Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
DEPOK, KOMPAS.TV - Seorang anak perempuan bernama Novi membantu orang tuanya mencari nafkah dengan menjadi pengamen hingga larut malam. Semangat Novi pun menuai simpati.

Sambil menggendong sang adik, Novi tetap bersemangat menyanyi di sebuah rumah makan, bahkan hingga malam hari.

Di usia yang seharusnya diisi dengan belajar dan bermain, Novi justru mengorbankan waktu bermainnya untuk membantu orang tuanya mencari nafkah.

Selama dua tahun, Novi bersama ibu dan adiknya berkeliling menjadi musisi jalanan.

Berkat semangatnya yang tak kenal lelah, Novi dan keluarganya mendapat bantuan berupa peralatan sekolah serta sebuah gerobak sebagai modal usaha dari kepolisian.

Novi dan sang ibu tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan tersebut.

#polisi #pengamen #depok

Baca Juga 4 Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih Meninggal, Keluarga Minta Tanggung Jawab | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/677390/4-peserta-latsarmil-koperasi-merah-putih-meninggal-keluarga-minta-tanggung-jawab-sapa-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677391/kisah-novi-bocah-pengamen-yang-bantu-orang-tua-cari-nafkah-dapat-bantuan-polisi-sapa-pagi
Transkrip
00:00Informasi lainnya saudara seorang anak perempuan bernama Novi
00:03membantu orang tuanya mencari nafkah menjadi pengamen hingga larut malam.
00:09Semangat Novi menuai simpati.
00:19Suara merdu Novi menghiasi setiap tempat yang ia datangi.
00:25Sambil mengendong sang adik, Novi tetap semangat menyanyi di sebuah rumah makan.
00:29Bahkan hingga malam hari.
00:32Di usia yang seharusnya fokus belajar dan bermain,
00:36Novi justru membuang waktu bermainnya dan ikut membantu orang tuanya mencari nafkah.
00:42Selama dua tahun, Novi bersama ibu dan adiknya berkeliling menjadi musisi jalanan.
00:49Berkat semangatnya yang tak kenal lelah,
00:52Novi dan keluarganya mendapat bantuan peralatan sekolah
00:55hingga sebuah grobak untuk bantuan modal usaha dari polisi.
00:59Ia dan sang ibu tak kuasa menahan haru saat mendapat bantuan.
01:06Bapak Pores yang udah datang kesini, makasih grobaknya.
01:10Makasih juga buat semua yang udah datang kesini.
01:14Semoga Bapak Pores bisa lancar urusannya.
01:17Sampai lagi ajakinya, saya selalu lancar semua urusannya.
01:25Rasanya senang, sama sedih rasanya.
01:30Bisa dapet ginian.
01:32Gak nyangka ya kemarin video kamu itu sampai viral, gak nyangka ya?
01:36Iya, aku gak nyangka kalau bisa sampai viral segitunya viral.
01:43Sekarang nanti kelas berapa?
01:44Mudahnya jadi bisa jualan.
01:46Aku kelas 4 mau naik kelas 5.
01:49Ranking berapa?
01:51Pas 1 ranking 7, pas 3 dapat ranking 5.
01:56Bantuan diberikan untuk membantu Novi kembali fokus pada pendidikannya
02:00dan meringankan beban ekonomi keluarganya.
02:04Novi ini harusnya bisa belajar menikmati masa anak-anaknya ya.
02:11Fokus belajar dan bermain dengan teman-teman selusiannya.
02:14Karena keterbatasan ekonomi, dia harus membantu orang-tuan ini.
02:18Kami bekerja jalan perusahaan Metro Dipok ke semua teman-teman.
02:24Berhormati untuk bisa membantu.
02:28Pahamilah hari ini kami hadir.
02:30Pewakili teman-teman dari Metro Dipok untuk membantu Ibu Siti.
02:35Berikan sedikit modal dan juga peralatan untuk bekerja.
02:40Biar tidak jauh dari rumah.
02:41Kini Novi dan keluarganya tak perlu lagi menempuh jarak berkilo-kilo
02:46menjadi musisi jalanan untuk mencari nafkah.
02:50Bantuan yang diberikan diharapkan bisa meringankan beban keluarganya.
02:55Hidayatul Mulyadi, Kompas TV, Depok, Jawa Barat.
Komentar

Dianjurkan