya, saya melihat kekacauan konstitusionalnya
01:14Bahwa ada institusi tertentu yang harus jauh dari urusan sipil masuk ke dalam penanganan kasus ini
01:24dan itu bagi saya aneh betul, begitu ya
01:26dan presiden hanya menggunakan istilah introspeksi diri masing-masing
01:32Harusnya presiden dengan lebih tegas menyampaikan soal
01:36harus menegakkan konstitusi
01:38segala institusi yang melanggar konstitusi harus menerima perbaikan
01:45Jadi harus tegas bahwa presiden sudah menyatakan pemberantasan korupsi harus serius
01:50dan ini bagian, kalau itu bagian dari ini
01:53presiden harus memastikan tidak ada ruang dari institusi yang bukan penegak hukum
01:59kemudian untuk ikut campur
02:01dan kita bisa lihat bahwa keributan ini adalah keributan dari sebelumnya juga
02:06bahwa kejaksaan tidak dilindungi oleh militer
02:10dan polisi ingin memastikan perkara ditangani
02:14ini ada berkelindan
02:16kita tidak bilang bahwa kepolisian sudah baik
02:19tetapi kita melihat ada upaya
02:21untuk kemudian menyelesaikan kasus-kasus tertentu
02:25dan anehnya ada militer
02:27kedua, presiden belum menjelaskan kepada publik
02:32kenapa ada militer dalam penjagaan rumah seorang jaksa
02:36bukankah itu pelanggaran konstitusi serius
02:38sebagai seorang pemimpin
02:41seluruh institusi itu, beliau adalah komandonya
02:44di bawah beliau
02:46maka harusnya ada ketegasan sikap
02:49bahwa ini tidak boleh berulang
02:51tidak boleh militer masuk ke ruang sipil
02:54militer tidak digunakan sebagai alat negara
02:57untuk kepentingan koruptor
02:59sehingga militer harus betul-betul dilakukan
03:02ekolosi serius untuk itu
03:03dan bagi saya itu sangat penting
03:06untuk menegaskan pilihan presiden
03:08dalam kasus-kasus seperti ini
03:10karena sudah disinggung pernyataan presiden
03:11bagaimana Pak Sugiet merespon pandangan dari Bung Ferry ini?
03:14ada yang tepat atau ada yang keliru?
03:15saya pikir kita mencerna apa yang disampaikan presiden
03:20tidak hanya sepenggal-sepenggal
03:21bahkan kita kalau katakanlah mengingat kembali
03:24apa yang menjadi pidatu presiden ketika dilantik
03:27begitu juga dengan asal citranya
03:28begitu juga setiap beliau rapat apakah di DPR maupun di kabinet
03:32beliau sudah mewanti-wanti bahwa
03:33pada pemerintahan Prabowo Subianto
03:35jangan ada lagi yang bermain-main
03:37siapapun itu, pejabat manapun itu
03:39kalau masih bermain-main akan disikat
03:41dan memang selama dua tahun
03:42pemerintahan Pak Prabowo itu kan dibuktikan
03:44misalnya bagaimana pemerintahan Pak Prabowo tegas
03:46terhadap oligarki-oligarki yang menguasai
03:49begitu banyak katakanlahan perkebunan
03:50tambang dan sebagainya
03:52kan disikat semua
03:53belum lagi misalnya kasus-kasus besar
03:54yang melibatkan pejabat negara
03:56yang mungkin dianggap publik dekat dengan presiden
03:58seperti kasus BGN
03:59juga disikat tanpa pandang bulu
04:01saya pikir itu menjadi komitmen yang sangat konkret
04:03dari presiden Prabowo terkait dengan
04:05penegakan pemberantasan korupsi
04:06yang kedua
04:07yang saya sekali lagi menyampaikan
04:10optimisme tadi
04:12apalah momentum dari kasus ini
04:13bahwa ada soliditas
04:15sinergisitas dan kolaborasi yang sangat kuat
04:18dari institusi penegak hukum
04:19itu kembali menjadi satu komando
04:21dibawah kepemimpinan presiden
04:22misalnya kejaksaan
04:23kepolisian
04:24bahkan kata-kata seperti yang disinggung oleh
04:27Bang Periam Sarita di TNI
04:28itu bagian dari satu komando
04:30dari pemerintahan Pak Prabowo
04:32pertama adalah menjaga stabilitas
04:33yang kedua adalah mendukung
04:35penegakan
04:35pemberantasan korupsi
04:36yang sudah dicanangkan oleh presiden Prabowo
04:38sejak beliau dilantik
04:39baik
04:39saya optimis
04:40kasus ini misalnya
04:41saya sangat optimis
04:42mungkin pada periode sebelumnya
04:45tidak akan mungkin
04:46misalnya seorang Jampisus
04:47menjadi bersangka
04:48tapi pada pemerintahan Pak Prabowo
04:49lah ini bisa terjadi
04:50ini menunjukkan bukti yang sangat kuat
04:52bahwa pemerintahan Pak Prabowo
04:54itu tidak akan mungkin
04:55membiarkan
04:55sekali lagi
04:57budaya korupsi
04:58tindak pidana korupsi
04:59itu masih bermain-main
05:00di Republik ini
05:01nah
05:01Bung Ferry
05:02kalau dengan kasus korupsi
05:04yang sebesar ini
05:05bahkan disebut oleh
05:06Ketua Komisi 3
05:07DPR ini mega korupsi
05:09ini akan ada tantangan
