JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus Ijazah Jokowi kembali menuai kontroversi, usai Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma (dokter Tifa) ditangkap polisi lantaran kasus dilimpahkan ke pengadilan.
Meski ditangkap, keduanya tak ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Ucapan terima kasih dokter Tifa kepada Presiden Prabowo Subianto usai tak ditahan Kejaksaan, memunculkan kecurigaan. Benarkah ada orang kuat di balik penangguhan penahanan?
Program ROSI mengundang Sekjen Peradi Bersatu sekaligus Relawan Jokowi, Ade Darmawan. Serta Kuasa Hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin.
Saksikan dalam ROSI episode Roy-Tifa Tak Ditahan, Benarkah Ada Bekingan? Tayang Kamis 25 Juni 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#ijazah #jokowi #roysuryo
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/677179/full-debat-roy-tifa-tak-ditahan-kasus-ijazah-jokowi-benarkah-ada-bekingan-kuasa-hukum-menjawab
Meski ditangkap, keduanya tak ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Ucapan terima kasih dokter Tifa kepada Presiden Prabowo Subianto usai tak ditahan Kejaksaan, memunculkan kecurigaan. Benarkah ada orang kuat di balik penangguhan penahanan?
Program ROSI mengundang Sekjen Peradi Bersatu sekaligus Relawan Jokowi, Ade Darmawan. Serta Kuasa Hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin.
Saksikan dalam ROSI episode Roy-Tifa Tak Ditahan, Benarkah Ada Bekingan? Tayang Kamis 25 Juni 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#ijazah #jokowi #roysuryo
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/677179/full-debat-roy-tifa-tak-ditahan-kasus-ijazah-jokowi-benarkah-ada-bekingan-kuasa-hukum-menjawab
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Intro
00:02Ukuran integritas ini seperti apa?
00:05Berarti pemerintah masih sanggup atau tidak?
00:07Walaupun faktanya masih agak akan muncul kontroversi berkepanjangan
00:10Tapi tetap tidak mengubah satu tetas cinta pun untuk Indonesia
00:16Intro
00:31Berdasarkan pendapat dari tim Caksa Penelutungur
00:36Terhadap permohonan kuasa hukum dan keluarga para tersangka
00:42Maka sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku terhadap para tersangka
00:48Tidak dilakukan penahanan
00:52Mengaturkan banyak terima kasih
00:54Untuk yang terjelas adalah kepada sahabat setia saya
00:57Dr. Tifausia Tiasuma
01:00Ini insya Allah kemenangan rakyat Indonesia
01:03Amin
01:07Terima kasih telah memberikan kado istimewa kepada Bapak Insinyur Haji Joko Widodo
01:14Dengan membebaskan para tersangka
01:17Kami mohon juga untuk orang kuat yang ada di belakang Roy Suryo
01:23Untuk segera mengangkat Pak Roy menjadi menterinya
01:26Ayo monggo
01:27Jangan lupa itu Pak Presiden
01:33Itu kewenangan penuh dari kejaksaan
01:36Kita harus menghargai itu
01:38Yang paling penting kita ikuti proses hukum yang ada sampai nanti di persidangan
01:43Selamat malam
01:54Program Rosi kembali hadir ke hadapan Anda sebagai ruang opini sumber informasi
01:59Saya Tifaus Olesa
02:01Kasus ijazah Jokowi kembali menuai kontroversi
02:04Usai tersangka kasus ini
02:06Roy Suryo dan Tifausia Tiasuma alias Dr. Tifa
02:09Ditangkap polisi karena kasusnya akan dilimpahkan ke pengadilan
02:13Meski ditangkap
02:14Keduanya tidak ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan
02:17Muncul kecurigaan
02:19Ada orang kuat dibalik penangguhan penahanan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Kejaksaan
02:24Benarkah demikian
02:26Malam ini saya mengundang Sekjen Paradi Bersatu yang juga relawan Jokowi
02:29Ade Darmawan
02:30Serta kuasa hukum Roy Suryo Ahmad Kozinuddin
02:34Selamat malam semuanya apa kabar
02:35Selamat malam
02:36Assalamualaikum warahmatullahi ta'ala
02:38Waalaikumsalam warahmatullahi ta'ala
02:39Terima kasih
02:40Sudah mau berkenan hadir untuk keduanya
02:44Atas dilepaskannya penahanan terhadap Roy dan Tifa ini
02:47Bung Ade Anda sempat bilang
02:48Terima kasih kepada yang telah memberikan kado istimewa kepada Jokowi Dodo
02:53Dengan membebaskan para tersangka yang menghina bahkan residivis
02:57Jadi ini jatuhnya apresiasi atau gimana nih?
03:00Jadi Bang Tifal
03:03Tentu ada kekecewaan yang mendalam bagi kami
03:06Sebagai pecinta Bapak Insinyur Jokowi Dodo
03:11Yang segaligus adalah pecinta Bapak Prabowo dan Mas Gibran
03:18Kami ini relawan kan mendukung selalu
03:22Langkah-langkah yang pemerintah lakukan
03:27Artinya kekecewaan ini
03:30Mungkin kemarin menjadi klimaks
03:34Ketika kita melihat hukum di Indonesia ini
03:37Malah kok seperti ini
03:39Kenapa saya bilang
03:41Ada penangguhan yang dilakukan oleh kejaksaan
03:44Atau tidak ditahannya para tersangka
03:48Dasarnya adalah jelas
03:50Pelaporan yang kami lakukan itu
03:52Based on alat bukti
03:55Gak ada lain
03:56Artinya selalu seperti itu
03:58Based on alat bukti kok
04:00Nah tiba-tiba setelah dari tahapan penyelidikan
04:04Penyelidikan BAP kemudian ditetapkannya
04:07Tersangka hingga ada penangkapan
04:11Tentunya polisi sudah meyakini
04:14Bahwa ada tindak-tindak anak disitu
04:16Dan Anda merasa berbahaya
04:18Kalau kemudian keduanya dilepaskan oleh kejaksaan?
04:20Tentunya seperti itu
04:21Kenapa?
04:22Itu adalah presiden buruk
04:23Kenapa saya bilang presiden buruk?
04:25Ya
04:25Selama saya menjadi advokat
04:28Bang Tifal
04:30Kami
04:31Kalau penangkapan di polisi dilakukan
04:34Itu pasti di kejaksaan
04:36Itu pasti juga dilakukan penahana
04:38Nah
04:38Yang menjadi
04:39Dalam praktek ya
04:41Yang menjadi
04:42Kami menjadi aneh
04:44Dan baru kali ini saya menghadapi kasus
04:47Ya
04:48Dimana
04:50Ditangkap di kepolisian
04:51Kemudian dilepaskan di
04:53Tingkat kejaksaan
04:54Ini belum pernah kami hadapi
04:56Saya pribadi
04:57Kecurigaan Anda apa ini?
04:58Ya
04:58Tentunya tanda kutip nih
05:00Ada apa?
05:01Apakah karena tokoh-tokoh yang hadir disitu
05:04Orang-orang yang
05:06Saya anggap itu adalah backingan semua kan?
05:09Karena gak sembarang loh
05:10Ini mantan pejabat
05:11Pejabat yang luar biasa berada di puju pimpinan ya kan?
05:15Termasuk mantan Wakapori
05:16Dan lain sebagainya
05:18Ini kan ada disitu
05:19Terus disebutkan nama-nama yang lain oleh saudara saya
05:22Dan ada disebutkan terima kasih kepada
05:25Bapak Prabowo Subianto
05:28Yang sebenarnya keyakinan kami tidak ada sampai ke situ
05:31Oke
05:31Tetapi sebagai
05:33Pecinta Bapak
05:34Prabowo
05:35Saya cuma menyampaikan bahwa
05:38Lihatlah ini
05:39Seperti ini hukum diperlakukan
05:40Ini ngadu sebenarnya
05:41Bang Tifal
05:43Artinya berkeluh-kesahlah kami ini kan?
05:45Kenapa?
05:45Karena kok susah banget
05:47Presiden ketujuh
05:48Mendapatkan keadilan di negeri ini
05:50Ada keanehan dengan pembebasan Resurya dan Dr. Tifal ini?
05:53Kalau kita rujuk dalam proses dan prosedur hukum
05:56Biasa saja
05:57Karena seorang aparat penegak hukum
06:00Baik penyidik, jaksa, bahkan hakim
06:02Boleh melakukan penahanan dan boleh juga melakukan penangguhan
06:05Keduanya adalah wendang yang melekat yang diatur oleh undang-undang
06:09Selanjutnya apakah seorang yang sedang diduga melakukan tidak pidana
06:14Harus kita berikan fonis dalam bentuk penahanan kehilangan kemerdekaan
06:18Justru ini menurut saya berlebihan
06:21Karena apa?
06:21Di dalam hukum dikenal asas presumption of innocence
06:24Asas beraduga tidak bersalah
06:26Dimana seorang itu tidak boleh kita anggap bersalah
06:28Kecuali ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
06:31Yang menyatakan dia bersalah
06:33Hari ini jangankan putusan banding atau kasasi yang inkrah
06:37Putusan tingkat pertama saja belum ada
06:39Sebaliknya kalau kita bicara tentang cinta
06:42Yang basisnya adalah cinta yang tulus
06:44Bukan cinta buta
06:46Sebab kalau cinta itu sudah buta yang hadir bukan kebahagiaan
06:50Yang hadir hanya kecewa
06:51Ini maksud cintanya dari siapa ke siapa nih?
