Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Donald Trump mengklaim telah menghancurkan Iran saat berpidato di Gunung Rushmore, Sabtu waktu setempat.

Dalam peringatan 250 tahun Kemerdekaan Amerika Serikat tersebut, Trump mengatakan, "Karena kami baik, kami beri Iran libur seminggu," merujuk pada rangkaian pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang tengah berlangsung.

Trump juga mengisyaratkan bahwa negosiasi pembicaraan damai dengan Teheran akan berlanjut setelah masa berkabung berakhir.

Sementara itu, para pejabat Iran terus memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melanjutkan serangan.

Pakistan dijadwalkan menjadi tuan rumah putaran negosiasi berikutnya antara Amerika Serikat dan Iran pada 11 Juli.

Mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, laporan media Al Arabiya menyebut putaran selanjutnya akan berfokus pada sanksi Amerika Serikat terhadap Iran, aset Iran yang dibekukan, serta isu program nuklir Iran.

Iran akan memutuskan delegasi yang akan mengikuti perundingan setelah prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Dalam pembahasan kali ini akan diulas kelanjutan perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat, serta kemungkinan perkembangan situasi keamanan di tengah prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei bersama Pengamat Militer Center for Intermestic and Diplomatic Engagement, Anton Ali Abbas.

Baca Juga AS Beri Jeda untuk Iran Berkabung Selama Seminggu, Trump: karena Kami Baik | BERUT di https://www.kompas.tv/internasional/678925/as-beri-jeda-untuk-iran-berkabung-selama-seminggu-trump-karena-kami-baik-berut

