Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPP PDIP yang juga anggota DPR Dapil NTT Satu, Andreas Hugo Pareira mengomentari rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo yang melakukan safari politik ke NTT.

Andreas Hugo Pareira mengatakan, masyarakat NTT sangat menghargai pendidikan.

Oleh karena itu, kalau Jokowi masih punya masalah dengan ijazah akan menjadi contoh yang kurang baik bagi warga NTT.

Ia meminta Jokowi berpikir ulang ke NTT, karena masih punya masalah dengan keabsahan ijazah.

Ketua Umum Relawan Militan Gibran Nusantara, Andi Azwan menyebut elit partai politik tidak perlu khawatir dengan rencana kunjungan Jokowi ke NTT.

Andi Azwan menekankan, Jokowi bukan lagi kader PDIP dan kunjungannya ke Lampung dan rencana ke NTT, adalah bentuk kunjungan mantan presiden kepada rakyatnya.

PDIP singgung soal ijazah Jokowi di tengah safari politik Jokowi yang akan berlanjut ke Nusa Tenggara Timur.

Lebih lengkap kita bahas bersama Analis Komunikasi Politik Unpad, Kunto Adi Wibowo.

Baca Juga PDI-P Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat ke NTT, Pengamat: Respons atas Provokasi PSI di https://www.kompas.tv/nasional/678884/pdi-p-minta-jokowi-bawa-ijazah-saat-ke-ntt-pengamat-respons-atas-provokasi-psi