06:53Ya ada orang yang menyatakan dirinya cinta kepada seseorang dari Sulu
06:57Yang cinta itu membutakan dirinya
07:00Sehingga cinta itu hanya berbuah kebahagiaan
07:03Kalau klien kami ini ditahang
07:04Sementara hari ini ternyata cinta itu tidak menghasilkan
07:08Bahasa penahanan untuk klien kami
07:11Sehingga kami bisa pahami lah ada kudeta hati
07:14Rasa yang tidak bisa kelimat karena sebelumnya sudah ada
07:18Ya deklarasi kebahagiaan yang luar biasa saat klien kami ditangkap
07:23Tetapi ternyata tidak jadi ditahan
07:25Kalau dianggap berbahaya kalau kata Bung Ade
07:28Ya kalau dianggap berbahaya
07:29Kita pakai ukuran yang objektif jangan subjektif
07:32Yang bahaya itu adalah manakala sudah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
07:36Dimana harusnya ada ekskusi terhadap orang tersebut
07:39Tetapi tidak dilakukan ekskusi
07:41Ini berbahaya bagi wibawa hukum dan penegakan hukum
07:45Contohnya kasus Sylvester Matutina
07:47Dia sudah inkrah terbukti fitnah dan pencemaran terhadap keluarga Pak Yuskala
07:52Yang tidak ada alasan satu pun yang bisa membenarkan dia tidak diekskusi
07:56Kenapa harus itu lagi diungkit-ungkit?
07:58Ya karena dia adalah bagian dari kubu Jokowi
08:00Dan orang-orang yang cinta Jokowi ini selalu membelah hukum
08:03Seolah-olah hukum itu baru adil kalau melayani kepentingan Sulu
08:06Kepentingan Jokowi
08:07Hukum itu seolah-olah menjadi sulim manakala tidak melayani kepentingan Jokowi
08:10Kepentingan Sulu
08:11Tetapi sebenarnya ada juga kontradiksi yang saya anggap ini tidak konsisten
08:16Karena Jokowi sendiri dalam wawancara media menyatakan ya
08:20Dia biasa saja
08:21Dia menyatakan menyerahkan semuanya proses hukum
08:24Kuasa hukumnya juga
08:26Intensi dan atensi hanya proses ini agar sampai ke pengadilan
08:29Sehingga Saudara Jokowi Dodo bisa memulihkan wibawanya
08:32Karena selama ini merasa dicemarkan
08:34Tidak terkait penahanan
08:36Tapi saya malah balik
08:37Jangan-jangan apa yang disampaikan Bung Adi Darmawan ini adalah
08:40Konfirmasi sikap batin dari Saudara Jokowi Dodo
08:44Yang sebenarnya juga sedang kecewa berat gitu loh
08:46Mendengar kabar Roy Suryo ini tidak ditahan
08:49Bagaimana Bang Adi?
08:50Bang Tifal
08:52Kalau ini hanya murni kasus fitnah dan penyemaran
08:56Mungkin itu hal-hal yang biasa saja
09:00Itu yang pertama
09:02Yang kedua
09:03Kalau kita apple to apple dengan kasus pencemaran nama baik
09:07Yang dilakukan Silvester Matutina
09:09Itu tidak apple to apple
09:10Kenapa?
09:11Itu bukan konteks ada pasal 32, 35, ITE
09:17Yang hukumannya ancamannya di atas mata
09:19Itu dulu
09:20Jadi tidak apple to apple
09:22Artinya kita harus berjermin pada sesuatu yang memang
09:29Jangan menggiring
09:30Ya
09:31Persoalan ini bahwa ini adalah persoalan yang sederhana
09:34Ini yang saya tidak sepakati gitu loh
09:37Nah
09:37Kita lihat Roy Suryo
09:39Ya
09:39Hari demi hari
09:40Itu selalu menampilkan hal-hal yang menurut saya
09:45Itu mengulang
09:46Bagaimana itu?
09:48Fitnah
09:48Palsu-palsu dan palsu
09:50Melalui
09:52Apa
09:52Data elektronik yang dia punya
09:55Kemudian dia menyampaikan melalui
09:58Ini harus memakai aplikasi A, B, dan C
10:01Nah
10:02Ini kan persoalan
10:03Terus yang kedua
10:04Bang Tifal
10:05Kenapa kami bilang tidak sederhana?
10:08Karena
10:08Ada orkestrasi
10:10Manajemen konflik yang dilakukan
10:12Dari siapa oleh siapa?
10:14Ya tentunya dari pernyataan-pernyataan yang ada
10:16Kenapa saya bilang begitu?
10:19Ya
10:19Bang Tifal
10:20UKM di situs website resminya
10:24Jelas sudah itu
10:25Menyampaikan
10:26Ya
10:27Bahwa
10:28Ijasa
10:30Dan dialumi di situ
10:32Di UGM
10:33Apalagi
10:34Apa masalahnya
10:37Dengan ijasa ini
10:38Tapi
10:39Saya melihat ini bukan konteks ijasa
10:41Bang Tifal
10:42Ya
10:43Terus yang
10:44Yang paling
10:45Kami lihat nih
10:46Dalam
10:48Segi
10:51Penangguhan penahanan kemarin
10:53Kalau kita
10:54Ditangguhkan kan
10:55Biasanya sudah berhenti tuh
10:56Bang Tifal
10:57Ini kita lihat
10:58Segi politik
10:59Bahwa ada yang menunggangi
11:00Kekuatan
11:01Kekuatan-kekuatan ini
11:03Untuk hal tertentu
11:05Ya
11:06Kenapa?
11:07Saya
11:07Saya mengutip ini
11:09Ya
11:10Bang Tifal
11:10Bahwa
11:11Saya punya data
11:12Ternyata
11:14Ya
11:14Persoalan ini
11:16Bukan persoalan yang
11:17Hanya sampai berhenti di situ
11:19Kenapa?
11:20Setelah dilakukan penangguhan
11:24Bang Revely membentuk
11:26Tim Advokasi Litigasi Kedilan
11:28Dan HAM
11:28TAL HAM namanya
11:29Itu
11:32Memohon kepada pengadilan
11:33Untuk
11:34Prapit
11:35Nah
11:36Termohon di dalam
11:37Prapit ini
11:38Yang menjadi tanda kutip
11:40Menurut saya adalah
11:41Termohonnya itu adalah
11:44Pemerintah Republik Indonesia
11:47Oke
11:47Pemerintah
11:48Poinnya?
11:48Poinnya
11:49Presiden Republik Indonesia
11:51Ceki dan lain-lain
11:53Dan yang
11:54Tambah aneh
11:55Yang memberikan penangguhan
11:57Ya
11:57Ini juga
12:00Termohon
12:00Korelasi dengan
12:01Tudingan
12:02Bahwa ini ada
12:02Bikingan politik itu apa?
12:04Nah
12:04Berarti
12:06Selain kasus ini
12:07Ditunggangi oleh
12:08Orang-orang yang
12:10Tidak bertanggung jawab
12:11Ya
12:12Ini ada unsur
12:13Apa?
12:14Kenapa?
12:15Masih tetap
12:15Digugat kejaksaan
12:16Dan di situ ada
12:17Presiden loh ya
12:18Nah ingat Bang Tifal
12:19Apakah ini pintu masuk
12:22Untuk hal-hal yang
12:23Dimana
12:24Kita lihat
12:25Aktor-aktor yang ada
12:27Membantu teman-teman
12:28Di sebelah itu
12:29Itu kan
12:31Deklarasi
12:32Pemaksudan
12:33Oke
12:33Nah ini yang membuat saya
12:34Sehingga saya butuh perhatian
12:36Khusus buat Presiden
12:37Anda mau bilang bahwa
12:38Interfesinya datang dari Presiden?
