00:00Pemerintah incar pendanaan 1 miliar dolar dari Panda Bonds.
00:03Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa bertemu dengan Menteri Keuangan Cina Lanevoan,
00:07pihak Bank Sentral Cina-Cina People's Bank of China,
00:10PIK, Asian Infrastructure Investment Bank, AIIB,
00:14serta investor dalam kunjungan resmi ke Cina pada 16 hingga 19 Juni 2026.
00:19Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyebut bahwa pemerintah menargetkan penerbitan surat utang,
00:24Panda Bonds, senilai 1 miliar dolar AS.
00:26Pertama sih kita targetnya mungkin 1 miliar dolar AS,
00:30tapi kita lihat market, pasarnya seperti apa,
00:33kalau marketnya bisa lebih besar, kita akan perbesar,
00:36tergantung dengan kondisi marketnya, kata Purbaya,
00:39dikutip dari Antara, Jumat, 19 Juni 2026.
00:43Pemerintah Indonesia diketahui menyiapkan rencana penerbitan surat utang,
00:47Panda Bonds, di Cina demi memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah
00:50melalui diversifikasi sumber pembiayaan internasional.
00:53Panda Bonds adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah,
00:56lembaga multilateral, atau perusahaan asing di pasar obligasi domestik Cina
01:00dalam mata uang yuan atau renminbi sehingga dapat dijual langsung kepada investor di Cina daratan.
01:05Namun untuk menerbitkan Panda Bonds,
01:07pemerintah, lembaga multilateral,
01:09atau perusahaan asing harus memenuhi ketentuan otoritas keuangan Cina
01:12yaitu China People's Ban of China, PIC,
01:15dan National Association of Financial Market Institucional Investors, NAFMI.
01:19Waktu pertemuan dengan PIC, kami diminta melakukan percepatan pengeluaran izinnya,
01:23tapi memang dari pihak, underuriternya belum dimasukkan dan pihak PIC meminta agar segera dimasukkan izinnya
01:28sehingga mereka dapat segera memproses.
01:31Jadi dukungan mereka ke rencana ini amat baik, jelas Purbaya.
01:35Ini minggu depan sudah mulai, book building, harusnya begitu izinnya keluar ya.
01:40Jadi dua minggu lagi sudah putus mungkin, ungkap Purbaya.
01:44Book building, yang dimaksud adalah masa penawaran awal
01:46di mana perusahaan dan penjamin emisi, underuriter,
01:50mengumpulkan minat dan pesanan dari investor dalam rentang harga.
01:53Kemudian bisa dilihat berapa sih, minat terhadap Panda Bonds,
01:57dan kami memang ingin diversifikasi sumber pendanaan pembangunan,
02:00sehingga tidak dipengaruhi oleh satu sumber mata uang saja, tambah Purbaya.
02:04Terlebih, ungkap Purbaya, Indonesia dan Cina sudah memiliki perjanjian bilateral,
02:09local currency transaction, yang mempermudah transaksi antara masyarakat kedua negara.
02:14Transaksi dengan yuan bisa langsung dikonversi ke rupiah,
02:17karena perjanjian antara bank sentral Indonesia dengan bank sentral Cina.
02:21Jadi saya akan coba juga, bisa tidak memakai untuk memanfaatkan langsung,
02:25bilateral swap agreement, tadi sehingga langsung ke rupiah
02:28dan akan mengurangi tekanan terhadap rupiah juga nantinya, jelas Purbaya.
02:32Sedangkan dalam pembicaraan dengan Menteri Keuangan Tiongkok, Lan Evo An,
02:36Purbaya mengatakan juga melakukan diskusi yang menarik.
02:39Pada dasarnya, Kementerian Keuangan Cina menguasai banyak BUMN termasuk calon investor-investor yang kami datangi,
02:46jadi restu dari Kementerian Keuangan Cina amat menentukan pada keberhasilan,
02:49bond issue, penerbitan obligasi, kita dan Kementerian Keuangan Cina amat mendukung rencana kami untuk menerbitkan
02:55bond di Cina, tambah Purbaya.
02:58Dengan menggunakan mata uang yuan atau renminbi,
03:01Panda Bonds diketahui memberi akses bagi negara atau perusahaan asing untuk memperoleh pendanaan dari pasar keuangan Cina
03:06yang dinilai memiliki likuiditas besar dan basis investor yang luas.
03:10Dana hasil penerbitan, Panda Bonds, dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan anggaran,
03:15proyek infrastruktur, investasi, atau kebutuhan korporasi lain.
03:19Panda Bonds dianggap punya sejumlah keuntungan strategis,
03:22karena pertama, membuka akses ke sumber pembiayaan baru di luar pasar obligasi berbasis dolar as atau euro.
03:29Kedua, biaya pendanaan berpotensi lebih efisien jika tingkat suku bunga di pasar Cina lebih kompetitif
03:34dibandingkan pasar obligasi global berbasis dolar as dan penerbit pun memperoleh dana
03:38dengan biaya pinjaman yang lebih rendah dan struktur pendanaan yang lebih optimal.
03:42Ketiga, Panda Bonds juga mengurasi risiko dalam pengelolaan nilai tukar,
03:46karena jika suatu negara memiliki kebutuhan pembiayaan atau perdagangan terkait dengan Cina.
03:50Penggunaan yuan dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar as dan menekan risiko fluktuasi kurs
03:55dan akhirnya dapat mendukung diversifikasi cadangan devisa serta memperkuat hubungan ekonomi serta keuangan dengan Cina.
04:01Keempat, bagi investor domestik Cina,
04:03Panda Bonds memberi pilihan instrumen investasi yang lebih beragam mengingat investor dapat memperoleh eksposasi
04:08terhadap penerbit internasional tanpa harus keluar dari pasar keuangan domestik.
04:13Popularitas, Panda Bonds, meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring upaya internasionalisasi yuan oleh pemerintah Cina.
04:19Sejumlah negara dan perusahaan global mulai menggunakan instrumen ini untuk mengakses salah satu pasar obligasi terbesar di dunia.
Komentar