00:00Setelah setengah arah kebijakan nasional tersebut,
00:02penguatan fiskal daerah menjadi salah satu instrumen yang penting
00:06untuk meningkatkan kualitas belanja dan menorong pertumbuhan yang lebih merata.
00:11Tadi Pak Tamsil atau Pak Ahmad yang minta
00:18berita yang lebih cerah untuk daerah tahun depan.
00:23Jadi kira-kira untuk sekarang,
00:26sementara ada peningkatan sekitar 40 triliun untuk daerah,
00:31tapi rangenya bisa naik sampai 90 triliun,
00:35tergantung nanti diskusi di APBN-nya seperti apa ya.
00:40Jadi ruang itu terbuka.
00:44Naik, pasti naik.
00:47Cuman kan mohonnya naik yang besar,
00:49tapi tetap kita lihat keadaan-keadaan kita seperti apa.
00:52Karena satu acuanya adalah jangan sampai kita lewat 3 persen.
00:56Karena kita diawasin oleh lembaga-lembaga dunia yang
01:00melihat apakah kita bisa menjalankan kebijakan yang perudan atau tidak.
01:04Begitu tidak perudan, mereka akan menghukum kita.
01:07Jadi saya hati-hati di sekali di situ.
01:10Palingan itu, penguatan kebijakan fiskal ke daerah
01:13dipokuskan pada upaya optimalisasi pendapatan,
01:16penguatan belanja yang berkualitas,
01:18dan mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif.
01:22Coba Pak Askolani, coba pembiayaan inovatif Bapak untuk daerah
01:25yang bisa dipakai selama ini yang dipraktekan,
01:27yang bisa membantu program pembangunan daerah.
01:32Terima kasih, Pak Menteri.
01:33Pak Ketua, Pak Petrus Kalin.
01:36Salah satu adalah melakukan pinjaman dukungan dari SMI, Pak Menteri.
01:40Dengan tiket bunga yang relatif rendah.
01:42Banyak proyek yang bisa dilakukan Pemda, Pak.
01:45Mulai dari bangun sekolah, bangun rumah sakit,
01:48BDAM, bangun jalan,
01:50yang tentunya ini kita juga dukung ke depan.
01:54Macuritannya berapa tahun?
01:55Bisa sampai lima tahun, Pak Petrus.
01:59Atau lebih ya?
02:00Sekolah lima tahun.
02:01Jadi ada sumber pembiayaan dari SMI
02:05untuk pembangunan daerah yang bisa dimanfaatkan
02:07dengan bunga yang relatif rendah,
02:10macuritnya lima tahun atau lebih.
02:12Jadi daerah masih tetap bisa membangun
02:15walaupun misalnya ada kekurangan sedikit di anggaran dia.
02:19Melalui langkah-langkah tersebut,
02:21diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat
02:23sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,
02:27pemerataan pembangunan,
02:28dan peningkatan kejahatan masyarakat di daerah.
02:32Untuk memastikan agar penguatan kebijakan fiskal daerah
02:36dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,
02:38pemerintah terus memperkuat
02:40kerangka hubungan keuangan pusat dan daerah atau HKPD
02:43melalui berbagai reformasi tata keolah hubungan keuangan pusat dan daerah,
02:48standardisasi proses bisnis transfer ke daerah,
02:52pembuatan fiskal daerah,
02:53sinergi fiskal pusat dan daerah,
02:55termasuk melalui penyusunan KMPPKF regional.
02:59Di samping itu,
03:02sebagai bagian dari pembuatan akuntabilitas,
03:04pemerintah terus mendorong pelaksanaan monitoring dan evaluasi
03:08yang lebih terintegrasi serta mendukung pengembangan
03:11manajemen risiko fiskal daerah yang lebih solid
03:14untuk menjaga stabilitas dan kesenamukan fiskal ke depan.
Komentar