#alikhamenei #iran #trump #perang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/678939/full-pengamat-militer-soal-nasib-iran-as-usai-ali-khamenei-dimakamkan-damai-atau-lanjut-perang
Transkrip
00:03Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah menghancurkan Iran saat berpidato di gunung Rushmore Sabtu waktu setempat.
00:11Dalam peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat tersebut, Trump bilang,
00:16karena kami baik, kami beri Iran libur satu minggu, ujarnya.
00:21Merujuk pada rangkaian pemakaman Ali Khamenei yang tengah berlangsung.
00:24Trump mengisyaratkan negosiasi pembicaraan damai dengan Teheran akan berlanjut usai masa berkabung.
00:31Sementara para pejabat Iran terus memperingatkan AS untuk tidak melanjutkan serangan.
00:57Selama 250 tahun, seluruh dunia tersebut melihat negosiasi kita dan diinspirasi oleh perjalanan progres,
01:04keuntungan kemampuan, kemampuan, kemampuan, kemampuan, yang hanya bisa berlaku di sini.
01:14Pakistan akan menjadi tuan rumah negosiasi selanjutnya antara Amerika Serikat dan Iran pada 11 Juli.
01:20Mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, laporan media Al-Arabia mengatakan bahwa putaran selanjutnya akan fokus pada sanksi AS terhadap
01:28Iran.
01:29Aset Iran yang dibekukan dan soal nuklir Iran akan memutuskan delegasinya setelah pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
01:48Dan saudara kita bahas kelanjutan perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat
01:53serta kemungkinan ada serangan di tengah prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
01:57bersama pengamat Militer Center for Intermastic and Diplomatic Engagement Site, Anton Ali Abbas.
02:04Selamat malam, Mas Anton.
02:05Selamat malam, Mas Radi.
02:07Mas Anton, menarik saat ini jika melihat statement Trump yang klaim memberi waktu libur satu minggu katanya untuk pemakaman.
02:14Apakah ini hanya merujuk pada kelanjutan perundingan atau eskalasi yang sedang disiapkan Amerika Serikat?
02:19Jangan-jangan.
02:20Ya, Trump sendiri kan menyebutkan.
02:22Sebenarnya dia berencana juga ingin mengebom.
02:26Ini lagi ada pemakaman.
02:27Tapi dia bilang nanti kalau dibom nanti mau negosiasi sama siapa.
02:29Itu satu.
02:31Kedua, dia juga bilang bahwa ini Iran sudah sebagian besar menyetujui isi MOU yang sedang dibahas.
02:39Tapi kan problemnya, walaupun kemudian bahkan ketika Wapres, Wapres Jadifanis itu bahkan bilang terkait Selat Hormuz itu gak akan pernah
02:47ada penghutan jasa maritim.
02:49Dan itu kan sebenarnya bertentangan dengan ARGC yang secara tegas menegaskan bahwa inilah kedaulatan mereka dan mereka akan melakukan penghutan.
02:56Jadi bagi saya memang kemudian akan menjadi pelik dinamika ke depan.
03:01Dinamika ke depan ini kayak apa?
03:02Karena satu, saya juga dapat kabar bahwa tanggalnya sebenarnya belum pasti.
03:06Apakah itu nanti akan di Doha ataupun juga di Islamabad.
03:09Itu satu.
03:09Kedua, misalnya saya dapat kabar juga bahwa nanti tim negosiasi dari Iran kemungkinan akan ada perubahan.
03:15Jadi kalau memang ini benar akan ada perubahan, akan bisa jadi pendekatannya nanti akan berbeda.
03:21Karena kan memang selama ini kan seakan-akan seperti ada persaingan antara kelompok politik dengan kelompok militer.
03:28Apalagi kan tadi disebutkan bahwa Mujtaba ini gak pernah muncul nih.
03:31Jangan-jangan ini mempergudukan satu, dia sedang terluka.
03:34Kedua, jangan-jangan Mujtaba ini hanya simbol politik.
03:39Sementara kendali sepenuhnya itu berada di ARGC.
03:42Dan ini kan menjadi menarik bagaimana di internal Iran sendiri akan ada persaingan.
03:46Itulah kenapa kemudian pasca dari selesai pertaman ini, ini akan menjadi penting.
03:51Nanti akan arahnya seperti apa.
03:53Apalagi kan mereka juga sudah menyebutkan, Dewan Keamanan Tertinggi Iran itu menyebutkan gak boleh ada pemberitaan.
03:59Iran terkait progres.
04:02Progres perundingan.
04:03Jadi mereka minta ini tidak diprioritaskan.
04:04Selain juga ada dugaan ini, jangan-jangan ini untuk menghindari framing bahwa posisinya, sebenarnya posisi yang lagi Iran bernegosiasi ini
04:12lagi lemah.
04:13Ini yang mereka kemudian lagi coba dihindari dan di-manage.
04:16Apalagi mereka memang memanfaatkan, Mas Radi, proses pemakaman ini seakan-akan jadi teater politik.
04:23Jadi bagaimana kemudian mereka mengundang siapa Modi dari India yang gak mau hadir diundang oposisinya.