12:39Bukan
12:39Bahwa saya meminta Presiden
12:41Memperhatikan ini
12:42Coba lihat
12:43Ini
12:44Anda pun menjadi
12:45Termohon loh
12:46Di dalam sini
12:47Nah itu
12:48Itu yang membuat saya
12:49Harus membuka mata
12:50Pemerintah saat ini
12:51Bang Kozit
12:51Ada tudingan bahwa
12:53Ini ada Bikingan politik
12:54Makanya kemudian
12:54Teman-teman terus-terusan
12:55Mengungkit ini
12:56Bahkan satu tahun
12:57Kasus ini sudah
12:58Dan memperhatikan saat ini
12:59Sepanjang itu tudingan
13:01Tak terlalu relevan
13:03Kita membantah tudingan
13:04Cukuplah kita katakan
13:05Itu tudingan
13:07Yang sifatnya
13:07Tidak pernah
13:08Naik menjadi fakta
13:09Justru yang harus kita perhatikan
13:11Apakah ada fakta hukum
13:12Terkait itu
13:13Karena kalau kita bicara tudingan
13:15Jangankan
13:15Bung Adi Darmawan
13:16Netizen yang nonton pun
13:18Banyak sekali
13:19Yang beragam tentang masalah ini
13:20Harusnya kita sebagai orang
13:22Yang berpikir untuk
13:23Bangsa dan negara
13:24Berpikir tentang
13:25Pendegakan hukum
13:25Kita kesampingkan unsur
13:27Non-hukum
13:28Dan kita fokus
13:28Unsur hukum
13:29Agar apa
13:30Agar persoalan ini
13:32Tidak menimbulkan
13:34Masalah lain
13:34Setelah diselesaikan
13:36Melalui pengadilan
13:37Kita harapkan ya
13:38Pengadilan itu
13:39Seperti begadaian
13:40Kurang lebih
13:41Benar-benar mengatasi
13:42Masalah tanpa masalah
13:44Yang gak make sense
13:44Menurut Anda
13:45Dari alasan yang disampaikan
13:46Bung Adi tadi apa
13:47Karena ketika narasi
13:49Tudingan ini
13:49Terus dikembangkan
13:51Maka putusan apapun
13:52Dari pengadilan
13:53Akan terdelegitimasi
13:54Bukan oleh
13:55Proses hukum
13:56Yang justru oleh
13:57Tudingan-tudingan liar
13:58Misalkan
13:59Menuding adanya
14:00Pemakzulan
14:01Sehingga orang membaca
14:03Oh ini proses hukum ini
14:04Ada motif pemakzulan
14:05Padahal kalau dikaitkan
14:06Dengan pemakzulan pun
14:07Tidak ada kaitannya
14:08Dengan presiden
14:09Karena memang ada
14:10Misalnya
14:10Penawaran TNI itu
14:12Di 17 April 2025
14:13Yang lalu
14:14Sesaat setelah
14:15Peristiwa Sulu
14:16Memang membuat acara
14:17Ada 8 atau 9 tuntutan
14:19Salah satu memang
14:20Pemakzulan
14:20Tapi terhadap
14:21Gibran Raka Buming Raka
14:22Karena dianggap
14:23Ya karena
14:24Dianggap tidak sejalan
14:26Sesuai dengan putusan MK
14:27Itu belum cukup umur
14:29Begitu
14:29Nah saya kesampingkan itu
14:30Saya masuk kepada
14:31Pokok persoalan
14:32Apakah
14:33Begini saja sederhana
14:34Ketika seseorang
14:36Ditangguhkan
14:38Langsung kita membangun
14:40Ada kesimpulan
14:41Ada backingan
14:42Kita jawab
14:43Ya
14:45Apakah backingan itu
14:46Terkait kepentingan politik
14:47Ini yang berbeda
14:49Karena sesungguhnya
14:50Jaminan itu
14:51Adalah backingan
14:52Kalau bahasa publik
14:53Sebentar
14:53Karena Anda juga
14:54Saat penahanan
14:55Roy dan Tifa
14:56Anda juga sempat bilang
14:57Ada main-main
14:57Dalam tanda kutip
14:58Orang Solo
14:58Terhadap kedua
14:59Klien Anda itu
15:00Ya justru
15:01Kalau kita mau konsisten
15:02Menyebut adanya
15:03Intervensi itu
15:04Adalah ketika
15:05Wawonang itu
15:06Dijalankan secara
15:08Wawonang
15:08Sewonang-wenang
15:09Misalnya
15:10Sewonang-wenang itu
15:11Menggunakan
15:12Wawonang tidak
15:12Untuk penuntukannya
15:13Menggunakan
15:14Wawonang
15:15Sebenarnya
15:16Belum
15:16Belum seharusnya
15:17Dilakukan
15:18Masih ada
15:18Wawonang yang lain
15:19Yang bisa dilakukan
15:20Atau bahkan
15:21Tidak menggunakan
15:22Wawonangnya
15:23Itu sama
15:23Wawonang-wenang
15:24Nah dalam konteks ini
15:25Misalnya dalam konteks
15:26Penangkapan
15:27Dalam proses tahap dua
15:28Sebagiannya Kapolilis
15:29Sekarang-wenangnya Kapolilis
15:41Tidak menggunakan
15:59Kenapa
16:00Kenapa
16:00Ketika
16:00Penangguhan
16:01Yang memang
16:01Menjadi
16:02Wawonangnya
16:02Dari
16:03Jaksan
16:03Dan setelah
16:05Tahan dulu disitu
16:06Karena juga menarik
16:06Cermati adalah begini
16:07Setelah penangguhan
16:08Penahanan itu
16:09Diberikan
16:09Dan kejaksan kepada
16:10Roy dan Tifa
16:12Tiba-tiba
16:12Tifa
16:14Kepada publik
16:15Menyampaikan terima kasih
16:16Kepada Presiden
16:17Prabowo Subianto
16:18Arahnya kemana
16:20Ucapan apresiasi itu
16:23Pertama-tama
16:24Saya mengucapkan
16:24Terima kasih
16:25Kepada
16:25Presiden Republik Indonesia
16:27Bapak Prabowo Subianto
16:28Karena beliau sangat
16:30Andil
16:30Saya yakin beliau
16:31Berandil di dalam
16:32Bagaimana kita
16:33Berjuang ini
16:36Ucapan terima kasih
16:38Dari Dr. Tifa
16:39Kepada
16:40Presiden Prabowo Subianto
16:41Usai tidak ditahan
16:43Oleh kejaksaan
16:43Memunculkan kecurigaan
16:44Benarkah ada
16:46Orang kuat
16:47Dibalik penangguhan
16:49Penahanan itu
16:49Saya masih berdiskusi
16:51Dengan Sekjen Paradi Bersatu
16:52Yang juga Relawan Jokowi
16:53Ade Darmawan
16:53Dan kuasa hukum
16:54Roy Suryo
16:55Ahmad Kozinudin
16:56Jadi sampai Dr. Tifa
16:57Menyampaikan terima kasih itu
16:59Kepada Presiden pula
17:00Apakah proses
17:01Penangguhan penahanan
17:02Ada keterlibatan Presiden
17:03Di sana
17:04Yang kita buat
17:06Parameter itu adalah
17:07Pertama formil
17:07Yang kedua material
17:08Secara formil
17:10Tidak ada satu pun
17:10Teken atau nama
17:11Presiden Prabowo Subianto
17:13Dalam proses
17:13Hingga
17:14Akhirnya keputusan itu
17:15Dikeluarkan oleh
17:16Kejaksaan Negeri
17:16Jakarta Selatan
17:17Jelas
17:18Itu karena diajukan oleh
17:19Kuasa hukum
17:20Bersama keluarga
17:20Ada jaminan dari kuasa hukum
17:22Juga keluarga
17:22Juga tambahan dari tokoh-tokoh
17:24Yang kedua
17:25Soal bahwa seseorang
17:26Yang merasa lega
17:27Kemudian merasa
17:28Harus berterima kasih
17:30Kepada pihak-pihak
17:31Yang dirasa
17:32Punya peran
17:33Atau setidaknya
17:35Dirasa
17:36Ini harus disampaikan
17:37Sebagai bentuk
17:38Penghormatan
17:39Dari budaya ketimuran
17:40Ya itu adalah
17:41Hak berogratif
17:42Seorang Tifa Uziyatiyasuma
17:43Misalnya beliau
17:45Mau mengucapkan
17:46Yang pertama sekali
17:46Kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
17:48Syukur biasa
17:49Kepada keluarga
17:50Biasa
17:51Kepada pengacara
17:52Biasa
17:53Kepada presiden
17:53Juga biasa
17:54Karena beliau sangat
17:56Andil
17:56Andil apa yang terasa?
