00:00Hari Raya datang lagi, sapi kurban dibagikan, rakyat melihat, rakyat mendengar, lalu muncul satu pertanyaan.
00:43Terima kasih telah menonton!
01:00Anggaran harus jelas penggunaannya, pelan-pelan jadi pembahasan, pelan-pelan jadi pertanyaan, pelan-pelan rakyat bicara tentang uang dan amanah.
01:19Kurban pakai uang rakyat, rakyat mulai bertanya.
01:27Kurban pakai uang rakyat, tolong beri penjelasannya.
01:34Kurban pakai uang rakyat, kami ingin mengerti.
01:41Kurban pakai uang rakyat, agar tak jadi polemik lagi.
01:53Putar lagi bang, biar satu negeri dengar sekarang.
01:59Yang punya pertanyaan siapa?
02:03Rakyat!
02:04Yang ingin penjelasan siapa?
02:07Rakyat!
02:19Kami tak benci berbagi, kami tak benci membantu negeri.
02:26Kami hanya ingin semua, terbuka dan bisa dipahami.
02:33Karena uang yang dikelola, berasal dari keringat bersama.
02:40Maka wajar bila rakyat, ingin tahu kemana arahnya.
02:47Cukup cukup cukup sudah, jangan biarkan rakyat bingung.
02:54Cukup cukup sudah, semua butuh kejelasan.
03:02Kurban pakai uang rakyat, dengar suara rakyat kecil.
03:09Kurban pakai uang rakyat, kami hanya ingin transparan.
03:15Kurban pakai uang rakyat, karena amanah harus dijaga.
03:23Kurban pakai uang rakyat, untuk Indonesia yang lebih baik.
03:38Bukan soal sapinya, bukan soal jumlahnya.
03:44Tapi soal amanah, yang harus dijaga.
04:11Dengar suara rakyat, janji kemana?
04:18Rakyat mulai bertanya, pejabat pikun atau lupa janji?
04:27Rakyat mulai bertanya, pejabat pikun atau lupa janji?
04:36Waktu kampanye obrel janji, katanya peduli rakyat kecil.
04:43Katanya siap belah negeri, katanya hidup akan membaik.
04:50Tapi setelah kursi didapat, janji hilang satu persatu.
04:57Rakyat susah masih terlihat, pejabat malah sibuk pidato.
05:04Pelan-pelan rakyat sadar, pelan-pelan rakyat geram.
05:12Pelan-pelan rakyat sadar, terlalu banyak omongan.
05:19Pejabat pikun, lupa janji, lupa tujuan.
05:27Pejabat pikun, lupa rakyat, lupa perjuangan.
05:34Pejabat pikun, dulu datang penuh harapan.
05:41Pejabat pikun, ini sibuk mempertahankan jabatan.
05:49Hei, hei, hei, putar lagi bang.
05:52Hei, biar satu negeri dengar sekarang.
05:56Hei, yang kasih suara siapa?
05:59Rakyat, yang ditinggalkan siapa?
06:02Rakyat, yang menagi janji siapa?
06:05Rakyat, yang lupa janji siapa?
06:09Oh no!
06:23Harga naik, rakyat menjerit.
06:27Pejabat bilang semua baik.
06:30Rakyat bingung, rakyat terhimpit.
06:34Tapi mereka tetap asyik.
06:37Dulu datang minta dukungan.
06:40Kini lupa pada keluhan.
06:44Kalau begini terus caranya.
06:47Pantas rakyat mulai melawan.
06:51Cukup, eh, cukup, eh, sudah.
06:54Rakyat jangan dibodohi.
06:58Cukup, eh, cukup, eh, sudah.
07:01Amanah jangan dihianati.
07:05Pejabat pikun.
07:06Lupa janji, lupa tujuan.
07:11Pejabat pikun.
07:13Pejabat pikun.
07:14Lupa rakyat, lupa perjuangan.
07:19Pejabat pikun.
07:20Dulu datang penuh harapan.
07:25Pejabat pikun.
07:27Kini sibuk mempertahankan jabatan.
07:37Rakyat tidak lupa.
07:39Siapa yang datang meminta suara.
07:43Rakyat tidak lupa.
07:46Apa yang pernah dijanjikan.
07:50Rakyat tidak lupa.
07:54Dan rakyat sedang menunggu.
07:57Bukti.
07:58Pejabat pikun.
08:00Dengar suara rakyat hari ini.
08:04Pejabat pikun.
08:06Jangan hianati amanah negeri.
08:11Pejabat pikun.
08:13Jabatan bukan milik abadi.
08:18Pejabat pikun.
08:20Kalau lupa janji rakyat.
08:22Akan mengingatkan lagi.
08:27Hidup rakyat.
08:30Hidup rakyat.
08:31Hidup rakyat.
08:33Indonesia.
08:40Hari raya datang lagi.
08:43Kamera sudah siap.
08:46Postingan sudah jadi.
08:49Tapi hati ini bertanya.
08:52Untuk Allah.
08:53Atau untuk pujian manusia.
08:58Woi.
09:13Sapi besar dipertontonkan.
09:17Ramai jadi perbincangan.
09:21Semua sibuk mengabadikan.
09:24Sampai lupa tujuan pengorbanan.
09:28Katanya demi ibadah.
09:31Katanya demi keberkahan.
09:35Tapi kenapa yang dibahas.
09:38Selalu soal kemewahan.
09:42Pelan-pelan.
09:45Pelan-pelan.
09:45Pelan-pelan.
09:45Jadi tontonan.
09:47Pelan-pelan.
09:48Pelan-pelan.
09:48Jadi kebanggaan.
09:50Pelan-pelan.