04:29Jadi mereka yang menunjukkan siapa yang ada di barisan mereka.
04:32Jadi memang Iran kali ini memang mencoba untuk menunjukkan power dan juga melakukan konsolidasi internal.
04:38Bagaimana next stepnya, Mas Radi?
04:40Ya kalau bicara konsolidasi internal, saya juga akan menanyakan konsolidasi tidak hanya di pemerintahan, tapi juga dengan masyarakatnya, dengan warganya.
04:47Kalau kemarin sebelum perang ini berkecamuk begitu ya, Iran dikatakan pemerintahannya dan juga rakyatnya tidak solid begitu ya.
04:54Tapi pada saat prosesi pemakaman Ayatollah Halihameni, terlihat banyak sekali rakyat Iran yang juga ingin melihat prosesi pemakaman dan memberikan
05:02penghormatan terakhir bagi Ayatollah Halihameni.
05:04Nah kalau menurut Anda, dengan adanya intervensi dan ancaman eskalasi Amerika Serikat dan juga Israel, apakah sekarang posisi pemerintahan Iran
05:13dan warganya sendiri sudah solid untuk menghadapi itu?
05:16Sebenarnya ini adalah dua hal yang berbeda, Mas Radi.
05:20Yang satu adalah kenapa kemudian masyarakat itu berkumpul, itu kan karena kedukaan yang mendalam kecintaan terhadap pimpin yang tertinggi.
05:29Sementara ketika kita bicara tentang bagaimana proses perundingan adalah hal yang lain.
05:34Apakah misalnya proses perundingan ini akan maju atau tidak, saya sih melihatnya ini gencatan senjata memangnya akan rapuh.
05:39Kenapa? Akan tergantung apakah insentif ekonomi bagi kedua belah pihak ini akan tetap berjalan atau enggak.
05:44Karena apa insentif ekonomi bagi Amerika Serikat kan?
05:48Yang penting adalah transportasi lancar sehingga harga minyak di lokal Amerika Serikat bisa terkontrol.
05:55Tapi sementara bagi Iran kan yang penting adalah ada yang dicicil, tadi unfrozen asset atau kompensasi dan lain-lain.
06:02Atau juga mereka lagi dibebaskan untuk jual minyak.
06:04Sepanjang itu masih tetap berjalan, mungkin progres perundingannya itu bisa jalan pelan-pelan.
06:10Walaupun saya juga enggak yakin ini memang kemudian tanggal 17 Agustus ini akan kelar.
06:15Kenapa?
06:16Karena kan poin ke-14 itu kan bilang bahwa ini harus diadopsi di daun keamanan PBB.
06:20Ini jangan-jangan yang 1 sampai 13 aja masih panjang, ngomong hormus dan nukle dan lain-lain masih panjang.
06:25Ditambah lagi politik di multilateral dalam hal ini daun keamanan PBB.
06:29Jadi soal yang lain, jangan-jangan potensi perpanjangan itu adalah kemudian menjadi terbuka Mas Radi.
06:35Jadi kalau saya melihatnya, tadi pertanyaan Anda tadi itu memang ada dua hal yang terpisah.
06:39Dua hal yang berbeda ya?
06:39Ada satu kecil.
06:40Betul Mas Radi.
06:42Oke.
06:42Ya, tapi bicara Amerika Serikat saat ini, kalau Anda melihatnya ada yang sedang disiapkan enggak di tengah pemakaman
06:51atau di tengah rangkaian upacara pemakaman Ayatullah A.S. ini?
06:53Ya, saya mendapat kabar misalnya ada penebalan di pasukan marinir.
07:00Pasukan marinir Amerika Serikat itu disebutkan ditambah ke kawasan Timur Tengah.
07:04Apakah ini kemudian sinyal mereka untuk melakukan operasi daun dan lain-lain, kita juga belum tahu.
07:09Tapi saya mendapat kabar ada tambahan.
07:11Jadi kalau ada tambahan ya, memang ternyata dimensi tekanan militer itu tetap dilakukan.
07:17Dan itu dilakukan oleh kedua belah pihak.
07:19Bagaimana misalnya ketika Israel disebutkan akan melakukan pembunuhan,
07:24kan Iran langsung bilang dia akan melakukan pembalasan gitu.
07:27Yang tanpa ampun kepada Israel gitu.
07:29Jadi masing-masing pihak ini memang mencoba untuk memelihara gitu.
07:34Memelihara dan tetap menggunakan tekanan militer.
07:37Walaupun ini masih sifatnya adalah bluffing ya.
07:39Masih mereka akan melakukan gitu dan lain-lain.
07:41Tapi sejauh pemahaman saya itu ada pergeseran pasukan, ada penambahan pasukan marinir Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah.
07:50Jadi bagi saya memang sinyal itu akan tetap berlanjut, memang tetap ada.
07:53Dan saya juga masih agak yakin bahwa klas-klas kecil seperti yang terjadi di Lebanon misalnya, itu akan tetap timbul.
08:01Kenapa?
08:02Karena faktor Israel kan memang tetap dikesampingkan gitu.
08:04Dia tidak ikut.
08:06Ini kan menjadi, ya misalnya yang tidak ikut, emang kenapa harus patuh gitu.
08:09Ini kan yang menjadi menarik, walaupun kita juga harus menunggu.
08:12Minggu depan ini akan ada rencana pertemuan antara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dengan Trump gitu ya, di Washington DC.