17:58Andil yang terasa adalah
17:59Memang
17:59Dalam proses ini
18:01Agak berbeda
18:01Dengan era
18:02Saat
18:03Jokowi Doro
18:04Menjadi presiden
18:05Dulu seluruh perkara
18:06Yang masuk dalam
18:07Pandangan kami
18:08Kriminalisasi
18:08Selalu ditangkap
18:09Dan ditahan
18:10Tidak ada proses
18:11Juga proses Allah
18:12Yang kemudian
18:13Memungkinkan orang
18:13Yang dituduh itu
18:14Bisa seimbang
18:15Menghadapi perkaranya
18:17Banyak sekali
18:18Kasus
18:18Misalkan Gus Doro
18:19Dan Mbak Bang
18:19Di dalam kasus ini
18:20Ketika dituduh
18:22Dia mengedarkan
18:22Kabar palsu
18:23Kabar bohong
18:24Tentang ijazah palsu
18:25Saudara Joko Widodo
18:26Dijemput paksa
18:27Langsung ditahan
18:28Langsung diadili
18:29Dan pengadilannya pun
18:30Tanpa menghadirkan
18:31Saudara Joko Widodo
18:31Termasuk tanpa
18:32Menghadirkan ijazahnya
18:33Oke tanpa menghadirkan
18:35Joko Widodo
18:35Tidak masalah
18:36Karena bukan laporan
18:36Joko Widodo
18:37Tapi obyeknya kan
18:38Tentang ijazah palsu
18:39Yang semestinya
18:40Hadirkan ijazah asli
18:41Untuk membuktikan
18:42Bahwa itu kebohongan
18:44Tapi ternyata tidak
18:45Dan itu yang berbeda
18:46Dengan era hari ini
18:47Saya kira itu biasa
18:48Mengapresiasi ya
18:49Bang Kosi
18:50Bahwa kemudian
18:51Kita juga memiliki adegium
18:53Jadi adegium
18:54Lex durat
18:55Setamen skripta
18:56Jelas
18:57Artinya
18:58Artinya adalah
19:00Begitulah
19:02Hukum
19:02Keras
19:03Tapi demikian
19:05Yang tercatat
19:07Artinya
19:07Bahwa kemudian
19:09Ada penahanan
19:09Yang tadi disampaikan
19:11Bang Kosi
19:11Bahwa ada penahanan
19:12Terhadap
19:14Teman-teman
19:14Gus Nur dan lain-lain
19:15Gus Nur ya
19:16Gus Nur dan lain-lain
19:17Bahwa itulah hukum
19:20Memang seperti itu
19:21Dan hukum itu
19:22Di era Jokowi
19:22Memang dibuat keras
19:23Memang seperti itu
19:24Ya kan
19:25Keras
19:26Dan
19:26Begitu yang tertulis
19:28Makanya ketika kita
19:29Sebagai warga negara yang baik
19:31Jangan melanggar hukum
19:33Apalagi
19:34Ada unsur
19:35Tidak pidanahnya
19:36Dan bisa dibuktikan
19:37Kan itu
19:37Ini kan sudah ingkrah
19:38Artinya kalau ada ingkrah
19:40Seperti itu
19:41Sudah ditetapkan oleh pengadilan
19:43Kita harus hormati
19:45Sama
19:45Dengan Bang Kosi
19:47Mengatakan bahwa
19:47Ini
19:49Harus diterima semua pihak
19:50Ketika ini adalah
19:51Suatu kewenangan
19:52Untuk tidak menahan
19:54Reisturio dan
19:55Dokter Tifa
19:56Kalau keluar
19:57Tanda apresiasi itu
19:58Anda merasa ada yang aneh juga
20:00Enggak disitu
20:00Nah
20:00Kalau
20:02Terkait
20:03Apresiasi ini
20:04Ini adalah tanda kutip kan
20:05Bahwa
20:06Ada intervensi atau enggak
20:08Tetapi
20:09Kita tidak mau kembali
20:10Ke situ
20:10Itu adalah kewenangan
20:11Saya kembali
20:12Bahwa saya menyadari
20:13Bahwa kekecewaan kami kemarin
20:15Ketika kami renungkan
20:17Sebagai advokat
20:17Sebagai penegah hukum
20:19Tentunya kita harus menerima
20:20Apapun itu kewenangan
20:22Kenapa
20:23Saya rasa mungkin
20:24Ada pertimbangan lain
20:25Iya kan
20:27Yang ingin disampaikan
20:28Oleh
20:31Kejaksaan kepada kami
20:32Para penegah hukum
20:33Tetapi
20:34Yang membuat kami
20:36Berpikir lagi
20:37Dan berpikir lagi
20:39Kenapa
20:40Pada saat sudah ditangguhkan
20:42Kok malah diperapit
20:45Ini
20:46Yang membuat kami
20:47Loh
20:47Ini ada apa
20:49Bukankah itu bagian dari hak setiap orang
20:50Untuk melakukan pra-peradilan
20:51Kalau
20:52Sudah ditangguhkan
20:54Sebiasanya kami
20:56Menangani kasus
20:57Bang Tifal
20:58Itu kami akan berhenti
21:00Tentunya kita
21:01Buktikan di pengadilan
21:02Tidak perlu
21:03Nah
21:03Adakah tunggangan
21:05Pihak-pihak lain
21:06Sudah perapit aja
21:07Sebagai pintu masuk
21:08Untuk melanjutkan
21:10Perjuangan yang akan digoreng
21:11Kemudian narik
21:12Siapa yang menunggang
21:12Misalkan seperti itu
21:14Nah kita tahu
21:14Ada kan udah bilang
21:16Ini ada yang menunggangi
21:17Harusnya ada bukti dong
21:17Siapa yang menunggangi itu
21:1850
21:19Ini mohon maaf
21:2050 penjamin ini kan
21:22Bukan orang sembarangan nih
21:23Kan disebutkan oleh
21:24Bang Kosi sendiri
21:25Ya kami berpikir
21:26Sebagai rakyat
21:28Loh ada apa ya
21:29Kan itu
21:30Siapa yang ada curiga
21:30Dari 50 itu
21:31Oh ya disitu
21:32Banyak sekali
21:33Penawirawan yang mendeklarasikan
21:34Kemarin pemaksunan
21:35Ya dong
21:37Kan kita
21:38Kita melihat ini
21:39Apakah ini disadari
21:40Oleh Bang Kosi
21:42Sebagai pengacara
21:43Dokter Tifa
21:45Atau memang
21:46Tidak diketahui
21:48Bahwa
21:48Oh ini ada
21:49Ada penumpang gelap nih
21:51Dalam kasus ini
21:52Nah ini yang perlu kita
21:53Perjelaskan
21:54Nah itu
21:55Seperti itu
21:56Bahwa itu yang
21:57Yang hari
21:57Salah satu parameter
21:58Berpikir jernih
21:59Objektif itu adalah
22:00Ya seperti itu Bang Kosi
22:01Apakah Bang Kosi tahu
22:02Atau tidak
22:03Konsistensinya
22:04Bunga Darmawan kan
22:05Meminta misalnya ke saya
22:06Sering menasihati
22:07Kita harus husnut
22:09Jangan buruk sangka
22:10Iya betul
22:11Oh berarti tidak ada ya Bang Kosi
22:13Dan kemudian kan
22:14Kita diminta menilai
22:15Ya kalau kita menilai
22:16Seorang itu
22:17Nah nunah kumubi aduwahir
22:20Artinya
22:20Kita menghukumi apa yang nampak
22:21Kalau nampaknya
22:22Terima kasih pada presiden
22:24Dan itu sesuatu yang halal
22:25Ya sudah
22:25Gak usah ditafsirkan kemana-mana
22:27Kalau yang 50 orang tadi
22:28Masih ada dicurigai
22:29Kalau itu 50 orang
22:29Itu bagian dari penjamin
22:30Penangguhan-penahan
22:31Dan itu prosedur dalam kuap
22:32Ya sudah memang
22:33Begitulah mekanismenya
22:34Dan kalau memang
22:35Ada penangguhan
22:36Dan dikabulkan
22:37Dan itu melegakan
22:38Seorang tersangka
22:39Ya kita ikut terido
22:40Jadi saya melihat
22:41Bung Adi itu masih ada keganjelan
22:43Dan saya khawatirnya
22:45Justru ini adalah
22:46Sikap batin
22:46Yang mewakili
22:47Bu Jokowi
22:48Yang selama ini
22:49Sebenarnya tidak ridho
22:50Kalau ada penangguhan
22:51Dan ini menjadi
22:52Ingat Bang Kosi
22:53Saya
22:53Sebentar Bang Kosi
22:54Saya Bang Kosi
22:56Saya sepakat
22:57Bahwa ini adalah kewenangan
22:58Ya
22:58Tetapi yang kami tidak terima
23:00Kenapa
23:01Setelah pasca ditangguhkan
23:03Kok ada profit
23:04Buat kerja
23:05Itu juga saya berpetisi
23:06Dulu kami diminta
23:07Untuk profit
23:08Silahkan
23:09Kalau tidak sesuai
23:10Ya tentunya sebelum ditangguhkan
23:11Kok setelah ditangguhkan
23:12Kan tidak bisa
23:13Kita mengambil langkah hukum
23:14Mengikuti apa yang diinginkan lawan
23:16Tentu kita punya
23:17Kemerdekaan
23:17Kemandirian
23:19Suka-suka gua loh
23:21Kira-kira begitu
23:21Nah tetapi yang paling penting
23:23Yang menarik adalah
23:24Tadi misalnya
23:24Kalau kita tidak bisa
23:25Mengaitkan ini dengan
23:26Kasus Sylvester Matutina
23:28Karena tidak
23:28Apple to Apple
23:29Karena ada pasal 32
23:3033
23:30Yang bisa digunakan
23:31Untuk menarik
23:31Justitu mengkonfirmasi
23:33Memang ada intensi
23:34Atensi
23:34Menyelundupkan pasal itu
23:35Agar ada alasan
23:36Untuk melakukan penahanan
23:38Padahal delik utamanya
23:39Genus deliknya
23:40Delik utamanya
23:41Fitnah dan pencemaran
23:42Bang Kosi
23:43Ini based on
23:44Alat bukti
23:45Bang Kosi
23:46Saya bersampaikan
23:47Bang Kosi
23:47Bahwa based on
23:48Alat bukti Bang Kosi
23:49Bahwa pasal 32
23:51Dan 35
23:51Itu based on
23:52Alat bukti
23:52Based on alat bukti
23:53Tidak
23:54Tapi kan terserah
23:55Mana yang mau kita laporkan
23:56Apakah pencemaran saja
23:58Seperti Pak Lhud
23:59Bisa juga kita memaksa
24:00Pak Lhud itu
24:01Tidak kemudian
24:02Menggunakan pasal 32
24:0335
24:03Kuali pun 32
24:0435 ada
24:05Saya melihat
24:06Pak Lhud lebih
24:07Punya sikap
24:08Ketimbang saudara Jokowi
24:09Karena ini menggunakan
24:10Di kasus Hans Azhar
24:11Fathia Malu
24:12Dini
24:12Dulu Pak Lhud juga
24:14Udah ada
24:14Undang-undang
24:16Sama
24:16Adalah parut
24:17Tidak digunakan
24:1832 35
24:19Nah
24:19Penggunaan 32 35
24:21Itu justru
24:22Mengkonfirmasi
24:22Ada niat jahat
24:23Yang ingin
24:24Agar prosesnya
24:25Bisa dipahar
24:26Memikiran sepihat juga
24:28Bang Kosi juga memikir sepihat
24:30Artinya gini
24:32Based on alat bukti
24:33Kenapa kita menerapkan pasal itu
24:34Karena memang
24:35ITE
24:36Dan sebenarnya
24:37Alat buktinya terhadap
24:38Jokowi Dodo
24:39Laporan Bunga Di Darma
24:40Tidak ada
24:40Sama
24:40Based on alat bukti kita juga sama
24:42Tidak ada 32 35
24:43Based on alat bukti kita sama
24:44Tidak ada
24:44Laporan live click
24:45Tidak ada
24:46Tetapi
24:46Kenapa
24:47Saya juga menjadi saksi
24:49Di kasus
24:50Pak Jokowi
24:51Iya
24:52Tapi kan tidak ada
24:52Pasal yang sudah
24:53Tetapi apapun itu
24:54Kita tidak bisa juga
24:55Mencurigai teman-teman
24:56Pengacara dari Pak Jokowi Dodo
24:57Bahwa mereka
24:58Menyelundupkan
24:59Pasal Bang Kosi
25:00Karena itu
25:00Based on alat bukti
25:01Tahu saya
25:02Seperti itu
25:03Saya katakan
25:04Inilah yang disebut
25:05Mengkonfirmasi ada
25:06Intensi
25:07Memasukkan pasal itu
25:08Agar bisa digunakan
25:09Dasar
25:10Untuk melakukan penahanan
25:11Terbukti
25:11Ketika tidak ditahan
25:13Selalu dikejar-kejar
25:14Untuk ditahan
25:14Saya mau bertanya
25:15Kepada Pak Jokowi
25:16Pak Jokowi
25:17Sebenarnya Anda ini
25:17Pengen menahan
25:18Roy Surya atau tidak sih
25:19Kalau ingin
25:20Sampaikan saja
25:21Kepada Kapolwili
25:22Pasti ditahan
25:23Enggak
25:24Jadi gini
25:25Sampai saat ini
25:27Pak Bapak Jokowi
25:28Selalu beracuan pada
25:31Konsentrasinya
25:32Pada bagaimana
25:33Ini bisa masuk
25:34Kepada pendidilan
25:35Agar bisa memulihkan
25:37Nama baik beliau
25:37Itu yang pertama
25:38Tapi dengan
25:39Dilepaskannya
25:40Dua orang ini
25:41Pak Jokowi
25:41Kecewa gak sih?
