00:00Hasil geledah rumah pemeriksa pajak, KPK sita emas 1,3 kg dan uang tunai 100 juta.
00:06Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK melakukan penggeledahan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada 11-12 Agustus 2026.
00:15Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap, pengurusan pajak di kantor pelayanan pajak atau KPP,
00:23Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
00:25Beberapa lokasi yang disisir penyidik antara lain, Kanwil Pajak, Surakarta, serta sejumlah titik di Klaten, Jombang, Surabaya, hingga Malang.
00:35Dari rangkaian penggeledahan tersebut, tim penyidik berhasil menyita berbagai dokumen penting dan barang bukti elektronik.
00:42Menariknya, saat menggeledah rumah seorang pemeriksa pajak di Malang, petugas menemukan barang bukti bernilai fantastis berupa logam mulia seberat 1
00:51,3 kg, serta uang tunai sebesar 100 juta rupiah.
00:54Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa seluruh barang bukti yang diamankan akan dianalisis lebih lanjut untuk memperkuat pembuktian perkara.
01:04Pengembangan kasus ini berpatokan pada Surat Perintah Penyidikan Umum, sehingga KPK belum menetapkan tersangka baru.
01:10Meski demikian, proses pemeriksaan saksi telah resmi dimulai.
01:15Penyidik diantaranya meminta keterangan dari Mulyono, mantan kepala KPP Madya Banjarmasin, yang saat ini mendekam di Rutan Tahti Polda, Kalimantan
01:25Selatan.
01:25Sebagai mana diketahui, perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan pada Februari lalu yang menjerat Mulyono, pegawai pajak Dian Jaya
01:33Demega,
01:34serta manajer keuangan PT Buwana Karya Bakti, Venasius Jenarus Genggor.
01:39Mulyono diduga meminta uang apresiasi dari pihak swasta agar permohonan restitusi PPN PT Buwana Karya Bakti senilai puluhan miliar rupiah
01:49untuk tahun 2024 dapat segera disetujui.
Komentar