00:00Sorotan lainnya saudara Menko Polhukam periode 2019-2024 Mahfud MD
00:05menyayangkan ketumbem UBK nonaktif yang mengaku merima uang sogokan
00:11terkait unjuk rasa mendesak perbaikan ekonomi.
00:18Mahfud pun berharap mahasiswa tidak terpecah dan tetap konsisten
00:22memperjuangkan perbaikan negara.
00:25Sementara Mahfud juga meminta agar Presiden Prabowo mengungkap
00:29soal siapa yang dituding sebagai pihak yang membayar aksi demo kepada publik.
00:38Yang dibayar siapa?
00:40Yang bayar kelompok tertentu kan selama ini yang diduga bukan orang swasta ya, orang dalam.
00:48Iya kan?
00:49Yang mungkin, tapi enggak tahu mesinnya yang bawa-bawa umumkan saja.
00:55Siapa sih yang dibayar, siapa yang membayar?
00:57Jadi diomongin aja terang-terangan lah, ini BEM ini dibayar ini, ini yang bayar kan gitu.
01:02Kayak mahasiswa kan jelas, ini salahnya di sini lah, pemerintah disebut, pemerintahnya disebut kebijakannya.
01:08Kalau hanya bilang mahasiswa dibayar, terus siapa yang mau diperbaiki di tengah kita?
01:14Kalau pemerintah, mahasiswa jelaskan kalau kritik pemerintah, nyebut kasusnya.
01:17NBG, korupsinya sekian, ini sekian, ini kan disebut, ini kelakunya kan.
01:30Terkait uang itu memang saya terima.
01:33Berapa?
01:3520 persen.
01:37Mengalihkan titik aksi di istana.
01:40Mereka suruh untuk tidak aksi di istana dan aksi di DPR.
01:45Hati-hati loh.
01:47Saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu.
01:58Presiden Prabowo Subianto mengatakan,
02:00ia mengetahui pihak yang berada di balik sejumlah aksi demonstrasi belakangan ini.
02:05Prabowo heran ada pihak yang tidak mendukung pemerintahannya bersaing dengan negara lain.
02:11Presiden ingin seluruh rakyat kompak, layaknya tim sepak bola yang sedang menjalani pertandingan.
02:17Pengamat komunikasi politik Unpat, Kunto Adiwibowo menyebut, ungkapan presiden itu untuk menuding elit politik.
02:24Pak Prabowo berbicara seperti itu, maka cara berpikir Pak Prabowo bahwa tidak mungkin ada demonstrasi berskala besar,
02:32kalau tidak ada elit politik yang di belakangnya atau tidak ada bohir di belakangnya.
02:37Ini juga jadi bermasalah.
02:40Yang pertama, mengecilkan gerakan mahasiswa sendiri, mengecilkan rakyatnya sendiri.
02:46Yang kedua, juga tidak bisa melihat masalah secara lebih jernih.
02:51Dia hanya melihat masalah bahwa ini hanya pertarungan elit.
02:54Padahal tuntutan mahasiswa bukanlah itu, kan gitu.
02:58Tuntutan mahasiswa kan lebih pada fiskal, lalu kemudian perbaiki program-program yang memang sudah kelihatan buruk, kan gitu.
03:10Sementara mahasiswa UI membantah tudingan demo bayaran,
03:14Ketua BEM UI, Yata Latov Masyuk Imawan meminta agar pemerintah tak sekedar menuding,
03:20namun juga membuka data ke publik soal pihak yang membayar aksi unjuk rasa mahasiswa.
03:26Dan juga langsung buka kepada publik transparansi hasil penelusarannya.
03:32Misalkan, bagaimana bisa mahasiswa UBK itu menerima aliran uang sebesar 300 juta, gitu.
03:37Terus juga bagaimana bisa ada kepala dinas pendidikan malah mengeksploitasi dalam tanda kutip anak-anak untuk ikut aksi PRMBG, gitu.
03:46Jadi dari kami mahasiswa melihatnya seperti itu, Kak.
03:51Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menyebut,
03:54jika ada pihak yang membiayai aksi unjuk rasa hingga berujung ricuh, akan memiliki sanksi pidana.
04:00Titik tertentu ya, apabila memang orang-orang yang selama ini dianggap membiayai aksi itu,
04:10dan kemudian aksi itu mengarah kepada hal-hal yang sudah tidak terarah lagi,
04:15misalnya mengarah ke anarkis, gitu ya.
04:19Terus kemudian apa yang disampaikan sudah tidak objektif lagi, gitu ya.
04:23Nah itu sebenarnya bisa dikenakan, dibawa ke masalah ranah hukum.
04:28Pertama, jadi ya itu kalaupun memang ada yang bayar-bayar, ya stop lah bayar-bayar dari mahasiswa ini.
04:37Sebelumnya, Ketua BMUBK nonaktif Muhammad Abdi Maludin mengaku,
04:41mendapat sejumlah uang untuk mengubah lokasi unjuk rasa dari titik di istana,
04:46menjadi ke DPR saat disidang oleh sejumlah rekannya di area kampus.
04:51Ketua BMUBK nonaktif bersama 14 rekannya juga sempat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming
04:58saat melakukan aksi unjuk rasa di istana pada 15 Juni 2026.
Komentar