25:42Saya lihat
25:43Tidak ada kekecewaan
25:44Sama Pak Jokowi
25:44Kami yang kecewa
25:45Para pendukungnya
25:46Kenapa kami kecewa?
25:48Karena kami menganggap
25:49Ini sudah terhina sekali
25:50Pak Jokowi
25:50Yang pertama
25:51Cinta kalau udah buta
25:52Mbak begini
25:53Bihaknya aja gak kecewa
25:54Saya menjelaskan
25:55Sama Bang Kosi gini
25:58Bagaimana kalau itu
25:59Terjadi pada keluarga kita
26:02Bang Tifal
26:04Dia datang ke kuburan
26:05Bang Tifal
26:06Ya
26:07Datang ke kuburan
26:08Kemudian
26:10Seolah-olah
26:12Seolah-olah
26:13Ziarah
26:14Kepentingannya apa
26:15Ziarah
26:15Terus yang kedua
26:16Menyampaikan dan berkonten
26:18Disitu bersama
26:19Refili Haru
26:20Karena ada jijak digital
26:21Bisa kita lihat
26:21Konten disitu
26:23Menyampaikan disitu
26:25Kejurgaan-kejurgaan mereka
26:27Bahwa ini bukanlah
26:28Ibunya Pak Pak Jokowi
26:29Lebih muda
26:31Lebih muda
26:32Ibunya dari Pak Pak Jokowi
26:33Dodo
26:33Dan lain-lain
26:35Apakah ini
26:36Tidak mengerus
26:38Hati Pak Jokowi
26:39Pada rasa
26:40Tetapi beliau tidak memiliki
26:41Tapi kami yang melihat
26:42Kalau kami yang melihat
26:44Itu
26:44Betul-betul
26:45Luar biasa sekali
26:47Perbuatan ini
26:47Ada alasan menyinggung
26:49Jadi begini
26:51Saya tanya Bang Kosi
26:52Kalau Bang Kosi
26:53Di posisi itu
26:53Seperti apa
26:54Saya minta keluarga saya
26:55Tunjukkan ijazahnya
26:56Biar pola pemikirnya selesai
26:57Ini tidak sesetengah
26:59Bang Kosi pikirkan
27:00Sebagai orang
27:01Yang punya sikap negarawan
27:02Sebagai bapak bangsa
27:03Tidak bisa
27:04Setiap komentara
27:05Di warga negara
27:06Kita sekapi dengan baper
27:07Bawa perasaan
27:08Siapa yang baper
27:09Ya kalau demikian
27:10Bung Ade ini baper
27:11Padahal Jokowi sendiri
27:12Menyatakan tidak
27:13Ya kalau kritik terhadap
27:15Diri pribadi keluarga
27:16Sebagai orang yang pernah
27:17Menduduki jabatan publik
27:19Biasa
27:19Apalagi artis
27:20Artis itu
27:20Apa aja
27:21Ada aja yang nyinyir
27:22Ada yang salah
27:23Nah maka orang
27:24Kalau sudah masuk
27:25Pada kategori
27:25Tokoh publik
27:26Harus siap
27:27Bahwa memang
27:28Ada yang mengapresiasi
27:30Ada yang nyinyir
27:31Kalau belum siap
27:32Ya sudah
27:32Jangan menjadi tokoh publik
27:34Nah saya pikir
27:35Kita harus masuk
27:36Kau agenta utam
27:37Tentang ijazah
27:38Nah itu soal norma etika
27:41Kita tidak bisa
27:42Mengharapkan orang lain
27:43Punya seperti itu
27:44Tinggal sikap kita
27:45Terhadap orang lain
27:46Seperti apa
27:46Kalau saya punya sikap
27:47Biarkan saja
27:48Berarti saya bisa
27:49Menyampaikan kepada publik
27:51Bahwa memang
27:51Kurang ajar
27:52Dan dokter tipe
27:53Kurang ajar kok
27:54Dan itu kan sudah
27:55Dilaporkan kan
27:56Itu aja kok
27:56Memang kurang ajar kok
27:57Hanya memang
27:58Belum ada putusan
27:59Tentang kekurang ajaran ini
28:01Ya artinya seperti itu
28:02Ya kan biasa saja
28:03Kami juga bisa
28:05Berpendapat seperti itu
28:06Bang
28:06Nah karena itulah
28:07Menurut hemat saya
28:08Karena ini sudah masuk
28:09Projustisia
28:10Kalau kita memang
28:11Menghormati negara-negara hukum
28:12Ya kesana dan fokusnya
28:13Tentang ijazah palsu
28:14Kalau mau diekstensifikasi
28:16Soal kuburan
28:17Soal latar belakang
28:18Soal ada kaitan dengan
28:19Sebuah partai komunis
28:21Atau tidak
28:21Itu ya terlalu luas kita
28:22Jadi
28:23Kita mau menyelesaikan
28:24Masalah ini tidak
28:25Kan kita mau menyelesaikan
28:26Masalah ini
28:27Objek utama ijazah palsu
28:29Tinggal dibuktikan
28:30Asli atau tidak
28:30Jika dibuktikan asli
28:32Maka ada pencemaran
28:33Jika tidak bisa dibuktikan asli
28:34Tidak ada pencemaran
28:35Tapi kalau sudah
28:36Kasus di Barreskim
28:37Akan hidup lagi
28:38Kalau sudah panjang
28:39Polemik seperti ini
28:41Dan itu akan
28:41Kami layani
28:43Tidak perlu
28:44Karena sekarang
28:44Kami layani dengan
28:45Wakil kami
28:46Yang akan jadi prinsipal
28:47Adalah Saudara Jokowi
28:48Tidak ada adi darbawang
28:49Tidak ada cuma alat buku
28:51Tidak ada peradi bersatu
28:52Tidak ada peradi yang lainnya
28:53Tidak ada peradi
28:55Kenapa
28:56Kenapa diprapit
28:57Justru LB kami
28:59Ketika memang tidak ada
29:00Peradi bersatu
29:01Tidak ada Samuel Sawikan
29:02Di dalam
29:02Tidak ada Lecumanan
29:04Di dalam
29:04Tidak ada Andi Kurniawan
29:05Di dalam
29:05Kenapa diprapit
29:07Artinya
29:08Memprapit ini
29:09Berarti itu adalah
29:09Bagian dari situ
29:10Sehingga kalau
29:12Termohon kok
29:13Nggak bisa
29:14Ada dua hal yang berbeda
29:15Menjogak Polemik ini
29:17Murni persoalan
29:18Bahwa itu kaitan
29:19Atau ada hal lain
29:22Saya masih berdiskusi
29:23Dengan Sekjen Paradibersatu
29:24Yang juga relawan Jokowi
29:26Ade Darmawan
29:26Serta kuasa hukum
29:28Roy Suryo
29:28Ahmad Kozinuddin
29:29Hal menarik juga
29:30Saya cermati dari
29:31Pernyataan Andabung
29:32Ade dalam konferensi
29:32PES terakhir
29:33Yang menyebut begini
29:34Untuk orang kuat
29:36Di belakang
29:36Roy Suryo
29:37Untuk segera
29:38Mengangkat Roy Suryo
29:39Jadi menterinya
29:40Pemaksud
29:40Apa maksudnya itu
29:41Aduh
29:43Jadi
29:43Kembali lagi
29:44Saya jawab
29:44Bang Tifal
29:45Ungkapan kekecewaan
29:47Ini
29:47Adalah
29:49Suatu ungkapan
29:50Yang memang
29:51Pada saat kita
29:51Menerima kabar
29:52Seperti itu
29:53Kok bisa ya
29:54Seorang residivis
29:55Ya
29:56Sekelas
29:57Roy Suryo
29:58Yang mengulangi
29:59Tindak-indaknya
30:00Sejenis
30:00Yaitu fitnah
30:02Kemudian Pak Jokowi
30:03Lagi
30:03Pak Jokowi
30:03Lagi
30:04Kok kami
30:05Sangat sulit
30:06Mendapatkan
30:06Kedilan
30:07Sehingga
30:08Kami berprinsip
30:10Bukan berprinsip
30:11Kami berpikir
30:12Menalah
30:13Ya sudah lah
30:14Kan ngambek
30:15Boleh dong
30:15Kan dia
30:16Bapak bangsa saya
30:17Sama siapa
30:18Kami mau mengadu
30:19Bang Tifal
30:20Ya
30:21Kalau bukan
30:22Bapak Presiden
30:23Kami mendukung
30:25Bapak loh
30:25Iya kan
30:27Ini Anda lagi nuduh
30:28Siapa kalau kayak gitu
30:29Bukan nuduh
30:30Artinya itu
30:31Bahasa ngambek gitu
30:32Udah deh angkat aja
30:33Sekalian
30:33Saya pertegas
30:34Berarti Anda ngambek
30:35Kepada siapa nih
30:36Mengandang
30:36Ngambek dong
