Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran dengan alasan merespons dugaan pelanggaran gencatan senjata. Serangan tersebut diklaim menyasar sejumlah fasilitas militer Iran yang berkaitan dengan kemampuan pertahanan dan persenjataan.

Melalui video yang dirilis Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), militer AS mengklaim telah menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone, serta situs radar pantai Iran pada Jumat lalu. Operasi tersebut disebut sebagai respons atas dugaan serangan Iran terhadap kapal komersial di sekitar Selat Hormuz.

Menurut CENTCOM, tindakan Iran dinilai melanggar kesepakatan gencatan senjata dan mengganggu kebebasan navigasi di salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Hingga kini, ketegangan antara kedua negara masih terus menjadi perhatian internasional karena berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah dan keamanan jalur perdagangan global.

#AmerikaSerikat #Iran #ASvsIran #CENTCOM #SelatHormuz

Baca Juga AS Bombardir Iran Lagi, Tuding Teheran Serang Kapal Komersil di Hormuz | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/677529/as-bombardir-iran-lagi-tuding-teheran-serang-kapal-komersil-di-hormuz-kompas-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/677533/as-klaim-serang-fasilitas-militer-iran-usai-dugaan-pelanggaran-gencatan-senjata-kilas-kompas
Transkrip
00:01Fidibat Lolone masih bersama Anda di kilas kompas saudara.
00:05Saudara Amerika Serikat kembali menyerang Iran dan menuduh telah melanggar gencatan senjata.
00:13Melalui rilis video ini, Komando Pusat Amerika Serikat, Senkom, mengklaim telah menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone serta situs radar
00:21pantai Iran Jumat lalu.
00:23Ini jadi respons Washington DC sebab Teheran dituding telah menyerang kapal komersial di dekat selat Hormuz.
00:30Senkom mengatakan agresi tersebut tidak beralasan melanggar gencatan senjata dan merusak kebebasan navigasi.
00:47Terima kasih.
00:48Terima kasih.
00:49Terima kasih.
00:49Terima kasih.
00:51Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan