Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah sorotan terhadap pelatihan calon manajer Koperasi Merah Putih, Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia melihat langsung fasilitas barak tempat para peserta tinggal selama mengikuti pembekalan di Pusdikkes Puskesad Kramat Jati.

Salah satu peserta yang ditemui adalah Wahyuni Fitri, calon manajer Koperasi Merah Putih yang sedang hamil.

Karena kondisi kehamilannya, Wahyuni tidak menggunakan sepatu PDL seperti peserta lain.

Wahyuni juga menjelaskan bahwa sejak awal pelatihan, para pembina dan pelatih memberikan kesempatan kepada peserta hamil untuk menentukan sendiri apakah tetap ingin mengikuti kegiatan.

Ia mengaku memilih tetap mengikuti pelatihan karena merasa aktivitas yang diberikan masih sesuai dengan kondisinya.

Menanggapi polemik yang muncul setelah lima peserta SPPI meninggal dunia, Wahyuni menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Namun, ia menilai pelaksanaan pelatihan yang dijalaninya tidak sesuai dengan anggapan sebagian masyarakat.

Menurut Wahyuni, peserta yang merasa kondisi kesehatannya menurun sebaiknya segera melapor kepada pelatih maupun pembina.


Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/kJtf0NVIOJE



#kopdesmerahputih #militer #tni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679181/sedang-hamil-ini-cerita-peserta-bela-negara-pelatihan-koperasi-merah-putih-di-barak-dipo
Transkrip
00:00Al-Lele, Al-Lele kita tongkat, Al-Lele kita tongkat, masa-masa-masa
00:08Kenapa kok dilatih kemiliteran ya, tapi tidak bisa kita pungkiri bahwa di dalam kemiliteran itu ada nilai-nilai
00:14Jangan sampai nanti manajernya gak bisa melaksanakan tugasnya, gak bisa memimpin alap buahnya
00:28Untuk tempat tinggal Pak, bagi para calon manajer ini di mana Pak, lokasi ya Pak?
00:33Di sini, di salah satu barak namanya tempat Suprauni, gedung Suprauni ini
00:38Kita akan masuk sedara untuk melihat seperti apa ya, tempat tinggal dari calon manajer, operasi merah putih
00:44Oh ini banyak ya Pak ya, ada berapa ruangan Pak?
00:48Di satu ruangan, oh satu ruangan, oh memang pintunya dibagi-bagi, saya izin masuk boleh ya?
00:56Dan ini tempat tidurnya ya, tempat tidur, bertingkat ya Pak, dan ada lemarinya
01:05Tidak hanya Mbak Elsa yang tadi ya Pak ya, yang hamil, ada juga ibu hamil di sini dengan Mbak siapa?
01:12Wahyuni Fitri
01:13Kenapa Mbak Iu gak pakai sepatu BDF?
01:15Karena hamil kemarin saran dari dokter, karena kan sepatu BDF itu sifatnya berat, jadi juga nanti ketika berjalan hentakannya juga
01:24lumayan berat, jadi diizinkan oleh pakai sepatu KED
01:27Oh ini sepatu KED sebiasa ya?
01:29Ya, kalau tidak seperti yang lain, jadi dia tidak pakai sepatu BDF
01:32Oh oke, karena hamil ya Pak, oke, arti diperhatikan sampai sedetail itu ya?
01:36Iya
01:38Bahwa kita tahu Mbak sebelumnya juga ada beberapa peserta yang kemudian hamil dan mendasarkan informasi dari Kementerian Pertahanan sebenarnya dipulangkan,
01:47tidak diikutsertakan
01:49Mbak sendiri memilih untuk memang mengikuti kegiatan ini atau mungkin ada keinginan juga untuk dipulangkan atau seperti apa?
01:58Kalau dari awal kan para pembina dan pelatih juga menanyakan bagaimana kondisi kami, apakah kami masih merasa aman dan nyaman
02:08mengikuti hal seperti ini
02:10Itu tergantung keputusan kami lagi, karena kami merasa di Saktik Pusdikas ini kami sepertinya tidak ada terbebankan untuk melakukan kegiatan
02:23selama berada di Saktik ini
02:26Pelatihan untuk Salon Manajer Koperasi Merah Putih ini kan berlaku menjadi sorotan, apalagi ketika ada metode-metode seperti latihan fisik
02:33termasuk juga urgensi penggunaan militer dalam proses pelatihan ini
02:38Dan yang tidak kalah penting adalah ada lima rekan kita, calon manajer Koperasi Merah Putih juga yang meninggal dunia pada
02:46saat mengikuti pelatihan
02:47Tanggapan dari Mbak Ayu seperti apa? Melihat kondisi Mbak Ayu juga kan kondisi yang harus betul-betul mendapatkan pengawasan khusus
02:55Untuk terkait berita itu saya juga turut berduka cita atas hal yang menimpa rekan-rekan sejawat
03:02Namun disini saya ingin menyampaikan bahwa sebenarnya latihan yang diadakan untuk kami para siswa SPPI ini sebenarnya itu tidak semenyeramkan
03:12apa yang dipikirkan orang di luar sana
03:14Terkhusus untuk siswa-siswa SPPI jikalau merasa badannya kurang fit lebih baik menyampaikan kepada pelatih dan para pembina
03:24Pasti pelatih dan para pembina itu saya rasa di seluruh sadik itu mempunyai rasa perikemanusiaan
03:40Saya akan coba lihat ya saudara ya kondisi kamar ini secara sirukulasi udara juga cukup baik ya karena ada jendela
03:49persis di belakang ya
03:53Jadi tempat tidur termasuk juga ada AC
03:55Ini memang semua tempat tidurnya bertingkat ya karena ada 229 calon manajer kooperasi merah putih yang ikut pelatihan ini
04:07Artinya memang untuk efektivitas ruangan juga dipergunakan ya tempat tidur dua tingkat ini
04:23Saat ini sedang proses makan siang apa ya oke untuk pemilihan menunya pak saya pengen lihat pak menunya itu apakah
04:30sudah ditentukan sebelumnya atau seperti apa
04:31Jadi menu ini kita buat tiap hari berbeda baik itu makan siang pagi siang sore menunya berbeda dan semua sudah
04:42kita perhitungkan nilai gizinya sudah kita perhitungkan
04:45Dan ini juga Mbak Ayu ya Mbak Ayu yang dalam kondisi hamnya juga gimana Mbak makanannya cukup Mbak?
04:51Cukup cukup ya untuk sumber proteinnya dan lain-lain?
04:55Cukup cukup baik silahkan dimakan Mbak
05:05Pak Ilmi yang jadi sorotan juga usai ada 5 ya Pak ya 5 calon manajer kooperasi merah putih yang meninggal
05:12dunia adalah fasilitas kesehatan pak
05:15Yang kemudian dimiliki oleh satuan pendidikan TNI disini ada pak?
05:21Di pusdikas ini kami punya rumah sakit pendidikan jadi rumah sakit pendidikan pusdikas namanya
05:26Jadi apabila ada siswa yang perlu perawatan kesehatan tentu kami bersandarnya di rumah site ini
05:34Sejauh ini ada siswa atau calon manajer kooperasi merah putih pak yang mungkin membutuhkan fasilitas kesehatan?
05:39Ada kebetulan hari ini ada 2 orang yang sedang dirawat di rumah site ini
05:44Boleh kita lihat apa ya?
05:46Silahkan
05:46Oke
05:55Ketika pertama kali datang kondisi 2 pasien ini seperti apa?
05:59Kalau ini pasien ini baru datang kemarin masuk perawatannya teluhannya dengan kepala pusing berputar
06:06Lalu sudah kita berikan terapi sudah kita konsulkan juga sudah dilanjutkan oleh perawatan dokter Saras
06:13Dokter Budi spesialis neuro
06:14Saat ini keluhan pasien sudah berkurang
06:17Sudah berkurang?
06:18Kalau yang ini satu lagi?
06:19Kalau ini dimasuk perawatannya dengan diare disertai ada keluhan mual muntah
06:24Saat ini keluhannya saat ini sudah tidak ada
06:26Untuk selanjutnya kita sudah berikan terapi dan sudah kita konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam dokter Anus
06:33Boleh saya izin ngobrol ya Pak ya?
06:35Tadi kan disebut oleh dokter seperti pusing mungkin Mbak kondisi saat itu seperti apa Mbak?
06:42Kayak gempa gitu Pak pusing mutar gitu jadi kalau dia setiap buka mata kita langsung makin pusing jadi bahwa hanya
06:50pengen merem gini terus
06:52Sedang pelatihan atau?
06:53Itu saat belajar di kelas
06:55Tapi sebelumnya Mbak Ria merasa mohon maaf mungkin apakah kelelahan karena latihan atau seperti apa?
07:00Oh enggak sih tidak
07:01Enggak
07:01Pertama kali Mbak Ria mendaftar sebagai SPPI itu mungkin bisa diceritakan secara singkat ceritanya seperti apa?
07:09Kena pilihan saya sendiri terus lolos terus ujian CAT setelah itu dapat penempatan di sini Pak
07:18Setelah dapat penempatan di sini kayaknya ini rumah kedua saya sih bisa dibilang gitu
07:24Kena kemandannya kan baik-baik juga terus saya punya teman gitu
07:32Bahwa betul memang pelatihannya menyenangkan ya Mbak ya?
07:36Tapi melihat kondisi Mbak yang sakit dan harus dirawat apa yang membuat Mbak tetap bertahan tetap ingin mengikuti pelatihan calon
07:45manajer kooperasi Merah Putu
07:47Ya kalau saya mundur berarti saya nggak percaya dong dengan pilihan saya sendiri Pak
07:54Bagi calon manajer yang akan mengikuti pelatihan sebenarnya seketat apa Pak proses pemeriksaan kesehatan
08:01Karena kita tahu juga proses ini menjadi pertanyaan belakangan usai ada lima orang yang meninggal dunia
08:06Apakah dilakukan di sini atau seperti apa teknisnya?
08:09Jadi begini kami sebagai lembaga pendidikan yang menerima para siswa ini
08:14Tentu mereka datang ke sini melalui seleksi yang ketat termasuk salah satunya dalam bidang kesehatan
08:20Begitu mereka datang pada hari pertama mereka datang kita cek ulang kesehatan
08:25Oke artinya berlapis ya Pak ya?
08:27Berlapis dan mereka dengan kebutuhan dengan ada penyakit khusus sejak awal kita tandai
08:34Tentu kita tidak harapkan peristiwa duka yang sempat menyelimuti ini kembali terjadi
08:40Apa kiranya yang akan dilakukan oleh TNI mungkin untuk memastikan bahwa proses pelatihan ini berjalan efektif maksimal dan juga tidak
08:48kembali melahirkan korban jiwa?
08:51Pertama tentu saya berduka cita atas meninggalnya teman-teman siswa SWPI ini
09:00Itu menjadi semacam alaran kesiapsiagaan bagi kami
09:07Untuk lebih memperhatikan kondisi mereka
09:10Jadi day per day, jam per jam itu kami perhatikan
09:25Setelah pada tahun 2026 pemerintah menargetkan membangun 40 ribu kooperasi merah putih di seluruh Indonesia
09:33Dan saat ini kurang lebih terdapat 1061 kooperasi merah putih yang sudah mulai beroperasi
09:39Salah satunya ada di tempat saya berada
09:42Tepatnya di kawasan Melawai
09:45Ada sebuah kooperasi kelurahan merah putih yang telah beroperasi sejak bulan Juli 2025
09:52Tetapi menariknya bahwa kooperasi ini berada di tengah-tengah pusat keramaian anak muda
10:00Lalu pertanyaannya siapa yang kemudian ingin disasar oleh sebuah kooperasi yang didirikan di Blok Mhub ini?
10:08Saya akan coba langsung datangi saudara
10:18Saya akan tunjukkan saudara
10:20Saya lihatnya di tengah-tengah gerai-gerai kuliner yang ada di sini di Blok Mhub
10:25Ada satu kooperasi kelurahan merah putih Melawai
10:29Kebayiran Baru Jakarta Selatan
10:31Yang berdiri
10:33Saya akan masuk saudara ke kooperasi kelurahan merah putih ya
10:37Di sini terpambang foto Presiden Prabowo Subianto
10:39Dan lokasinya adalah Melawai
10:41Kecamatan Kebayiran Baru Jakarta Selatan
10:43Saya sudah membuat janji dengan Pak Apa Iman
10:45Selaku ketua kooperasi kelurahan merah putih di Melawai ya Pak ya
10:49Oke terima kasih Pak Apa Iman untuk waktunya Pak
10:51Untuk kooperasi kelurahan merah putih di Melawai ini sudah berdiri Juli 2025 betul ya Pak?
10:57Betul
10:57Sudah banyak pembelinya Pak?
10:59Kalau pembelinya sudah banyak
11:00Cuma kan kendala ini kan adanya posisinya adanya di tempat komersil
11:05Betul
11:05Jadi pembelinya itu masyarakat umum
11:08Bukan masyarakat lokal yang ada di sekitar di kelurahan Melawai
11:12Padahal kan sebenarnya kooperasi kan sebenarnya kita supaya
11:17Mengcacarakan masyarakat sekitarnya
11:19Bahwa sebuah kooperasi itu biasanya ada anggota
11:22Kalau melihat tantangannya tadi artinya saat ini kesulitan mencari anggota?
11:26Nah kebetulan di kelurahan Melawai itu
11:28Itu ada kesulitan untuk menjadi anggota
11:30Kalau setau pengetahuan saya di kelurahan Melawai adalah warganya itu kebanyakan kelas menengah ke atas
11:37Yang jadi anggota saat ini siapa saja sudah ada?
11:39Anggota sudah, anggota itu hanya pengurus sama pengawas saja
11:43Mungkin satu hari atau mungkin satu minggu atau satu bulan keuntungannya Pak?
11:47Kalau keuntungan kita kadang-kadang pas kita bikin laporan tahunan 2025
11:53Kita keuntungan kita yang kami laporkan ke suku dinas kooperasi tingkat wali kota
12:01Itu kita keuntungan hanya kurang lebih 78 ribu
12:0678 ribu per?
12:08Per 25 Desember kemarin
12:10Jadi selama 6 bulan
12:17Apakah pendekatan militer istik ini juga yang mungkin menjadi salah satu kaidah yang pernah disuarakan oleh Bung Hatta?
12:23Tidak
12:24Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar

Dianjurkan