Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PURWAKARTA, KOMPAS.TV - Seorang satpam BUMN PJT II yang berjaga malam di objek vital Bendungan Jatiluhur, Purwakarta, ditemukan tewas tenggelam dengan kondisi tangan terborgol.

Evakuasi dilakukan oleh warga bersama petugas pengamanan Waduk Jatiluhur di area Tanggul Ubrug, kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat hilang kontak dan diketahui pernah menegur sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan aksi vandalisme di kawasan waduk.

Usai menjalani visum dan proses identifikasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung, untuk dilakukan autopsi.

Sementara itu, keluarga korban meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut. Mereka menilai kematian anggota keluarganya penuh kejanggalan.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, mendatangi rumah duka satpam yang ditemukan tewas dengan tangan terborgol di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Saepul Bahri Binzein bertemu langsung dengan keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa.

Usai bertemu keluarga korban, Saepul Bahri Binzein menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan di kawasan tersebut.

Selain itu, perusahaan juga diminta memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik yang dinilai rawan guna meningkatkan keamanan dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Juga [FULL] Depan Menteri PKP Maruarar, Curhat Debitur KPR Didatangi Debt Collector-Pembangunan Mangkrak di https://www.kompas.tv/nasional/682386/full-depan-menteri-pkp-maruarar-curhat-debitur-kpr-didatangi-debt-collector-pembangunan-mangkrak

#satpam #satpamtewas #purwakarta #pembunuhan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/682391/satpam-tewas-dengan-tangan-terborgol-bupati-purwakarta-janji-evaluasi-sistem-keamanan
Transkrip
00:00Saudara seorang Satpam BUMN PJT2 yang berjaga malam di obyek vital Bendungan Jati Luhur Purwakarta
00:08ditemukan tewas tenggelam dengan kondisi tangan terborgol.
00:19Evakuasi dilakukan warga bersama petugas pengamanan Waduk Jati Luhur di area Tanggul, Ubruk,
00:26area Waduk Jati Luhur Purwakarta, Jawa Barat.
00:29Setelah dievakuasi, korban dibawa ke rumah sakit Bayu Asi Purwakarta.
00:33Polisi melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
00:40Sebelum ditemukan tewas, korban hilang kontak dan sempat menegur sekelompok pemuda
00:45yang hendak melakukan aksi vandalisme di area Waduk.
00:56Ditemukannya jenazah yang dalam keadaan di dasar air atau tenggelam,
01:03inisial S, umur 42 tahun, yang diketahui bekerja sebagai Satpam.
01:10Dalam keadaan terborgol, sedang menggunakan seragamnya.
01:17Sedang bertugas ya nanti?
01:18Ya, diketahui sedang bertugas.
01:20Beberapa saksi sudah kami periksa.
01:22Untuk motif ataupun pelaku atau ini, kami masih melakukan penjelidikan lebih lanjut.
01:30Usai visum dan identifikasi, jenazah korban dibawa ke rumah sakit Sartika Asi Bandung untuk dilakukan otopsi.
01:38Sementara keluarga korban meminta polisi untuk melakukan pengusutan secara tuntas.
01:43Pasalnya, tewasnya anggota keluarga mereka dianggap jangkal.
01:51Keluarga mempersilahkan, kalau memang ada yang mau diusut, dihasilkan usut dengan tuntas sesuai dengan jalurnya.
01:58Jangkal saja, kenapa dia ada di air gitu kan?
02:00Dengan tangan terborgol?
02:01Dengan dalam keadaan tangan terborgol.
02:03Borgol yang dia bawa sendiri kan, dia sebagai petugas seperti itu kan bawa borgol kan?
02:07Nah, cuman jenazahnya ada di saku, kalau masyarakat dia bisa borgol sendiri, tangannya dikebelakang.
02:16Bupati Purwakarta mendatangi rumah duka Satpam yang ditemukan tewas terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
02:23Sayupul Bahri bertemu dengan keluarga korban untuk menyampaikan duka cita.
02:29Usai bertemu keluarga korban, Sayupul Bahri menyatakan akan melakukan evaluasi sistem keamanan.
02:35Perusahaan juga diminta untuk memasang CCTV di wilayah Rawan.
02:43Kamera pengawas ya harus ada CCTV dan sebaiknya penugasan terhadap pengamanan itu harus disesuaikan dengan area dan tingkat kerawanan.
02:54Misalnya kalau tingkat kerawanan dan arealnya yang luas ya nggak bisa oleh satu orang dong.
03:00Ya kan? Harus orangnya harus ditambah.
03:02Terus kalau tempatnya di situ memang objek vital, ya nggak bisa kita gelap, harus penerangannya harus ditambah.
03:09Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan