00:00Masih terkait korupsi, Saudara Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri
00:04resmi meningkatkan status penanganan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang
00:09dalam pengadaan pasokan batubara untuk sejumlah PLTU periode 2018-2026 ke tahap penyidikan.
00:18Peningkatan status dilakukan setelah penyidik melakukan penyelidikan secara komprehensif
00:24melalui pengumpulan dokumen, permintaan keterangan saksi,
00:27serta analisis awal terhadap alat bukti.
00:31Penyidik menyebut menemukan dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan penggunaan pasokan batubara
00:37pada sejumlah PLTU selama periode tahun 2018-2026 yang melibatkan sejumlah perusahaan,
00:45yakni PT OBP dan PT BRA.
00:49Penyidik mengindikasikan kerugian keuangan negara dalam kasus ini mencapai 5 triliun rupiah.
00:58Modus yang kami temukan dalam proses penyelidikan,
01:03diantaranya terkait dengan adanya dugaan manipulasi dokumen,
01:09kualitas batubara yang dikirimkan atau dipasok,
01:12kemudian manipulasi terkait dengan kuantitas batubara yang dipasok ke PLTU,
01:21serta dugaan penyimpangan yang mengakibatkan pembayaran atau harga kontrak
01:25tidak sesuai dengan kondisi pasokan yang sebenarnya atau yang real.
01:32Perbuatan atau modus-modus tersebut kami duga juga berkontribusi terhadap terganggunya pasukan batubara
01:41yang berdampak terhadap terjadinya blackout atau pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Indonesia
01:46seperti di wilayah Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jawa Tentapik.
01:54Kortas TV Korpori selanjutnya akan menelusuri aliran dana dan aset dari tindak pidana
02:00penyaraan pasokan batubara ke PLTU.
02:03Penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap semua pihak
02:07yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.
02:10Selain itu, tim penyidik akan menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berasal dari tindak pidana.
02:17Keterlibatan pihak lain, baik individu maupun korporasi,
02:21juga akan didalami dengan berkoordinasi bersama BPKRI dan PPATK.
02:27Sejumlah pihak dari Kementerian SDM juga disebut, ke depannya akan turut diperiksa.
02:34Berkaitan dengan BKOT tadi, itu memang juga bagian dari objek yang akan kita lakukan proses penyidikan.
02:44Tadi seperti yang disampaikan oleh Direktur Petindakan,
02:48ada beberapa saksi termasuk dari SDM juga akan kita lakukan pemeriksaan ke depannya.
02:53Ada 16 keterangan yang sudah diminta keterangan.
02:57Awalnya kita sudah mengeluarkan 34, tapi yang baru bisa diklarifikasi 16.
03:03Kemudian yang kedua, beberapa dokumen juga sudah kita analisis,
03:06sehingga kita menemukan peristiwa di dana korupsi tadi,
03:11sehingga kita naikkan ke proses penyidikan.
03:13Terima kasih sudah menonton!
Komentar