30:37Sama pemerintahan yang ada
30:38Karena kami mau mengadu
30:40Sama siapa lagi
30:41Bang Tifal
30:41Ini masalahnya
30:42Anda diksinya terang
30:44Untuk segera mengangkat
30:45Roy Surya jadi Presiden
30:45Bisa mengangkat
30:46Menteri kan Presiden
30:47Anda mau ngambek ke Presiden
30:48Iya saya
30:48Saya ngambek ke Presiden
30:50Karena saya memilih Anda
30:51Dan saya tidak mencuriga Presiden
30:52Bahwa Presiden
30:53Di belakangnya
30:54Tidak
30:54Tetap saya ngadu dong
30:55Yaudah lah
30:56Bapak Presiden
30:56Dia aja deh
30:57Kan gitu
30:58Kan itu hal biasa
30:59Bahwa apa yang kami lakukan
31:01Relawan Prabowo Gibran ini
31:03Kok kami gak didengar
31:04Itu loh
31:06Rintihan hati kami ini
31:07Gak didengar
31:08Bang Tifal
31:09Kalau Bang Tifal mau tahu
31:11Kami ini gak didengar
31:12Rintihan apanya
31:13Bagaimana yang menurut Anda
31:15Kayaknya gak dijawab nih
31:17Buktinya
31:18Buktinya
31:19Penangguhan
31:20Yang biasa kami lakukan
31:21Sekali lagi
31:22Saya mengulangi ke
31:23Tahap awan
31:24Tidak ada
31:25Ini
31:25Hal baru
31:27Saya menangani
31:27Kasus
31:28Dimana
31:29Dilakukan penahanan
31:30Karena penanganan itu
31:31Penangkapan itu dilakukan
31:32Pertama acuannya adalah
31:34Di atas lima tahun
31:35Mengulangi
31:36Terus menerus
31:37Ya
31:38Tindak bidananya
31:40Penghasutannya
31:42Di seluruh podcast-podcast
31:44Media sosial
31:45Ya
31:46Adakan pertunjukan
31:48Demonstrasi
31:49Ini
31:49Ini
31:50Palsu
31:50Ini
31:50Dan tidak memikirkan
31:52Apa yang dilihat di website
31:53UGM
31:54Karena yang berhak mengatakan
31:56Ini bukan
31:56Dia kan bukan
31:57Roy Suryo
31:59Tapi UGM
32:00Sebagai
32:01Universitasnya
32:03Kan itu
32:03Pertama
32:03Itu yang pertama
32:04Oke
32:04Yang kedua
32:05Kenapa kami kecewa
32:07Iya dong
32:07Kami punya presiden
32:09Kami mendukung Bapak
32:10Kami cintai Bapak
32:13Kita komitmen
32:16Tidak hanya mengeluh kepada
32:17Pak Prabowo saja
32:19Saya juga mengeluh sama Mas Gitan
32:21Saya juga mengeluh sama seluruh
32:23Para elit
32:25Kenapa?
32:25Tidak boleh
32:26Kami mengadu itu
32:27Karena kami adalah bagian dari situ
32:29Tapi kami pun tidak didengarkan
32:31Cukup masuk akal gak?
32:32Cukup begitu
32:33Saya justru membangun narasi begini ya
32:35Kalau kita sedang
32:36Membangun bangsa
32:37Menegakkan hukum
32:39Bicara tentang
32:40Kepentingan publik
32:41Memang kita harus punya
32:43Sikap batin
32:44Tidak paperan
32:45Tidak ngambekkan
32:47Bahaya republik ini
32:48Kalau dibangun dengan pikiran
32:50Yang paperan ngambekkan
32:51Sehingga seolah-olah
32:51Negara itu harus dibelah
32:53Pada pilihan
32:55Harus melayani
32:56Kepentingan dirinya
32:57Seolah-olah
32:58Yang punya presiden
32:59Hanya dirinya
32:59Seolah-olah
33:00Presiden itu
33:01Hanya milik relawan
33:02Seolah presiden itu
33:03Hanya milik orang yang pernah memilih
33:04Padahal ketika presiden
33:05Diambil sumpah jabatannya
33:07Itu dia menjadi presiden
33:08Bagi seluruh rakyat
33:09Sehingga yang dia layani
33:10Bukan hanya mereka
33:11Yang dulu pernah memilih
33:12Atau mereka yang dulu
33:13Pernah menjadi relawannya
33:14Tetapi seluruh rakyat
33:15Tapi Anda juga
33:16Saat penahanan
33:17Klien Anda
33:18Roy Suryo
33:18Anda juga pernah bilang gini
33:19Penangkapan Roy Suryo
33:20Ini adalah abuse of power
33:22Melayani kepentingan pelapor
33:23Yakni saudara Jokowi Dodo
33:24Anda juga
33:24Saya preskritif
33:26Saya batasi
33:27Pada saat penahanan itu
33:29Tidak dilakukan
33:29Sesuai dengan koridor
33:30Misalkan penangkapan itu
33:32Harus diawali dengan
33:33Pemanggilan dan seterusnya
33:34Nah balik lagi
33:35Soal apa yang disampaikan
33:36Lebih baik menjadi menteri
33:37Justru ini adalah
33:38Tuduhan yang sangat serius
33:39Kepada presiden
33:40Pak Rambut Subianto
33:41Seolah penangguhan itu
33:42Dilakukan atas arahan
33:43Dari presiden
33:44Sehingga Bung Adi Darmawan
33:46Ngambuk kepada presiden
33:46Yaudah Pak presiden
33:47Jangan hanya kasih penangguhan
33:48Jadikan menteri saja si Roy
33:50Kan bahaya
33:51Membangun arasi seperti itu
33:52Bahaya
33:53Kenapa
33:53Presiden itu
33:55Meskipun dipilih
33:55Hanya 58%
33:57Tetapi de facto
33:58Hari ini dia presiden
34:00Bagi seluruh rakyat
34:00Seluruh rakyat
34:02Gak boleh kemudian dikontasi
34:04Soalnya Prabu
34:05Hanya presidennya
34:06Bung Adi Darmawan
34:07Presidennya Roy Suryo
34:09Presidennya
34:09285 juta penduduk
34:11Itu yang pertama
34:11Yang kedua
34:12Yang perlu saya sampaikan
34:13Bang Tifa
34:14Bahwa
34:16Apa yang
34:17Dilakukan oleh
34:19Penerapan hukum ini
34:20Ini sudah betul
34:21Kenapa saya bilang
34:22Sudah seharusnya dilakukan
34:24Bukan yang terbaik
34:25Tapi ini seharusnya
34:26Dilakukan penahanan
34:27Kenapa
34:28Kuar-kuar terus
34:29Dan ingat
34:31Anda sudah menandatangani
34:32Sudah penyataan
34:34Di
34:36Kejaksana Agung
34:37Bahwa Anda tidak akan mengulangi
34:39Perbuatan yang sang
34:40Klien Anda
34:41Ya
34:42Nah ini kita lihat
34:43Kalau tidak
34:44Masukkan lagi
34:45Ini justru kami
34:47Kami tidak terima
34:48Kalau
34:48Kalau-kalau
34:50Timbul lagi nih
34:51Fitnah-fitnah
34:52Susulat
34:53Kamu kan bisa melaporkan juga
34:54Bang Tifa
34:55Based on
34:56Alat bukti yang
34:57Setelah dilaporkan
34:59Kedepannya itu
34:59Makin kencang
35:00Dan Anda berencana
35:01Untuk melakukan itu
35:02Tidak
35:02Maksudnya
35:03Ini yang kita melihat
35:04Ya
35:05Based on alat bukti
35:06Setelah dilaporkan
35:08Itu malah lebih kencang
35:09Based on alat buktinya
35:11Iya kan
35:12Nah itu
35:13Nah
35:13Salahkah kita sebagai
35:16Anak bangsa
35:17Mengadu kapal presiden
35:18Kamu
35:19Mengadu kapal presiden
35:20Kenapa gak boleh
35:21Kenapa gak boleh
35:22Jadi begini
35:23Setiap orang punya hak
35:25Untuk menanggu
35:25Ini tidak
35:26Diskriminatif saat ini
35:28Adalah klien saudara
35:30Klien saudara ini
35:32Diskriminatif
35:33Kita korban
35:34Kami ini bukan
35:36Pada orang yang punya
35:37Decision maker
35:38Bukan orang yang punya
35:40Kewenangan untuk
35:40Ya ditangguhkan
35:42Tidak
35:42Tidak boleh
35:43Tidak
35:43Kami hanya menggunakan
35:45Hak kita
35:46Untuk mengajukan
35:46Permohonan
35:48Dan kebetulan
