00:00Pemprov Sumatera Utara gencarkan program pemberdayaan ekonomi bagi warga kurang mampu.
00:05Melalui Dinas Sosial Saudara, bantuan sarana usaha disalurkan agar masyarakat mandiri secara ekonomi.
00:12Untuk membahas lebih lanjut, kita terhubung dengan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Bapak Ilian Chandra Simbolon.
00:20Selamat pagi Pak Ilian, terkait dengan bantuan ekonomi ini kepada masyarakat,
00:24apa kemudian yang melatar belakangi pemberian bantuan ekonomi untuk ekonomi produktif bagi masyarakat?
00:33Baik, selamat pagi Pak Karla.
00:35Jadi latar belakang kita melaksanakan program ini adalah untuk dapat secara efektif menekan angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara,
00:48yaitu melalui pendekatan pemberdayaan, Pak.
00:51Nah, jadi selama ini kita tidak hanya, kita tidak lagi memberikan bantuan sosial itu yang sifatnya konsultif,
01:02tetapi bagaimana caranya memberdayakan masyarakat miskin, khususnya yang berada di desil 1 sampai dengan 4.
01:11Jadi harapannya nanti dengan memberikan sarana usaha yang dapat digunakan masyarakat untuk menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan,
01:19karena itu bantuan yang diberikan itu dipastikan sesuai dengan kebutuhan daripada calon prima manfaat,
01:26seperti peralatan pantas rambut, mesin jahit, peralatan pertanian, dan lain-lainnya.
01:30Bantuan tersebut menjadi modal usaha, modal awal bagi masyarakat untuk berkembang dan semakin mandiri, Pak.
01:38Baik, lalu kemudian dari Dina Sosial Provinsi Sumatera Utara,
01:42ini mengapa, Pak, lebih memilih untuk memberikan bantuan produktif bagi masyarakat?
01:48Apakah ini dinilai lebih efektif dibanding memberikan bantuan langsung tunai?
01:55Jadi, Pak, karena kemiskinan itu tidak cukup diselesaikan dengan memberikan bantuan sosial yang sifatnya konsumtif,
02:04semata, tetapi masyarakat khususnya yang berada di desil 1 sampai dengan 4,
02:09itu perlu diberikan kesempatan untuk dapat meningkatkan kapasitas ekonomi mereka melalui bantuan usaha produktif.
02:16Prima manfaat itu memperoleh sarana untuk berwirausaha yang dapat digunakan setiap hari untuk menghasilkan pendapatan.
02:26Ketika usaha berkembang, maka kesejahteraan juga, kesejahteraan keluarga itu juga ikut meningkat,
02:31dan pada akhirnya dapat berkotobusi untuk upaya pengurangan miskinan secara berkelanjutan.
02:38Baik, berarti bantuan diberikan berupa bahan bakarnya untuk kemudian masyarakat dapat mengembangkan usahanya
02:45sehingga dapat lebih produktif.
02:47Pali yang bertanyaan selanjutnya ini terkait bagaimana proses verifikasinya terhadap para penerima manfaat
02:53dan bagaimana skema pemberian bantuannya?
02:56Baik, Pak, prosesnya cukup panjang ya.
02:59Jadi sesuai dengan arahan pimpinan, calon penerima manfaat itu harus dipastikan terlebih dahulu
03:07adalah masyarakat miskin dengan indikator berada di desil 1 sampai dengan 4 data tunggal sosial ekonomi nasional ataupun DTSN.
03:17Kemudian kami berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten kota,
03:23yaitu mulai dari dinas sosial untuk menverifikasi dan validasi kebenaran daripada data tersebut,
03:29kemudian juga dengan dinas ketenaka kerjaan kabupaten kota untuk memberikan skill ataupun kompetensi yang dibutuhkan
03:37terkait jenis bantuan peralatan yang akan diberikan,
03:41kemudian juga dengan dinas UMKN untuk dapat memberikan pendampingan dan juga akses permodalan.
03:48Kemudian ada monitoring dan pendampingan yang dilakukan secara berkala
03:52untuk dapat melihat perkembangan usaha dan memastikan bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya.
03:59Jadi keberhasilan program ini, Mbak, ini memang ditentukan melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi,
04:08kabupaten kota dan juga instansi vertikal, Mbak.
04:11Jadi kami kemarin telah berkomunikasi juga dengan salah satu instansi vertikal kita yang ada di Kota Medan,
04:17yaitu Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kota Medan yang berada di bawah Kementerian Tenaga Kerjaan
04:23untuk dapat nanti memberikan skill bagi calon perlima manfaat, nanti akan kita berikan peratanya.
04:30Kami berharap bantuan ini menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus berkembang.
04:35Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hadir bukan hanya memberikan bantuan,
04:39tetapi juga membuka peluang agar masyarakat dapat meningkatkan kapasitas usahanya.
04:45Memperoleh penghasilan yang lebih baik dan secara bertahap menjadi lebih mandiri.
04:50Demikian, Mbak.
04:52Baik, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga pendampingan dan juga monitoring untuk bantuan yang telah diberikan.
04:59Lantas terkait hal itu, Pak Elian, kemudian apa yang menjadi tolak ukur dari keberhasilan program tersebut?
05:08Mungkin selain ada peningkatan usaha, apa lagi yang menjadi tolak ukur dari keberhasilan program itu, Pak?
05:15Tolak ukurnya cukup sederhana, Mbak.
05:18Dari dulu masyarakat yang berada di DSL 1 sampai dengan 4 belum berpenghasilan, menjadi berpenghasilan,
05:27atau bahkan lebih spesifik meningkatkan penghasilannya.
05:32Jadi, bahwa bantuan yang diberikan itu memberi manfaat nyata.
05:36Kami ingin semakin banyak cerita sukses seperti yang disampaikan oleh Pak Usanewan tadi,
05:42tukang pangkas tadi, baik dari usaha pangkas rambut, usaha jahit, maupun usaha produktif lainnya, Mbak.
05:48Baik, lalu kemudian berapa target masyarakat yang menerima bantuan tersebut pada tahun ini,
05:54dan bagaimana komitmen dari Dina Sosial untuk terus melakukan program ini ke depannya?
06:01Untuk tahun ini, Mbak, 2026, kami pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan 10,7 miliar
06:10dengan menjangkau calon perlima manfaat sebanyak 1.520 kepala keluarga
06:16yang tersebar di 14 kabupaten kota yang memiliki jumlah penduduk miskin paling banyak.
06:26Kedepan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten kota
06:31serta instansi vertikal lainnya, agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan
06:36untuk dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan kejahatraannya.
06:40Demikian, Mbak.
06:41Kedepan akan terus diperkuat kolaborasi untuk kemudian dapat membantu masyarakat
06:45dapat meningkatkan usahanya sehingga juga berdampak pada kesejahteraannya.
06:50Terima kasih, Pak Lian Chandra, Kepala Dina Sosial Provinsi Sumatera Utara
06:53telah bergabung di Jurnal Nusantara.
06:56Sehat selalu, Bapak.
06:57Terima kasih, Mbak.
07:00Saudara, usai jeda, Jurnal Nusantara akan kembali dengan beragam informasi lainnya.
07:06Tetaplah bersama kami di Jurnal Nusantara.
07:09Terima kasih.
Komentar