#jokowi #ijazah #pdip

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/678928/full-analis-unpad-kupas-sikap-pdip-singgung-isu-ijazah-jokowi-di-tengah-safari-politik-ke-ntt
Transkrip
00:00Intro
00:05Saudara Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga anggota DPR DAPIL NTT 1
00:10Andreas Hugo Parera mengomentari rencana Presiden Ketijau RI Jokowi Dodo
00:15yang melakukan safari politik ke NTT.
00:20Andreas Hugo Parera mengatakan,
00:23masyarakat NTT sangat menghargai pendidikan.
00:26Oleh karena itu, kalau Jokowi masih punya masalah dengan ijasa,
00:30akan jadi contoh yang kurang baik bagi warga NTT.
00:34Ia meminta Jokowi berpikir ulang ke NTT karena masih punya masalah dengan keabsahan ijasa.
00:47Ya, kalau ada pemimpin, apalagi pemimpin tertinggi di Republik ini
00:53dengan persoalan, dengan hal permasalahan yang berkaitan dengan keabsahan ijasa,
00:59kemudian datang ke NTT,
01:02saya kira itu hal yang kurang menjadi contoh yang baik
01:08untuk anak-anak muda, untuk orang tua, untuk kebanyakan masyarakat NTT.
01:14Untuk itu, saya kira berpikir ulanglah untuk mau ke NTT
01:18dengan catatan persoalan-persoalan yang selama ini masih menggantung.
01:27Ketua Umum Relawan Militan Gibran Nusantara, Andi Azwan, menyebut,
01:31elit partai politik tidak perlu khawatir dengan rencana kunjungan Jokowi ke NTT.
01:36Andi Azwan menekankan, Jokowi bukan lagi kader PDI Perjuangan
01:41dan kunjungannya ke Lampung dan rencana ke NTT
01:44adalah bentuk kunjungan mantan presiden kepada rakyatnya.
01:51Kalau saya melihat apa yang dilakukan oleh elit-elit partai politik itu,
01:58ya saya terus terang saja paling keras yaitu adalah
02:01Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.
02:05Semestinya PDIP tidak terlalu melihat bahwa ini adalah suatu ancaman.
02:12Dan juga bahwasannya Pak Jokowi bukan lagi sebagai kader partai
02:18Demokrasi Indonesia Perjuangan.
02:22Beliau bukan lagi sebagai kader partai dan juga atau pertugas partai.
02:28Tidak perlu ada yang dikhawatirkan.
02:33PDIP singgung soal ijazah Jokowi di tengah safari politik Jokowi
02:37yang akan berlanjut ke Nusa Tenggara Timur.
02:39Lebih lengkap kita bahas bersama analis komunikasi politik UNPAD,
02:43Kunto Adiwibowo.
02:44Mas Kunto, selamat petang.
02:46Halo, selamat petang.
02:48Mas Kunto, sebenarnya kalau Anda bagaimana dari kacamata komunikasi politik
02:52membaca sikap PDIP yang kemudian malah nyinggung soal ijazah Jokowi
02:56saat Jokowi lagi gencar-gencarnya safari?
02:59Ya, kita harus lihat ini dalam konteks yang lebih panjang ya Mbak ya.
03:04Yang pertama memang ada perseteruan antara Jokowi dan PDIP terutama di 2024
03:09yang ada sesumber bahwa akan, apa, dari PSI bahwa akan mengubah kandang banteng
03:18menjadi kandang gajah gitu.
03:20Ini yang kemudian, apa, semakin mengemuka setelah awal tahun ketika Pak Jokowi
03:27juga pidato di event di PSI yang mengatakan bahwa, apa, saya akan terus berjuang
03:36dan selanjutnya. Nah, dari sini kan ada semacam upaya serangan terhadap PDI perjuangan.
03:42Memang apa ya, sebagai partai yang kecil dari PSI ini mungkin salah satu strateginya
03:49menempatkan atau menantang yang lebih besar sehingga ada drama tentang David versus Goliath
03:59bahwa yang kecil melawan yang besar maka yang kecil ini akan selalu diuntungkan gitu
04:04dari persepsi publik. Nah, ini tampaknya kemudian PSI terus, apa,
04:12mentaunting PDIP atau kemudian melakukan, apa, sindiran-sindiran terhadap PDIP
04:18yang kemudian juga dari PDIP sendiri sebenarnya kan dalam strategi komunikasi politik
04:23gini ada tiga ya Mbak ya, yang paling mendasar.
04:25Yang pertama, acclaim atau ya meninggikan diri sendiri, mempromosikan diri sendiri.
04:31Yang kedua, attack, menyerang lawan. Dan yang ketiga, defense atau bertahan.
04:36Nah, attack yang sudah dilakukan oleh PSI maka yang dilakukan oleh PDI ya bertahan gitu kan.
04:43Dan bertahannya kali ini dengan counter serangan gitu kan.
04:46dengan serangan lagi terhadap PSI terutama dalam hal ini yang kemarin Pak Andreas
04:53lakukan ya serangan terhadap Jokowi sendiri.
04:57Karena kan di masa kampanye ini Jokowi ingin mengkampanyekan PSI kan Mbak?