09:52Pelan-pelan.
09:52Rakyat bertanya.
09:54Dimana letak.
09:57Keikhlasannya.
09:59ised.
10:01Gurus melar� filme!!!!!
10:01Kurban sapi
10:01Buat papir.Miya
10:13.gnendenggir
10:15bungkus,常yanÇengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsenghsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsengsного
10:24besain wargung megman.
10:25Tapi hati siapa yang lihat
10:31Hei
10:32Hei
10:33Hei
10:35Hutar lagi bang
10:36Biar satu negeri
10:39Dengar sekarang
10:40Yang cari ridho siapa
10:43Umat
10:44Yang cari pujian siapa
10:47Okno
10:56Okno
11:00Okno
11:09Kami tak lihat harga sapi
11:13Kami tak lihat besar kecilnya
11:16Karena ibadah yang berarti
11:20Ada pada niat di dalam dada
11:23Yang sederhana tapi ikhlas
11:27Kadang lebih mulia
11:31Daripada ramai dipuji
11:34Tapi lupa
11:36Tujuan awalnya
11:41Kurban sapi buat pamer
11:45Jangan di badah jadi hiburan
11:48Kurban sapi buat pamer
11:52Jangan awal jadi tontonan
11:56Kurban sapi buat pamer
11:59Keikhlasan jangan dikelahkan
12:03Kurban sapi buat pamer
12:06Karena Allah tahu
12:08Isi hati manusia
12:30Katanya kita harus maju
12:34Katanya kita harus mendunia
12:37Tapi di sudut negeri ini
12:41Masih banyak yang berjuang
12:45Untuk sekolah
13:07Belajar bahasa Perancis
13:10Katanya untuk masa depan
13:14Tapi di pelosok negeri
13:17Masih ada yang kesulitan
13:21Ada yang jalan berkilo-kilo
13:25Demi sampai ke sekolah
13:29Ada yang belajar seadanya
13:32Dengan fasilitas sederhana
13:36Pelan-pelan
13:39Pelan-pelan
13:39Rakyat bertanya
13:40Tentang pendidikan negeri
13:44Pelan-pelan
13:46Mulai bicara
13:48Tentang kenyataan
13:50Hari ini
13:54Belajar bahasa Perancis
13:58Kami ikut mendengar
14:02Belajar bahasa Perancis
14:05Tapi sekolah belum merata
14:09Belajar bahasa Perancis
14:13Anak negeri masih bertanya
14:16Belajar bahasa Perancis
14:20Di mana keadilan pendidikan
14:33Putar lagi bang
14:36Biar satu negeri dengar sekarang
14:39Yang ingin sekolah siapa?
14:43Anak negeri
14:44Yang ingin didengar siapa?
14:49Rakyat
15:04Di kota semua terlihat mudah
15:08Di desa masih penuh cerita
15:11Ada yang belum punya buku
15:15Ada yang belum punya ruang kelas
15:19Kami tak menolak kemajuan
15:22Kami tak menolak pendidikan
15:26Kami hanya ingin melihat
15:29Semua anak dapat kesempatan
15:34Cukup, cukup, sudah
15:36Jangan ada yang tertinggal
15:40Cukup, cukup, sudah
15:44Pendidikan untuk semua
15:51Belajar bahasa Perancis
15:55Kami tidak menolak mimpi
15:58Belajar bahasa Perancis
16:02Tapi lihat negeri ini
16:05Belajar bahasa Perancis
16:09Masih banyak yang menolak mimpi
16:13Belajar bahasa Perancis
16:16Agar semua anak bisa bermimpi
16:27Kami belum bermimpi ke Paris
16:31Kami masih bermimpi
16:35Bisa sekolah
16:38Dengan layak
16:52Program datang
16:55Dana datang
16:57Harapan datang
17:00Oknum juga datang
17:04Polawat
17:18Wehh
17:21Katanya demi anak negeri
17:25Katanya demi gizi bergizi
17:28Tapi rakyat mulai curiga
17:32Kalau amanah jangan disia-sia
17:36Program bagus jangan dirusak
17:39Jangan dijadikan ladang enak
17:43Karena rakyat sedang melihat
17:47Dan netizen siap merekam
17:51Pelan-pelan mulai ramai
17:54Pelan-pelan jadi sorotan
17:58Pelan-pelan rakyat bicara
18:02Jangan main-main dengan amanah
18:06Goyang MPG
18:08Jangan goyangkan amanah lagi
18:13Goyang MPG
18:16Rakyat ikut mengawasi
18:19Goyang MPG
18:23Jangan ada yang ambil kiri kanan
18:28Goyang MPG
18:30Karena ini untuk masa depan
18:36Putar lagi bang
18:38Biar satu negeri
18:40Dengar sekarang
18:41Yang jaga amanah siapa?
18:45Rakyat
18:46Yang takut oknum siapa?
19:05Rakyat
19:06Anak sekolah butuh makan
19:10Bukan sekadar jadi anggaran
19:14Kalau program memang untuk rakyat
19:17Jangan ada yang mengambil manfaat
19:21Karena setiap rupiah yang jalan
19:25Ada harapan di belakangnya
19:28Maka jangan sampai amanah
19:32Hilang karena keserakahan
19:36Goyang MPG
19:38Jangan goyangkan kepercayaan
19:44Goyang MPG
19:46Jangan rusak harapan
19:50Goyang MPG
19:53Program baik harus dijaga
19:57Goyang MPG
20:00Goyang MPG
20:01Untuk anak-anak Indonesia
20:23Program boleh besar
20:25Anggaran boleh besar
20:29Tapi amanah
20:32Haruslah berbesar
20:47Haruslah berbesar
Komentar