35:48Kota Allah
35:49Permohonan itu
35:50Dikabulkan dan ditangguhkan
35:51Jadi kalau ada
35:52Tindakan diskriminatif
35:53Berarti tuduhannya
35:54Bukan kepada kami
35:55Kepada penegak hukum
35:56Yang hari ini
35:57Seolah-olah
35:57Kenapa ditangguhkan
35:59Itu diskriminasi
35:59Padahal penangguhan itu
36:01Biasa saja
36:01Biasa saja
36:03Saya berpraktik sebagai
36:04Advokat
36:04Ada penangguhan
36:05Ada pengalian
36:06Ada penangguhan
36:07Kami tidak pernah bilang
36:08Ada pengalian dari
36:09Tahanan
36:10Tahanan rumah
36:11Itu biasa saja
36:12Bang Kosi
36:13Jadi
36:14Kenapa
36:15Jokowi tidak mendapatkan
36:17Keadilan
36:20Itu Bang Kosi
36:21Keadilan apa yang dimaksud
36:22Apakah dengan menahan
36:23Warga negara
36:24Anak bangsa
36:25Yang pernah menjadi rakyatnya
36:26Itu baru adil
36:27Ya saya mengulangi lagi
36:28Bang Kosi bahwa
36:29Apa yang
36:30Itulah hukum
36:31Nah kalau demikian
36:32Pak Jokowi sendiri
36:34Menyatakan gak apa-apa
36:34Ikuti prosesnya
36:35Berarti Bung Adi Darmawan
36:36Tidak mengikuti
36:37Arahan Pak Jokowi
36:38Saya sudah sampaikan
36:40Kembali kepada
36:41Kewenang
36:41Kami menerima semua
36:42Kami tidak keberatan
36:43Kami tidak keberatan
36:45Alhamdulillah
36:45Yang menjadi
36:48Pertanyaan kami
36:49Anda
36:52Teman
36:53Rekan Anda
36:54Refli Harun
36:54Kok bisa-bisanya ada
36:56Tapi untuk
36:57Kejaksaan Anda
36:57Sudah memberikan
36:58Ada apa
36:59Itu pertanyaan saya
37:00Belum sidang saja
37:02Masih banyak
37:03Perdebatan
37:04Gitu loh
37:05Langsung menilai
37:06Perjalanan orang
37:07Bagaimana
37:07Saya menilai
37:08Ada apa
37:10Lalu bagaimana
37:11Kita punya
37:11Aspektasi
37:12Saat sidang
37:14Saat sidang
37:16Akan berlangsung
37:16Di pengadilan
37:17Negeri Jakarta Timur
37:18Bakal bergulir nanti
37:19Kita bahas sebentar lagi
37:21Setelah
37:22Polemik panjang
37:23Dan proses hukum
37:24Yang berliku
37:25Semua mata kini
37:26Menanti
37:26Proses sidang
37:27Saya masih bersama
37:28Seksin Peradi Bersatu
37:29Yang juga
37:30Relawan Jokowi
37:30Adi Darmawan
37:31Dan kuasa hukum
37:32Roy Suryo Ahmad
37:33Kozinuddin
37:33Sebelum
37:34Masalah sidang
37:35Yang akan kita hadapi
37:36Sebentar lagi
37:36Saya juga tertarik
37:38Pada pernyataan
37:39Rekan Anda juga
37:39Abdul Gafur Sangaji
37:40Yang pernah bilang bahwa
37:41Ada pernyataan
37:43Dari Jaksa
37:43Terkait dengan
37:44Tawaran yang dilakukan
37:45RJ
37:46Atau berdamai
37:47Dengan pelapor
37:48Pak Jokowi Dodo
37:48Datang dari Jaksa
37:50Anda sudah sempat
37:51Tanya tidak
37:51Kepada Jaksa
37:52Ini yang menawarkan
37:53Langsung adalah Pak Jokowi
37:54Atau dari Jaksanya
37:55Bukan
37:56Ini kan bagian dari
37:56Prosedur
37:57Play bergening
37:58Yang itu merupakan
37:59Aturan kuah baru
38:00Bahwa Jaksa
38:00Ketika berperkara
38:01Ya menawarkan
38:03Apakah bisa diselesaikan
38:04Dengan restorati justice
38:05Karena sebelumnya juga
38:06Sudah ada tawaran
38:07Lewat kepolisian
38:08Begitu
38:08Jadi secara prosedur
38:09Itu oleh Jaksa
38:10Dan secara sustansi
38:12Saya yang mengapresiasi
38:13Klien kami
38:14Baik Pak Roy maupun
38:15Butiva
38:15Yang menolak
38:16Berdamai dengan Jokowi
38:18Menolak
38:18Meminta maaf
38:19Karena memang tidak ada
38:19Kesalahan yang mereka lakukan
38:20Saat melakukan penelitian
38:21Begitu
38:22Dan ini juga nanti
38:23Akan direpetisi
38:24Saat persidangan pun
38:25Ini akan kembali ditawarkan
38:26Karena apa
38:27Play bergening itu
38:28Bisa terjadi
38:29Di proses penyidikan
38:30Di proses
38:31Jaksa
38:33Pelimpaan
38:33Bahkan nanti di persidangan
38:34Nah memang
38:35Saya melihat ini adalah
38:37Ujian ketangguhan Pak Roy ya
38:39Untuk melawan
38:40Bagaimana
38:40Sulu ini berusaha
38:41Memperpanjang pertarungan ini
38:43Agar apa
38:43Sulu berharap
38:45Tanpa
38:45Sampai masuk ke persidangan
38:47Tanpa ada putusan
38:48Tapi mereka ini
38:49Mengikuti
38:50Pendahulunya
38:51Yang sudah gugur duluan
38:52Mengikuti Rizmon
38:53Mengikuti Egi
38:54Mengikuti Damai
38:55Begitu
38:55Nah namun
38:56Keteguhan ini
38:57Yang akan kita ukur
38:58Apakah sampai pada
38:59Tahap putusan
39:00Kenapa
39:01Kalau ternyata nanti
39:02Dalam persidangan
39:03Ditawarnya juga nyerah
39:04Selesai juga
39:04Ini barang
39:05Sehingga ekspektasi Anda
39:06Saat sidang nanti
39:07Akan terbuka
39:07Atau
39:08Karena gini
39:09Saya mengutip pernyataan
39:10Dari Rifai Kusuman Negara
39:11Kuasa Hukumnya Jokowi juga
39:12Yang menyampaikan
39:13Atau memastikan
39:14Jokowi akan hadir
39:15Dalam sidang
39:16Sebagai saksi korban
39:17Dan menjanjikan
39:18Akan membawa
39:19Ijazah SD sampai S1
39:20Seberapa yakin Anda dengan itu
39:21Dari sisi ini
39:22Sidang harus terbuka
39:23Untuk mengumum
39:23Wajib
39:24Karena ini perkara umum
39:25Bukan perkara perceraian
39:26Atau delik-delik
39:27Yang berkaitan dengan
39:28Susila ya
39:28Kedua
39:29Dari sisi Jokowi
39:30Harus hadir
39:30Wajib
39:31Karena ini adalah
39:31Delik aduan murni
39:32310-311
39:33Sekarang menjadi
39:34344-334-34
39:36Sehingga apa
39:37Kalau sampai
39:38Saudara Jokowi
39:39Tidak hadir
39:39Maka gugur
39:40Kewenangan menuntut jaksa
39:41Kenapa korbannya saja
39:42Tidak mau datang
39:43Tidak mau diperiksa
39:44Berarti gak ada
39:45Jadi fitnah pencembaran
39:46Yang saya khawatirnya
39:47Karena ini alternatif
39:49Lalu yang
39:49Pasal fitnahnya dikesampingkan
39:51Dia fokus ngejar
39:52Kriminalisasi dengan
39:53Pasal 32-35 nya
39:54Itu yang menjadi
39:55Satu pertanyaan kami
39:56Nanti seperti apa
39:57Tapi baliknya
39:58Satu hal lagi
39:59Untuk masalah Jokowi
40:00Menjanjikan
40:01Akan menunjukkan
40:02Ini yang saya masih ragu
40:03Apa yang bikin anda ragu?
40:04Karena orang ini
40:05Sudah ada jaminan loh ini
40:06Iya karena orang ini
40:07Yang pernah ngomong
40:08Ada di kantongnya
40:0911.000 triliun
40:10Pernah menjanjikan
40:12Ada mobil SMK
40:13Dipesan 6.000 unit
40:14Saya pikir untuk
40:15Merti per petisi
40:16Janji bohong itu
40:17Sangat mudah
40:17Bagi seorang politisi
40:18Apalagi politisi yang
40:19Sukses menjadi pemimpin
40:20Dua periode di republik ini
40:22Make sense gak tuh bang?
40:23Gak make sense
40:24Kenapa saya bilang begitu?