05:03Dengan mentransferkan kredibilitas dia, kredibilitas Jokowi kepada PSI gitu.
05:11Tapi ada dua problem mendasar di sini.
05:13Satu, Pak Jokowi sendiri bukan ketua umum PSI.
05:17Walaupun dia bapak dari ketua umum PSI, tapi dia bukan siapa-siapa di PSI.
05:22Kalau nggak salah, ketua Dewan Pembina pun belum dilantikkan Mbak.
05:26Kalau nggak salah, ataupun kalau pun sudah dilantik saya nggak tahu dan nggak disebarkan ke media masa.
05:31Ini ada problem asosiasi.
05:34Oke, orang percaya ke Jokowi, tapi kemudian Jokowi itu siapa di PSI?
05:39Ya kan, selain Bapaknya Kaisang, Ketua Umum PSI.
05:43Yang kedua adalah tadi menghancurkan kredibilitasnya Jokowi sendiri.
05:49Dan ini yang sedang dilakukan oleh PDI Perjuangan dengan isu ijazahnya Pak Jokowi.
05:54Mas Guto, tapi apa keuntungan yang bisa didapat oleh PDIP ketika menghancurkan,
05:59berarti dalam ternyata kutip, kredibilitas dari Pak Jokowi dengan menyinggung soal ijazah?
06:02Ya, sebenarnya dua-duanya bisa diuntungkan dalam opini publik adalah bad news is a good news kan Mbak.
06:11Saling serang, selalu mendapatkan panggung, maka publik akan selalu punya asosiasi dekat dengan dua nama itu.
06:20PDI, PSI, atau bahkan Jokowi gitu kan.
06:23Nah, ini sangat diuntungkan. Selama ini kan Pak Jokowi juga selalu berkubang dengan isu ijazah ini kan.
06:30Dan tampaknya diulur-ulur gitu kan.
06:33Karena Pak Jokowi sendiri punya keuntungan gitu.
06:36Beliau punya exposure dari isu ijazah ini.
06:39Walaupun memang tidak terlalu mungkin positif ya dari sisi nilai opini publiknya.
06:47Nah, kalau tetap dapat exposure, tapi ada juga yang negatif sebenarnya seberapa jauh isu soal ijazah ini akan mempengaruhi kredibilitas
06:55Jokowi ketika akan mentransfer itu ke PSI?
06:59Satu Mbak, yang jelas kali ini kan publik memang sudah terpecah.
07:03Ada publik yang memang benar-benar anti terhadap Pak Jokowi gara-gara isu ijazah.
07:09Ada publik yang tidak peduli dengan soal ijazah.
07:13Ada yang publik yang memang sudah pro terhadap Pak Jokowi ada ataupun tidak ada isu ijazah kan gitu.
07:20Jadi dari tiga ini tentu Pak Jokowi ingin menyasar yang ketiga, yang terakhir gitu kan.
07:26Siapapun yang pro dia akan diajak ke PSI gitu.
07:29Paling tidak itu akan menambah undi-undi suara PSI nanti atau paling tidak itu jadi modal untuk kemudian menurut alasan
07:38kader PSI atau ketua DPP PSI kan
07:41ini untuk verifikasi faktual dulu, 2027 kan gitu.
07:45Walaupun PSI sudah lolos verifikasi faktual dua kali kalau nggak salah gitu.
07:50Mas Gunto, tapi apakah ini juga akan menjadi bumerang bagi PDIP soal ijazah Jokowi?
07:55Mengingat PDIP kan juga jadi partai pengusungnya Pak Jokowi berkali-kali dari kepala daerah sampai presiden?
08:00Ya ada resiko itu mbak, ada resiko backlash tapi kan hari ini posisinya secara politik sudah berhadap-hadapan dan itu
08:08diambil resiko itu oleh PDI Perjuangan.
08:11Tentu kita tunggu aja, saya yakin PDI Perjuangan juga punya banyak amunisi untuk Pak Jokowi kan yang disiapkan untuk melawan
08:19atau menyerang balik Pak Jokowi ketika
08:21taunting dari PSI itu tetap atau terus dilakukan.
08:25Kalau saya sendiri sih, lebih prefer PDIP menanggapinya dengan lebih santai dan tidak terlalu meladeni setting dari PSI untuk urusan
08:39David dan Goliath ini mbak.
08:41Karena apapun kemenangan yang diraih oleh PDI, opini publik akan selalu positif ke yang kecil daripada yang besar.
08:51Kalau isu ijazah Pak Jokowi ini sebenarnya akan menjadi beban tersendirikah untuk pemilu 2029, baik itu mungkin untuk Gibran ataupun
09:00untuk PSI?
09:02Tentu mbak, karena ini kan jadi komunitas politik ya, baik untuk lawan-lawannya Pak Jokowi maupun lawan-lawannya Mas Gibran.
09:09Dan ini tentu akan dikapitalisasi apapun bentuknya dan terus dipelihara sampai nanti.
09:16Di lain sisi, Pak Jokowi pun akan terus mendapatkan exposure dan susah untuk dilupakan dari publik gitu kan.
09:23Nah ini yang jadi permasalahan sekarang dengan safari politiknya Pak Jokowi kan, Pak Jokowi menempatkan dirinya sebagai mantan presiden yang
09:33kembali belusukan, mengunjungi rakyatnya gitu.
09:39Tapi kan di satu sisi, dia jelas-jelas menggunakan baju PSI sebagai juru kampanye dari partai politik yang sebenarnya dia