08:19Nah ini kan juga akan kita tunggu gitu, bagaimana nanti bunyi hasil dari pertemuan itu.
08:26Meskipun belakangan ini juga Trump cukup keras ke Bibi ya, ke Benjamin Netanyahu pernyataan-pernyataannya.
08:32Tapi kalau melihat tadi, kemungkinan adanya serangan di tengah masa berkabung Iran saat ini prosesi pemakaman Ayatullah Ali Khomeini.
08:42Artinya kemungkinan itu bisa saja terjadi di tengah rangkaian pemakaman Hemen ini.
08:46Ada serangan seperti di perairan, seperti di serangan Amerika Serikat ke Iran Selatan sebelumnya di dekat Selat Hormuz pada dua
08:54pekan lalu.
08:55Ini masih mungkin terjadi ya?
08:56Mungkin, kalau misalnya kelas-kelas kecil yang sifatnya terbatas dan damage-nya bisa dikontrol, ini memungkinkan.
09:02Terutama bagi saya sih terjadi di kawasan Lebanon Selatan, karena Israel kan tetap bersih keras gitu.
09:07Kalau misalnya cerita bagaimana, apakah mereka akan diserang di wilayah apa namanya, di Hormuz yang dibagi di pangkalan-pangkalan Iran,
09:14tentu saja ini tergantung kan, apakah Amerika ingin memulai duluan atau ini sebagai aksi balasan gitu.
09:19Ini memang Amerika cukup berhitung untuk keberlangsungan dari negosiasi ini, Mas Radi.
09:27Dalam konteks upaya damai, kita masih bincangkan upaya damai karena juga Amerika Serikat sebenarnya sudah memberikan pernyataannya
09:35dan juga sudah lugas di Perancis beberapa waktu yang lalu.
09:40Pembicaraan kan akan lebih lanjut nanti dilakukan di Pakistan kembali.
09:43Nah, kira-kira arah kelanjutan perundingan setelah pemakaman yang akan diantisipasi oleh Iran apa kira-kira?
09:49Ya, bagi Iran sih bagaimana dia ingin memastikan bahwa insentif ekonomi itu tetap terjaga selama proses negosiasi.
09:57Itu yang dikunci sama Iran.
09:59Jadi mereka tetap tidak dilarang untuk menjual minyak, lalu misalnya ada progres pencairan aset.
10:05Ini kan juga lobby-nya termasuk ke negara-negara teluk yang mereka punya aset yang menyimpan ya, menyimpan asetnya Iran
10:12gitu.
10:12Jadi bagi saya Iran akan mencoba untuk memastikan bahwa Amerika comply dengan ini.
10:18Sementara proses-proses yang memang pelik, ngomong tentang nuklir, misalnya ngomong tentang hormus, itu mungkin yang agak belakang gitu ya.
10:24Saya menurutkannya itu agak belakang karena itu yang tarik ulurnya panjang gitu.
10:28Jadi tarik ulurnya panjang sehingga untuk misalnya kita bilang membangun windset, ini yang agak susah dan itu akan langsung bisa
10:33jadi yang kemudian deadlock dan bubar.
10:34Jadi bagi saya memang para pihak yang sedang bernegosiasi ini memang sama-sama ingin mempraktikan buying time gitu ya.
10:44Karena mereka mendapatkan insentif ekonomi dengan tantangan yang berbeda-beda, mereka yaudah gitu.
10:49Gak apa-apa kita gak cepat-cepat untuk conclude, yang penting tetap ada progres.
10:53Dan kita masing-masing punya insentif ekonomi sehingga bisa mengklaim ada kesuksesan gitu.
10:59Itu yang saya duganya ya dalam kedepan Mas Radi.
11:03Oke, tapi bukankah kalau bicara soal motif ekonomi tadi, insentif ekonomi, itu bagian dari pembicaraan Selat Hormuz juga Mas Anton?
11:11Sebenarnya kan poinnya berbeda antara Hormuz dengan insentif ekonomi.
11:15Jadi insentif ekonomi kan ada unfrozen aset gitu dan juga ada dana reparasi.
11:19Itu kan sebenarnya ceritanya berbeda dengan Hormuz gitu ya.
11:21Jadi memang itu adalah item-item yang memang berbeda-beda.
11:25Tapi kan bagi Iran, Iran ingin memastikan bahwa bicara tentang insentif ekonomi ini kalau bisa didahulukan gitu.
11:30Mau itu nanti pencairannya dicicil kah?
11:33Atau juga nanti sanksinya ada yang kemudian di-wave lagi kah?
11:37Nah itu yang bagi Iran untuk dicoba untuk didapatkan ya.
11:41Karena kita tahu bahwa Amerika Serikat ini kan seringkali mengabaikan kesepakatan yang sudah dibentuk.
11:48Dalam perundingan aja bisa diserang gitu ya.
11:50Sedang berunding diserang gitu.
11:52Nah ini kan yang memang bagaimana kemudian Amerika Serikat itu bisa mempertahankan kepercayaan ya.
11:58Kepercayaan yang memang sudah dibangun.
12:00Jadi Iran itu percaya bahwa walaupun itu juga masih rendah gitu.
12:03Masih tetap saling curiga.
12:04Tapi ini minimal ada dijaga dengan apa?
12:07Ya tadi insentif ekonomi itu tetap ada walaupun misalnya pelan-pelan.
12:10Oke.
12:11Baik.
12:12Terima kasih perspektifnya pengawat militer Center for Intermastic.
Komentar

Dianjurkan