40:25Ini memang yang diinginkan
40:26Bapaknya
40:27Sejujurnya Jokowi
40:29Untuk hadir
40:30Bahkan
40:30Pak Jokowi
40:32Akan membawa
40:33Sisa ijazah yang
40:34Tidak disita
40:35Yaitu
40:36Jasa SD dan
40:37SMP
40:38Karena ijazah SMP
40:40Dan
40:40Jasa SMA
40:41Dan S1
40:43Kan sudah disita
40:44Nah gini
40:44Saya ingin mengatakan
40:46Begini Bang Tifa
40:47Kalau memang ini fail
40:49Yang lain jangan ikut campur
40:51Dalam urusan ini
40:52Kita serahkan kepada hukum
40:53Saya rasa ini akan
40:55Tebala balik kok
40:56Yang lain ini
40:56Anda kasih warning ke siapa?
40:58Ya siapa saja
40:58Bagi penduduk mereka
40:59Iya kan?
41:00Yang datang sebagai penjamin
41:02Merame-ramekan
41:05Kontestasi
41:07Fight hukum kami
41:08Bersama para
41:09Rohe Suryo CS
41:11Iya kan?
41:12Artinya
41:13Kalau memang ini
41:13Mau diserahkan ke hukum
41:16Dan kami tahu kok
41:17Ini 12 kosong
41:1912 kosong ini
41:21Bang Tifa
41:2212 nya apa?
41:23Iya kan 12 kosong
41:24Karena kenapa?
41:25Tidak ada jalan mereka ini
41:27Mereka tidak memiliki pembanding
41:29Ya?
41:30Mereka tidak
41:31Tidak memiliki
41:32Saksi kunci UGM
41:34Yang mengatakan bahwa
41:36Ini palsu
41:36Mereka tidak memiliki
41:38Saksi kunci
41:39Yang menyatakan bahwa
41:40Ini ijazah dibuat di ABC
41:42Tidak ada
41:43Nol
41:44Sehingga kami meyakini
41:45Ketika ini tidak ada
41:47Ini sudah lama masuk kok
41:48Iya kan?
41:51Nah kami ini bermain normatif
41:53Bang Tifa
41:54Tidak ada kami ini
41:55Apa namanya
41:56Cewe-cewe di dalam hal ini
41:59Yang berlaku adalah
42:00Permohonan-permohonan
42:01Tanpa ada yang
42:02Kita mau samperin
42:04Untuk menjaga
42:05Bagaikan bodyguard
42:06Di rumah sakit
42:08Ya kan?
42:08Mantan general
42:09Yang
42:10Dengan gagahnya berdiri disitu
42:12Ini nyindir lagi yang 50 itu tadi gitu?
42:14Iya dong
42:14Kan ada jajah digital
42:16Jadi gini
42:16Bang Tifa
42:18Kami ini
42:19Apa yang kami
42:21Sampaikan ini
42:22Dengan apa yang kami lihat
42:23Mata kami gitu
42:24Ada keyakinan bang
42:25Tetap dipandang bersalah nih
42:27Roy Suri
42:29Dan polisi juga bilang
42:31Bahwa hasil bukti-bukti itu
42:32Sudah diuji
42:33Saudara-saudara begini
42:34Gitu loh
42:35Kalau penyidik
42:36Jaksa
42:37Punya keyakinan
42:39Bahwa
42:40Pelaku itu adalah penjahat
42:42Pidara yang bisa dibuktikan
42:44Maka gak akan ragu
42:44Untuk melakukan penahanan
42:46Contoh kasus
42:47Korupsi
42:47BGN
42:48Pagi dicopot
42:50Suri kemudian dijemput
42:51Jaksa Agung
42:52Malamnya langsung
42:53Ditahan
42:54Kenapa?
42:54Ini yakin
42:55Ini korupsi
42:55Saya mau bertanya sama Bang Kosi
42:57Tetapi dalam kasus ini
42:58Ini bukan korupsi yang jelas kejahatan
43:00Bang Kosi
43:01Saya mau bertanya sama Bang Kosi sekarang
43:03Apakah
43:03Pada saat penanggapan penahanan itu
43:05Ada surat pernyataan yang ditandatangani
43:08Bahwa tidak mengulangi
43:10Tidak mengulangi
43:11Perbuatannya lagi?
43:13Sudah
43:13Semua itu berbiasa
43:14Artinya
43:15Ketika kita menandatangani sesuatu itu
43:17Secara eksofisio
43:19Apa yang berarti tindak pidana?
43:21Ada gak?
43:22Ada gak peristiwa itu?
43:23Ada
43:25Jadi jangan kita mengatakan bahwa ini tidak bersalah
43:30Bahwa orang itu diduga melakukan tidak pidana
43:32Bersalah didakwa dengan hukuman dan lain-lain itu tentunya di pengadilan
43:36Sejak awal ditahan
43:37Iya dong
43:38Langsung ditahan
43:39Ada peristiwa Bang
43:40Karena persoalannya itu ada dua
43:42Ada peristiwa Bang
43:43Apakah benar ijazah itu asli?
43:44Ini belum yakin
43:45Yang kedua
43:46Apakah benar orang yang menyatukan pendapat di pemerintah umum
43:49Bagaimana bisa Anda katakan ini yang belum yakin?
43:51Sementara ada universitasnya yang mengatakan dia yang mengeluarkan
43:54Dan di situs websitenya jelas
43:56Oke emang nyatakan
43:57Saya menggunakan parameter tidak ditahannya
43:59Di antaranya itu adalah praktiknya
44:01Berarti penyidik tidak yakin
44:03Jaksa tidak yakin
44:04Kalau tidak yakin Bang Kosi
44:06Ya selalu tidak dilakukan penangkapan
44:08Gak ditahan
44:09Iya kan?
44:09Itu ditanggungkan Bang Kosi
44:11Bukan berarti
44:12Dia terbebas dari
44:13Berarti dilepaskan
44:14Gitu loh
44:14Kita lihat aja nanti
44:15Saya balik lagi
44:16Kalau kejahatan itu benar-benar tidak ada tafsir lain
44:21Kecuali kejahatan
44:22Jaksa gak peduli omongan orang
44:24Gak peduli omongan orang
44:26Mau apapun saya menegakkan hukum
44:28Karena saya yakin
44:29Ini kejahatan dan bahaya sekali
44:31Kalau ini saya tanggungkan
44:31Tapi hari ini memang kasus ini
44:33Kasus yang tidak bisa langsung dianggap kejahatan
44:36Inilah yang direpetisi
44:37Karena ini ada
44:39Irisan antara
44:40Pemberdekaan berpendapat
44:42Meneliti
44:42Menyimpulkan palsu
44:44Dengan apa yang dianggap
44:45Itu sebagai fitnah
44:46Sehingga keyakinan Anda
44:48Bahwa ijazah itu
44:48Nanti walaupun akan tetap ditunjukkan
44:50Ke persidangan
44:50Anda yakin bahwa itu palsu
44:51Itu tetap palsu
44:52Nah gimana Bang?
44:53Coba
44:53Coba bayangkan
44:54Masih ada keyakinan itu
44:55Nah itu diyakini Roy Surya
44:57Tiga bahwa keyakinan ini
44:59Yang sebelumnya
45:00Selalu diyakini bahwa itu
45:01Hanya di ruang publik
45:02Kita mau mendelivari
45:04Keyakinan ini
45:05Melalui putusannya
45:06Bang Tifal
45:07Dia bukan Universitas Gajah Mada
45:10Dia hanya alumni
45:12Alumni yang sesat pikir
45:14Ya kan?
45:16Alumni sesat pikir
45:17Yang selalu
45:19Maintenance isu
45:21Redaksinya berubah-ubah ini
45:22Sekarang ada sesat pikir
45:23Memang sesat pikir
45:24Kenapa saya bilang
45:25Kepada soal
45:25Apakah kita yakin
45:27Kalau kami ditanya
45:28Punya keyakinan
45:28Itu keyakinannya
45:30Adalah 99,9% palsu
45:32Dan keyakinan itu
45:33Akan delivery
45:33Tidak al-mir
45:34Sebagai ahli telematika
45:35Dan perlu tinggalkan
45:37Dia bukanlah
45:38Menimbang bahwa
45:39Ijazah kesempatan
45:40Adalah pasuk
45:40Bata demi hukum
45:42Roses yang dibebaskan
45:43Dari sekalian keduaan
45:44Bahwa anda selalu
45:45Anda membela orang yang salah
45:48Kenapa?
45:49Karena dia bukan
45:49Dukat memang
45:50Penggunaan ijazah pasuk
45:51Untuk presiden
45:52Ini bermasalah
45:55Ini baru pemanasan
45:59Kenapa saya bilang
46:00Pemanasan
46:00Karena proses sidang
46:01Belum berjalan
46:02Baru akan berjalan
46:03Kita tunggu di pengadilan
46:03Saat jadwalnya keluar
46:04Di pengadilan negeri
46:06Jakarta tidur
46:07Jaksa
46:07Lakukan yang terbaik
46:08Jaksa
46:09Abaikan dia
46:11Bung Ade terima kasih
46:12Terima kasih
46:14Terima kasih juga
46:14Untuk anda yang sudah
46:15Menyaksikan Rossi
46:16Jumpa lagi pekan depan
46:17Saya Tifal Solesa
46:18Tetap di Kompas TV
46:19Independen
46:20Terpercaya
46:21Salamat menunggu
Komentar