09:47nggak punya jabatan apapun di dalamnya.
09:49Dan menurut saya itu yang perlu diperjelas gitu.
09:52Kalau selain dari exposure yang mungkin didapat oleh pihak-pihak yang terlibat atau menyinggung soal ijazah itu sebenarnya, Mas Kunto,
09:59tapi kalau soal PDIP, keuntungan mereka apakah akan mendapatkan keuntungan elektoral secara langsung kalau terus menyinggung ijazah Pak Jokowi ini?
10:08Tentu tidak mbak, itu tentu tidak. Itu kan cara-cara untuk bertahan.
10:13Dan ada banyak strategi bertahan yang lain kan selain dengan counter-attack.
10:18Menurut saya yang dilakukan PDI sekarang ya sifatnya counter-attack-contrattack sporadis belum sistematis gitu kan.
10:26Pada akhirnya ya perlu kemudian yang menurut saya efektif adalah kemudian ya menahan Pak Jokowi ataupun kader-kader PSI di
10:38akar rumput dengan cara kader-kader PDI yang top gitu kan juga ikut turun di tempat-tempat yang sudah dikunjungi
10:46oleh Pak Jokowi.
10:47Istilahnya dibasuh lagi lah mbak gitu. Nah ini mungkin bisa jadi alternatif.
10:52Tapi kan PDI mungkin punya timeline sendiri dan sudah punya jadwal sendiri terhadap rangka kerja kampanye mereka menjelang 2029.
11:04Dan tentu saja mereka akan melihat apakah ini memang berbahaya, membahayakan kandang banteng atau tidak apa yang dilakukan Pak Jokowi.
11:13Jadi kalau ternyata enggak dari hasil survei ya mungkin PDI hanya akan menimpali pernyataan-pernyataan atau bahkan sesekali menyerang pernyataan
11:23ini terhadap Pak Jokowi di media gitu dan tidak langsung ke akar rumput gitu sih ma.
11:30Mas Kuntur tapi dengan panjangnya kasus ijazah Pak Jokowi dari tahun lalu sampai sekarang juga masih belum selesai.
11:36Ini juga akan mempengaruhi mungkin ada kejenuhan bagi publik ketika mengikuti ini apalagi kalau misalnya bisa jadi amunisi juga sampai
11:422029.
11:43Nanti dampaknya untuk konstituen atau untuk para pemilih akan seperti apa?
11:47Ya satu hal ini kan memang isu atau komoditas politik yang agak terpolarisasi.
11:55Tadi sudah ada camp-campnya, sudah ada kelompok-kelompoknya yang jelas.
11:59Saya sih berharap isu ijazah palsu ini akan mengerucut pada perbaikan sistem pemilu mbak gitu.
12:09Ya itu akan dibahas di revisi undang-undang pemilu yang entah kapan akan dilakukan oleh DPR gitu.
12:15Karena sampai sekarang juga belum dengan munculnya isu ijazah palsu ini kan salah satu serangan terhadap legitimasi pemilu kan di
12:26Indonesia.
12:27Dan harus diatasi dengan revisi undang-undang pemilu termasuk memperkuat kapasitasi penyelenggara pemilunya untuk screening ijazah-ijah yang ada.
12:38Dan menurut saya itu yang paling rasional, tujuan yang paling rasional.
12:45Mas Guntur, kalau misalnya memang ini kemudian ditindaklanjuti dalam bentuk revisi undang-undang pemilu,
12:49apa dampaknya untuk masing-masing pihak yang terlibat dalam kasus ijazah?
12:55Masih jadi pertanyaan keabsahan ijazah Pak Jokowi ini, apa dampaknya?
13:00Ya kan tujuan masing-masing juga beda-beda ya mbak ya.
13:03Yang pertama ada kemudian kelompok yang ingin menghukum Pak Jokowi gitu kan dengan kalau ini jasa terbukti palsu maka Pak
13:14Jokowi harus dihukum.
13:16Dan saya pikir itu ya hak mereka sebagai warga negara.
13:20Cuman tampaknya agak susah karena di Indonesia ini kan semua presiden itu ada istilah Mikul Duhur Mendemjero kan
13:29sejak dari zaman Pak Suhar tahu bahwa mantan presiden tampaknya tidak akan menjadi objek dari hukuman yang seperti kasus ijazah
13:42palsu ini.
13:43Presiden-presiden selanjutnya akan berusaha untuk mendemjero dosa-dosa presiden sebelumnya.
13:49Nah ini yang secara politik atau budaya politik di Indonesia tampaknya akan susah dilakukan.
13:54Yang kedua menurut saya juga ini bisa untuk menyerang dinastinya Pak Jokowi termasuk putranya Pak Jokowi Mas Gibran atau Mas
14:04Kaisang
14:04atau menantunya ketika nanti akan maju di pemilu 2029.
14:10Entah menjadi kepala daerah atau bahkan RI1 maupun RI2.
14:15Nah komoditas ini yang menurut saya paling mungkin dilakukan untuk menembak putra-putranya Pak Jokowi gitu sih.
14:23Mas Kunto Adewibowo terima kasih sudah berbagi pandangan bersama kami.
14:27Sehat selalu Mas Kunto.
14:28Terima kasih. Sehat selalu.
Komentar

Dianjurkan