05:11nggak saat mendalami itu
05:12menelusuri ini
05:13sampai ke akar-akar
05:14apakah akan ada tantangan
05:15nuansa politik
05:16yang akan berkelindan di situ
05:17Bung Ferry
05:19kalau dilihat
05:20dari karut-marutnya
05:21institusi yang terlibat
05:23lepas dari kapitalisasi
05:25bahwa ini adalah
05:26langkah Pak Prabowo
05:27tapi
05:28jika kita mau
05:30dan berharap
05:31ini akan selesai
05:32mestinya memang Pak Prabowo
05:34harus membentuk
05:35upaya dan mekanisme
05:37khusus ya
05:37karena ini akan
05:38membongkar
05:39katakanlah mega korupsi
05:41yang melibatkan aparat
05:42bahkan institusi
05:43tertentu turun
05:44ada kesan
05:45bahwa ini
05:46upaya saling melindungi
05:48kalau bicara
05:49satu komando
05:50Bang Sugiat
05:52sebenarnya
05:52siapapun
05:54presidennya
05:54ya pasti
05:55dibawa presiden
05:56tapi bagaimana
05:57presiden
05:58mengomandoi
05:59institusi-institusi
06:01yang ada di bawahnya
06:02itu akan
06:03memperlihatkan
06:03seorang presiden
06:04yang baik atau tidak
06:05katakanlah presiden
06:07sudah memberikan
06:08tekanan
06:08tapi mekanisminya
06:09seperti apa
06:10misalnya
06:11kalau presiden
06:12mau bijaksana
06:14memastikan
06:15ada tim khusus
06:16agar
06:17penanganan
06:18kasus ini
06:19juga akan terlepas
06:20dari berbagai
06:21kepentingan
06:22institusi
06:22dan memastikan
06:23bahwa komando
06:24presiden
06:24betul-betul
06:26bicara
06:26pemberantasan korupsi
06:27bukan di ujung
06:29baru ngaku
06:29bahwa ini
06:30kerja-kerja
06:31presiden
06:32keinginan
06:33presiden
06:33padahal
06:34yang memilih
06:35dan menentukan
06:36mereka adalah
06:37presiden itu
06:37sendiri
06:38baik
06:39Pak Suget
06:39tangkapannya gimana Pak?
06:41ya saya pikir
06:42begini
06:43bahwa apa yang
06:44menjadi
06:44kasus ini kan
06:45sebetulnya kan
06:46sama seperti
06:47kasus-kasus besar lain
06:48kalau ini di pemerintahan
06:49sebelum-sebelumnya
06:50saya pikir
06:51ini tidak akan terjadi
06:52seorang jampisus
06:53misalnya tersangka
06:54bahkan ketika
06:55sebelum tersangka sendiri
06:56ini berkali-kali
06:57misalnya disampaikan
06:58oleh Mabes Polder
06:59ketika konfirmasi pers
07:00bahwa ini sejak awal
07:01menjadi atensi presiden
07:03saya pikir
07:03saya pikir
07:05kita serahkan
07:05kepada mekanisme hukum
07:06katakanlah
07:07hari ini
07:08berkasnya sudah
07:09dilimpahkan kepada
07:10Kejaksaan Agung
07:10kita kasih kesempatan
07:12kepada Kejaksaan Agung
07:13untuk menuntaskan
07:14kasus ini
07:14bukan hanya misalnya
07:15dalam konteks
07:16menersanggakan
07:17katakanlah
07:18Pebri Adrianza
07:19dan
07:19Doni Rito
07:20misalnya
07:21kalau ada misalnya
07:22pelaku-pelaku lain
07:23yang terlibat dalam kasus ini
07:24silahkan diungkap
07:25seungkap-ungkapnya
07:25kalau pun
07:26nanti ini kasusnya
07:27berlarut-larut
07:28ada mekanisme yang lain
07:29misalnya ada supervisi
07:30dari KPK
07:31tapi saya yakin dan percaya
07:32bahwa ketika
07:33kasus ini dilimpahkan
07:34Kejaksaan Agung
07:35akan bisa diuntuntaskan
07:36oleh pihak Kejaksaan Agung
07:37dengan setuntasnya
07:38apalagi ini sudah
07:39menjadi atensi presiden
07:40dan menjadi atensi publik
07:41mari kita lihat
07:42beberapa waktu ke depan
07:43apalagi ini kan
07:44sudah sangat cepat sebetulnya
07:45bahwa apa yang dilakukan oleh
07:47kita mengapresiasi
07:48Kortas Tipikor
07:49Mabes Polri
07:50bersama
07:51Polda Metro Jaya
07:52bekerja dengan sangat cepat
07:53untuk membongkar
07:54kasus ini
07:54kita juga mengapresiasi
07:56bagaimana
07:57Kejaksaan Agung
07:58bisa memberikan
07:59transparansi
07:59dalam kasus ini
08:00kita juga mengapresiasi
08:02misalnya Komisi 3
08:03DPR RI juga
08:04selalu melakukan
08:05mekanisme pengawasan
08:06dengan membentuk tim pengawasan
08:07saya pikir
08:08kasus ini akan menjadi
08:09momentum pelajaran
08:10berharga bagi kita
08:11terkait dengan
08:11pemberasalan korupsi
08:12di Indonesia
08:13oke
08:13Bu Ferry
08:14Pak Sugiat
08:15terima kasih banyak
08:16sudah mau berbagi pandangan
08:16bersama saya kali ini
08:17sehat selalu semuanya
08:18selamat malam
08:19terima kasih
08:20selamat malam
08:20sesaat lagi disampai Indonesia
08:22malam
08:23timnas Inggris
08:24menggelar latihan terakhir
08:26jelang melawan
08:27Norwegia
08:27di Miami
08:28Amerika Serikat
08:29latihan ini
08:30turut disaksikan
08:31mantan bintang Inggris
08:32David Beckham
08:33tetapi Kompas TV
Komentar